Krisis Rohingya, Israel Tetap Jual Senjata ke Militer Myanmar

Reza Gunadha

Selasa, 24 Oktober 2017 | 11:32 WIB
Krisis Rohingya, Israel Tetap Jual Senjata ke Militer Myanmar
Seorang laki-laki memberikan bayi kepada perempuan, agar terhindar dari pagar kawat berduri di dekat kota Maungdaw, perbatasan Myanmar dengan Bangladesh, 28 Agustus 2017. [Rehman Asad/AFP]

Suara.com - Israel disebut masih melanjutkan penjualan alat persenjataan maju untuk militer Myanmar, meski perdagangan itu dikecam banyak pihak lantaran aksi persekusi terhadap komunitas Rohingya.

Sebabnya, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (24/10/2017), sebagian persenjataan yang dibeli dari Israel itu, digunakan militer Myanmar untuk melakukan persekusi terhadap warga Rohingya di negara bagian Rakhine.

"Salah satu alat persenjataan maju Israel yang dijual ke Myanmar adalah kapal patroli modifikasi, yang perangkat senjatanya bisa dikendalikan dari jarak jauh melalui remote,” tulis surat kabar harian Israel, Haaretz.

Sementara militer Myanmar mengunggah sejumlah foto kapal patroli canggih dan persenjataan dari Israel ke akun media sosial resmi mereka.

Selain kapal tersebut, Israel juga dilaporkan menjual rudal Typhoon yang diproduksi Rafael Advanced Defense Systems Company kepada Myanmar.

Untuk diketahui, Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa masih menerapkan embargo senjata terhadap Myanmar karena aksi militer negeri itu kepada Rohingya dianggap sebagai kejahatan perang.

Sejak Agustus 2017, sedikitnya 600 ribu warga Rohingya Myanmar menyeberang ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari kejaran militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

12 Rohingya Tenggelam saat Mengungsi, 6 di Antaranya Anak-Anak

12 Rohingya Tenggelam saat Mengungsi, 6 di Antaranya Anak-Anak

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 05:37 WIB

Menlu Retno: Media Harus Promosikan Pola Pikir Damai ke Publik

Menlu Retno: Media Harus Promosikan Pola Pikir Damai ke Publik

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 20:31 WIB

Menlu: Dialog Antarumat Beragama 'DNA' Diplomasi Indonesia

Menlu: Dialog Antarumat Beragama 'DNA' Diplomasi Indonesia

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:29 WIB

Gajah Masuk Pemukiman, 4 Pengungsi Rohingya Terbunuh

Gajah Masuk Pemukiman, 4 Pengungsi Rohingya Terbunuh

News | Senin, 16 Oktober 2017 | 06:02 WIB

Sedang Bangun Gubuk, 3 Bocah Rohingya Tewas Diinjak Gajah

Sedang Bangun Gubuk, 3 Bocah Rohingya Tewas Diinjak Gajah

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 07:53 WIB

Alasan HAM, Mahkamah Agung Larang India Deportasi Etnis Rohingya

Alasan HAM, Mahkamah Agung Larang India Deportasi Etnis Rohingya

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 06:32 WIB

Etnis Rohingya Ingin Dijaga Pasukan Perdamaian PBB

Etnis Rohingya Ingin Dijaga Pasukan Perdamaian PBB

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 06:01 WIB

Jenderal Senior Myanmar Sebut Rohingya Bukanlah Pribumi

Jenderal Senior Myanmar Sebut Rohingya Bukanlah Pribumi

News | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 05:33 WIB

Bela Rohingya, Paus Fransiskus Bakal Temui Aung San Suu Kyi

Bela Rohingya, Paus Fransiskus Bakal Temui Aung San Suu Kyi

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×