Uang 100.000 Dolar Ditemukan di Ransel Mendiang Kim Jong Nam

Ririn Indriani

Kamis, 12 Oktober 2017 | 02:13 WIB
Uang 100.000 Dolar Ditemukan di Ransel Mendiang Kim Jong Nam
Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong Un. [AFP]

Suara.com - Kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Nam, membawa uang tunai sebesar 100.000 dolar AS (sekitar Rp1,3 miliar) di dalam ranselnya pada saat ia dibunuh, kata seorang pejabat kepolisian kepada pengadilan Malaysia, Rabu (11/10/2017).

Warga negara Indonesia, Siti Aisyah (25 tahun), dan warga Vietnam Doan Thi Huong (28 tahun), didakwa membunuh Kim Jong Nam dengan mengoleskan VX ke wajahnya di bandar udara Kuala Lumpur pada 13 Februari.

VX adalah racun kimia yang dilarang oleh Perserikatan Bangsa-bangsa.

Uang 100.000 dolar AS itu saat ini disimpan di tempat aman di kantor kepala kepolisian distrik Sepang, yang merupakan wilayah yurisdiksi lokasi pembunuhan, kata petugas kepolisian bernama Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz.

Wan Azirul mengatakan ia mengamankan baju jas, tas punggung dan jam tangan milik korban dan menyerahkannya kepada departemen kimia untuk diperiksa. Namun, ia kemudian diminta oleh pihak berwenang yang melakukan penyelidikan agar menyerahkan benda-benda tersebut kepada perwakilan kedutaan besar Korea Utara.

"Saya tidak tahu kenapa, saya (hanya) mengikuti perintah," tambahnya.

Di pengadilan, persidangan memutar lebih dari 30 video berisi gambar televisi pengawas, yang memperlihatkan pergerakan yang dilakukan oleh kedua perempuan tersebut.

Para pengacara kedua Huong maupun Siti Aisyah mengatakan video-video itu bisa dianggap kabar angin karena petugas penyelidik tidak merekam gambar sendiri dan tidak berada di tempat untuk menyaksikan kejahatan.

Beberapa gambar, tertanggal 11 Februari, memperlihatkan Huong sedang mendekati dari belakang seorang pria yang tak diketahui identitasnya. Huong kemudian meletakkan tangannya di sekitar leher dan wajah pria tersebut, sebelum perlahan-lahan mundur dengan sedikit menundukkan wajah dan merapatkan tangannya.

Sebagian besar video tampak memperlihatkan Huong dan Siti Aisyah sebelum, saat dan setelah Kim Jong Nam diserang.

Kedua perempuan itu sebagian besar terlihat di lokasi berbeda, kecuali saat serangan dan ketika mereka kemudian berada di sebuah pangkalan taksi.

Wan Azirul, yang bertugas di departemen penyelidikan kejahatan Sepang, membenarkan bahwa kedua perempuan berada di daerah yang sama saat serangan terjadi.

Persidangan akan dilanjutkan pada Kamis dan Wan Azirul akan kembali hadir untuk memberikan kesaksian. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WNI Tersangka Pembunuh Kakak Kim Jong Un: Aku Tak Bersalah

WNI Tersangka Pembunuh Kakak Kim Jong Un: Aku Tak Bersalah

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 14:52 WIB

Pembunuhan Kakak Kim Jong Un, Siti Aisyah Mengaku Tak Bersalah

Pembunuhan Kakak Kim Jong Un, Siti Aisyah Mengaku Tak Bersalah

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 10:05 WIB

Pembunuhan Kim Jong Nam, Siti Aisyah Diadili di Penjara

Pembunuhan Kim Jong Nam, Siti Aisyah Diadili di Penjara

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 16:01 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×