Korban Insiden 'Crane' Mekah Diputuskan Tak Dapat Uang Kompensasi

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 25 Oktober 2017 | 10:51 WIB
Korban Insiden 'Crane' Mekah Diputuskan Tak Dapat Uang Kompensasi
Sebuah crane patah dan menimpa calon jemaah haji di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Jumat (11/9).

Suara.com - Pengadilan Arab Saudi mengeluarkan keputusan mengejutkan, mengenai rencana pembayaran uang kompensasi kepada korban jatuhnya alat berat (crane) di Mekkah tahun 2015 lalu.

Pengadilan, seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (24/10/2017), memutuskan perusahaan Saudi Bin Laden Group, yang bertanggungjawab atas proyek dan alat berat tersebut, tidak perlu membayar uang darah (diyat) kepada seluruh korban.

Dalam peristiwa tersebut, terdapat 111 jemaah haji yang tewas karena tertimpa alat berat milik perusahaan konstruksi terbesar di Saudi tersebut. Jumlah korban itu termasuk juga jemaah haji asal Indonesia.

"Bencana itu bukan dikarenakan kesalahan manusia. Karenanya, grup bisnis Saudi Bin Laden tidak diharuskan membayar uang diyat kepada korban atau memberikan ganti rugi ke Masjidil Haram," demikian keputusan pengadilan.

Insiden jatuhnya alat berat tersebut terjadi pada 11 September 2015. Di antara 111 korban, terdapat 11 warga Indonesia yang meninggal dunia. Sementara 42 jemaah haji Indonesia lainnya menderita luka-luka.

Sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz berjanji membayarkan uang kompensasi senilai 1 juta Riyal atau setara Rp3,8 miliar untuk keluarga korban meninggal.

Sementara untuk korban yang menderita luka dan cacat fisik, bakal diberikan kompensasi 500 ribu Riyal atau setara Rp1,9 miliar.

Tak hanya uang kompensasi, Raja Salman juga berjanji 2 anggota keluarga dari setiap korban meninggal juga bakal diundang menunaikan ibadah haji. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putera Mahkota Akan Kembalikan Arab Saudi ke Islam Moderat

Putera Mahkota Akan Kembalikan Arab Saudi ke Islam Moderat

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 06:25 WIB

Survei: Habib Rizieq Jadi Ulama Panutan Ketiga Kelas Menengah

Survei: Habib Rizieq Jadi Ulama Panutan Ketiga Kelas Menengah

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 20:01 WIB

Cegah Hadis Nabi Disalahgunakan, Arab Saudi Dirikan Lembaga Baru

Cegah Hadis Nabi Disalahgunakan, Arab Saudi Dirikan Lembaga Baru

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 09:23 WIB

Wakili Semut, Laki-Laki Ini Gugat Orang yang Injak Mati Serangga

Wakili Semut, Laki-Laki Ini Gugat Orang yang Injak Mati Serangga

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:22 WIB

Disiksa Majikan di Arab Saudi, TKI Indramayu Cacat Permanen

Disiksa Majikan di Arab Saudi, TKI Indramayu Cacat Permanen

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 09:38 WIB

Menyetir Mobil, Perempuan Saudi Ditahan

Menyetir Mobil, Perempuan Saudi Ditahan

Otomotif | Senin, 09 Oktober 2017 | 21:43 WIB

Di Moskwa, Arab Saudi Mengaku Sudah Pecat Ribuan Imam Masjid

Di Moskwa, Arab Saudi Mengaku Sudah Pecat Ribuan Imam Masjid

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 21:02 WIB

Terlalu Tampan, Lelaki Ini Dideportasi dari Arab Saudi

Terlalu Tampan, Lelaki Ini Dideportasi dari Arab Saudi

Lifestyle | Senin, 09 Oktober 2017 | 11:18 WIB

Dor, Dua Petugas Keamanan Gerbang Istana Jeddah Tewas Ditembak

Dor, Dua Petugas Keamanan Gerbang Istana Jeddah Tewas Ditembak

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 09:12 WIB

Eskalator Emas Mogok, Raja Saudi Terpaksa Turun Tangga

Eskalator Emas Mogok, Raja Saudi Terpaksa Turun Tangga

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 13:16 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB