Kejahatan dengan Senpi di Turki Naik Drastis

Dythia Novianty

Senin, 02 Oktober 2017 | 23:02 WIB
Kejahatan dengan Senpi di Turki Naik Drastis
Ilustrasi senjata api. (Shutterstock)

Suara.com - Orang Turki menyukai senjata mereka, yang berdasarkan sejarah tak bisa dipindahkan tapi sekarang menjadi komponen yang tak diinginkan dalam tradisi dan kebudayaan Turki.

Penyebaran senjata api telah menjadi momok sosial karena peningkatan orang mempersenjatai diri di negara tempat setiap tahun. Hampir 3.000 orang terlibat dalam baku-tembak dan kebanyakan mematikan.

Lebih dari 1.500 orang menemui ajal akibat kekerasan yang melibatkan senjata api dalam delapan bulan pertama 2017. Hal ini dari data yang dikumpulkan dan disiarkan pekan lalu oleh Umut Foundation, organisasi non-pemerintah terkenl yang memelopori pelobi anti-senjata di Turki.

Data itu, yang disiarkan untuk memperingati Hari Perlucutan Senjata Dunia pada 28 September, juga memperlihatkan bahwa persenjataan individu meningkat sampai 27 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Laporan Umut Foundation tersebut disiapkan berdasarkan keterqangan yang dikumpulkan dari media lokal dan nasional berkaitan dengan kekerasan yang melibatkan penggunaan senjata.

"Sayangnya, kita dipaksa menghadapi kenyataan bahwa persenjataan individu meningkat akibat kurangnya pencegahan di negara kita," demikian isi pernyataan yang disiarkan oleh yayasan itu.

Menurut peristiwa yang terjadi di media dari awal 2016 sampai September 2016, sebanyak 1.990 pembunuhan terjadi, sedangkan 2.525 peristiwa yang berpangkal dari persenjataan individu terjadi dari awal 2017 sampai 22 September, dikutip dari Xinhua.

Pada masa yang sama tahun ini, 1.575 orang menemui ajal akibat kekerasan yang melibatkan penggunaan senjata dan 2.670 orang lagi cedera.
Laporan tersebut mengatakan ada 25 juta senjata milik pribadi di Turki, 85 persen di antaranya tak terdaftar.

"Masalah ini telah mendapat bagian yang mengkhawatirkan dan ini sangat serius. Terjadi kenaikan dramatis kasus pembunuhan dengan menggunakan senjata pribadi. Setiap hari 10 orang tewas di Turki dengan cara ini," kata Ayhan Akcan, seorang ahli ilmu jiwa dan ahli dalam pengendalian senjata yang mengusulkan pemantauan ketat oleh negara atas senjata api.

Menurutnya, hanya sebanyak 15 persen senjata didaftarkan dan sangat mudah untuk mendapatkan senjata," katanya. Ia menyatakan, kepemilikan senjata sudah menjadi budaya di Turki, akibat dari "mental orang timur".

baca juga

"Itu adalah tanda kejantanan di daerah pedesaan serta di kota besar. Setiap tahun, puluhan orang terbunuh oleh peluru nyasar selama upacara perkawinan atau pesta lain karena pihak yang berbahagia melepaskan tembakan secara membabi-buta ke udara untuk acara perayaan," kata Akcan.

Menurut yayasan itu, masalah persenjataan pribadi diabaikan di Turki, sehingga jumlahnya naik secara tetap. Kurangnya hukuman pencegahan, murahnya harga senjata, mudahnya untuk memperoleh senjata yang tak terdaftar dari Internet dan tak-cukupnya upaya untuk meningkatkan kesadaran mengenai masalah tersebut menambah peluang bagi peningkatan persenjataan milik pribadi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Turki dan Rusia Sepakat Pertahankan Keutuhan Irak dan Suriah

Turki dan Rusia Sepakat Pertahankan Keutuhan Irak dan Suriah

News | Jum'at, 29 September 2017 | 07:20 WIB

Jejak Kontroversi ala Sang Jenderal

Jejak Kontroversi ala Sang Jenderal

Video | Selasa, 26 September 2017 | 09:15 WIB

Polisi Bekuk Pencuri Mobil Bersenjata Api di Lhokseumawe

Polisi Bekuk Pencuri Mobil Bersenjata Api di Lhokseumawe

News | Selasa, 26 September 2017 | 07:13 WIB

Turki: Mohon Bangladesh Terima Rohingya, Kami Bayar Biayanya

Turki: Mohon Bangladesh Terima Rohingya, Kami Bayar Biayanya

News | Sabtu, 02 September 2017 | 14:13 WIB

Mantan Model Tembak Kepala Sendiri Usai Bunuh Host TV

Mantan Model Tembak Kepala Sendiri Usai Bunuh Host TV

Entertainment | Sabtu, 02 September 2017 | 04:31 WIB

Tiga Tahun Selepas Aylan Kurdi Rebah di Pantai

Tiga Tahun Selepas Aylan Kurdi Rebah di Pantai

News | Jum'at, 01 September 2017 | 15:28 WIB

Terkini

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

×