Datangi Rumah Mega, Ini yang Dibahas Ketua Umum PBNU

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 14 Oktober 2017 | 21:51 WIB
Datangi Rumah Mega, Ini yang Dibahas Ketua Umum PBNU
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj bersama Sekjen PDIP Hasto Kristianto. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Sabtu (14/10/2017) malam. Pertemuan antara Said dengan Megawati berlangsung kurang lebih satu jam.

Said menuturkan pertemuan dengan Megawati membahas beberapa hal diantaranya terkait rencana PDI Perjuangan yang akan membangun Masjid di depan kantor PDI Perjuangan, Lenteng Agung.

"Pertama sudah agak lama saya nggak berjumpa dengan ibu (Megawati). Saya sama ibu notabene sudah dekat sekali, waktu umroh dan haji bareng saya. Kedua kita tukar pikiran, PDIP akan membangun masjid besar di depan kantor di Lenteng Agung," ujar Said usai menemui Megawati.

Saat membahas soal rencana pembangunan masjid, dirinya diminta pendapat soal desain masjid yang akan dibangun di depan kantor PDI Perjuangan, Lenteng Agung. Ia pun mengusulkan nama Masjid tersebut diberi nama nama Taufiqul Khair.

"Saya dimintain pendapat bagaimana gambar ini, saya setuju sekali, kenapa model bangunannya ala Sumatera bu, karena pahalanya untuk almarhum pak Taufik. Saya usulkan kalau begitu namanya Masjid Taufiqul Khair, Taufik yang baik, atau kebaikan pak Taufik, ini luar biasa megahnya, insyallah sembilan bulan selesai," kata dia.

Said juga mengatakan bahwa pembangunan masjid yang akan dibangun PDI Perjuangan untuk menepis anggapan PDI Perjuangan yang kurang memiliki kepedulian dengan umat Islam.

"(Pembangunan masjid) Ini menepis bahwa PDI Perjuangan kurang perhatian dengan umat Islam, tidak peduli dengan umat Islam itu tidak benar. di Diponegoro juga dibangun masjid di lantai bawah. Ini juga di kantor pusat Lenteng Agung," ucap Said.

Lebih lanjut, Said menuturkan NU, ulama, nasionalis dan PDI Perjuangan selalu bergandengan tangan untuk merapatkan barisan dalam mempertahankan NKRI.

"Ketiga, pemetaan situasi nasional kita tahu NU dan PDI Perjuangan atau ulama dan nasionalis selalu bergandengan tangan, selalu merapatkan barisan, ulama dan nasional selalu bersamaan pandangan mengenai keberadaan NKRI ini. Maka apabila kalau terjadi tidak serasian berarti melawan sejarah," tutur Said.

baca juga

Ia juga menyebut sejak dahulu pendiri NU bersahabat baik dengan para pemimpin nasional hingga saat ini.

"Karena sejarahnya bung Karno sangat bersahabat dengan Kyai Wahab Hasbulloh pendiri NU, kemudian Kyai Wahid Hasyim bapaknya Gus Dur juga sangat dekat pemimpin nasionalis. Gus Dur lebih-lebih sangat dekat dengan ibu Mega," kata dia.

Maka dari itu, Said berharap silaturahim antara ulama dan kaum nasional tetap dijaga.

"Jadi kita harus selalu silaturahim berkala, agar antara kelompok Islam, santri ahlusunnah waljamaah selalu bergandengan tangan kaum nasionalis. Jangan sampai ada yang berusaha menjadikan berhadapan antara kaum ulama dan nasionalis kalau kita tidak sama kita menyimpang dari sejarah yang sudah sangat panjang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Kesalahpahaman, PDI Perjuangan Lengkapi Berkas ke KPU

Ada Kesalahpahaman, PDI Perjuangan Lengkapi Berkas ke KPU

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 15:09 WIB

Megawati Panggil Kader PDIP Bahas Pilkada Jatim

Megawati Panggil Kader PDIP Bahas Pilkada Jatim

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 13:11 WIB

Dukungan Merosot, PDIP dan Golkar Sedang Dihukum

Dukungan Merosot, PDIP dan Golkar Sedang Dihukum

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:07 WIB

PDI Perjuangan Ancang-ancang untuk Deklarasi Capres-cawapres

PDI Perjuangan Ancang-ancang untuk Deklarasi Capres-cawapres

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 17:39 WIB

Penjelasan Hasto Kenapa Mega Tak Daftarkan Sendiri PDIP ke KPU

Penjelasan Hasto Kenapa Mega Tak Daftarkan Sendiri PDIP ke KPU

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 16:52 WIB

PDIP Daftar ke KPU Tanpa Mega, Partai Lain Ketuanya yang Datang

PDIP Daftar ke KPU Tanpa Mega, Partai Lain Ketuanya yang Datang

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:55 WIB

Lengkapi Berkas, Polda Harap Alfian Tanjung Segera Disidang

Lengkapi Berkas, Polda Harap Alfian Tanjung Segera Disidang

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 09:11 WIB

Keluarga KH Hasyim Asy'ari Angkat Bicara Soal Poster KAMMI

Keluarga KH Hasyim Asy'ari Angkat Bicara Soal Poster KAMMI

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 00:24 WIB

Rakor PDIP Bahas Pariwisata Nasional

Rakor PDIP Bahas Pariwisata Nasional

Foto | Sabtu, 30 September 2017 | 15:05 WIB

Mega Beruntung Dapat Pendidikan Politik Langsung dari Bung Karno

Mega Beruntung Dapat Pendidikan Politik Langsung dari Bung Karno

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:06 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

News | Senin, 21 September 2026 | 10:05 WIB

×