Seorang Perempuan Swiss Diculik di Sudan

Ririn Indriani

Selasa, 10 Oktober 2017 | 01:11 WIB
Seorang Perempuan Swiss Diculik di Sudan
Ilustrasi penculikan dan penyekapan (Shutterstock).

Suara.com - Pihak berwenang di Sudan meyakini satu kelompok kriminal bertanggung jawab atas penculikan seorang perempuan pekerja kemanusiaan Swiss yang hilang di luar rumahnya di kawasan Darfur pada Jumat (29/9/2017).

Pihak berwajib telah meningkatkan pencarian di dalam dan sekitar kota al-Fashir dan menyakini penculik meminta uang tebusan, kata Wakil Gubernur Darfur Utara Mohamed Birama kepada kantor berita Reuters pada Senin (9/10/2017). "Kami berharap ia akan ditemukan segera," kata dia.

Swiss pada Minggu menyerukan pembebasan cepat dan tanpa syarat wanita tersebut tetapi tidak memberikan rincian-rincian lainnya mengenai dia.

Sudan akan memperpanjang gencatan senjata sepihak dengan pemberontak hingga akhir Desember, demikian kantor berita SUNA pada Ahad, beberapa hari setelah Amerika Serikat mencabut sanksi-sanksi yang telah diberlakukan selama 20 tahun.

Pencabutan itu terkait dengan kemajuan yang dicapai Sudan dalam menyelesaikan konflik-konflik yang sedang terjadi di dalam negeri.

Konflik di Darfur mulai terjadi pada tahun 2003 ketika suku-suku terutama non-Arab mengangkat senjata terhadap pemerintahan yang dipimpin suku Arab. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswi yang Ngaku akan Diculik Pernah Lihat Tayangan Anak Dipotong

Siswi yang Ngaku akan Diculik Pernah Lihat Tayangan Anak Dipotong

News | Jum'at, 15 September 2017 | 15:25 WIB

KPAI Sudah Temui Siswi SD: Anaknya Terpukul

KPAI Sudah Temui Siswi SD: Anaknya Terpukul

News | Jum'at, 15 September 2017 | 13:51 WIB

KPAI Akan Dampingi Siswi SD yang Bohong Ngaku akan Diculik

KPAI Akan Dampingi Siswi SD yang Bohong Ngaku akan Diculik

News | Jum'at, 15 September 2017 | 12:28 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×