Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Jalan di Kaltara

Fabiola Febrinastri

Selasa, 03 Oktober 2017 | 10:04 WIB
Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Jalan di Kaltara
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meninjau pembangunan akses di Kaltara, sebagai salah satu provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kalimantan Utara (Kaltara), sebagai salah satu provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia, merupakan beranda depan Indonesia. Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun jalan akses menuju perbatasan dan jalan paralel perbatasan yang terkoneksi dengan jalan trans Kalimantan sepanjang 1.920 km.

Pembangunan konektivitas di kawasan perbatasan menjadi program prioritas pemerintah dalam rangka membangun dari pinggiran untuk membuka keterisolasian dan meningkatkan kesejahteraan penduduk di kawasan perbatasan. Hal ini juga bertujuan untuk menjamin pertahanan dan keamanan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panjang jalan perbatasan di Kaltara sepanjang 983 km, terbagi menjadi jalan paralel perbatasan sepanjang 603 km dan jalan akses perbatasan menuju pos lintas batas sepanjang 380 km.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan, pembangunan jalan di perbatasan menunjukkan kehadiran negara yang serius untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk perbatasan melalui peningkatan konektivitas jalan.



Ia mengungkapkan, jalan paralel perbatasan di Kaltara yang belum tembus hingga saat ini sekitar 200 km, karena masih dalam tahap membuka lahan hutan melalui kerja sama dengan TNI.

"Akan ditangani pembukaan jalan sepanjang 127 km pada 2018, dan sisanya sepanjang 73 km pada  2019, sehingga pada 2019, jalan paralel perbatasan di Kaltara tembus seluruhnya. Selanjutnya akan dilakukan perbaikan dan perkerasan jalan oleh Kementerian PUPR," kata Menteri Basuki, saat meninjau jalan akses perbatasan di Malinau, Kaltara, Minggu (1/10/2017).

Sementara untuk pembangunan jalan akses perbatasan menuju pos lintas batas negara sepanjang 380 km, kata Basuki, saat ini sudah tembus seluruhnya dan dalam tahap proses perkerasan untuk kemudian diaspal secara bertahap.

"Kaltara memiliki dua akses jalan ke perbatasan, yakni Mensalong-Tou Lumbis sepanjang 148 km dan Malinau-Long Bawan-Long Midang sepanjang 232 km. Prioritas untuk segera dikerjakan saat ini adalah ruas Malinau-Long Bawan-Long Midang," katanya.

Kementerian PUPR secara bertahap tengah mengerjakan peningkatan kualitas jalan pada ruas Long Bawan-Long Midang sepanjang 10.7 km, yang mana 3 km sudah direkonstruksi aspal pada 2017. Kemudian pada 2018 akan dilanjutkan rekonstruksi jalan sepanjang 4 km dan pembangunan 3 jembatan baru, serta sisanya 3,7 km dituntaskan pada 2019.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII, Timbul Manahan Pasaribu, mengatakan, saat ini tengah dilakukan survei persiapan untuk pembangunan jalan dan jembatan di ruas tersebut.

"Kita lakukan survei yang rinci untuk memperoleh trase jalan dan jembatan yang baik, sekaligus menghindari ruas yang terlalu curam. Kita mempertimbangkan kondisi topografi, tanah, dan geologi setempat," ujar Timbul.

Sementara itu, Bupati Malinau, Yansen TP, yang turut dalam kunjungan kerja ini, menyatakan, pembangunan jalan di perbatasan sangat penting untuk mengurangi ketergantungan penduduk Indonesia di perbatasan dengan negara tetangga.

"Jika jalan akses perbatasan dan paralel perbatasan sudah tembus seluruhnya, maka jalur logistik untuk penduduk perbatasan bisa langsung datang dari berbagai wilayah di Pulau Kalimantan," ujarnya.

Pemerintah juga Membangun Jaringan Irigasi
Selain terus meningkatkan konektivitas pada kawasan perbatasan, Menteri Basuki juga mengungkapkan rencana pembangunan jaringan irigasi seluas 10.000 ha di Kabupaten Malinau untuk mendukung pengembangan sentra pertanian.

"Kita akan kaji dulu potensinya dengan kegiatan survei, investigasi, dan desain. Untuk memenuhi kebutuhan beras pada kawasan perbatasan RI, kita juga usulkan pengembangan potensi lahan pertanian 10,000 ha. Untuk itu, perlu didukung dengan jaringan irigasi di kawasan Binuang dan Krayan," ujarnya.

Turut mendampingi Menteri Basuki dalam kunjungan tersebut adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air, Imam Santoso, Dirjen Cipta Karya, Sri Hartoyo, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII, Timbul M. Pasaribu, Kepala BWS Kalimantan III, Anang Muchlis, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga, Rachman Arief Dienaputra, Direktur Keterpaduan Pembangunan Permukiman, Dwityo Akoro, dan Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebutuhan Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung

Kebutuhan Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 09:20 WIB

Kementerian PUPR Selesaikan Anjungan Cerdas di Bali Lebih Cepat

Kementerian PUPR Selesaikan Anjungan Cerdas di Bali Lebih Cepat

News | Sabtu, 30 September 2017 | 17:55 WIB

Dua Jalan Tol di Sumatera Siap Diresmikan

Dua Jalan Tol di Sumatera Siap Diresmikan

News | Jum'at, 29 September 2017 | 09:32 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×