Anggota PSI Terjerat Kasus Meme Novanto, Ini Kata Grace Natalie

Dythia Novianty, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 04 November 2017 | 15:07 WIB
Anggota PSI Terjerat Kasus Meme Novanto, Ini Kata Grace Natalie
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie ikut menanggapi soal anggota partainya, Dyann KA (29), yang menjadi tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Ketua DPR dari Paryai Golkar, Setya Novanto, lewat meme di media sosial Instagram.

Grace membenarkan bahwa Dyann merupakan anggota PSI, namun menurutnya bukan merupakan kader. Pasalnya, kata Grace, yang disebut kader PSI merupakan anggota yang terlibat di kepengurusan partai.

"Dyann belum termasuk kader. Kalau di PSI itu, kader itu adalah pengurus, di mana pengurus dilibatkan dalam struktur dan juga dalam kegiatan operasional partai, menerima pendidikan, kemudian (ada) kesepakatan bersama saat kita memiliki sikap atas suatu hal. Nah, Dyann ini statusnya sebagai anggota," ujar Grace di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (4/11/2017).

Grace menuturkan, media sosial milik Dyann yang dilaporkan merupakan media sosial pribadi. Oleh karena itu menurutnya, PSI tidak memiliki wewenang dalam hal kebebasan berekspresi personal anggotanya.

"Aktivitas Dyann di media sosial merupakan ranah personal dari Dyann, di mana kami tidak bisa meminta Dyann untuk sesuatu hal dan kemudian mewajibkan dia meng-upload-nya atau sebaliknya. Apa yang Dyann upload di media sosial merupakan ekspresi diri Dyann yang tidak berkoordinasi dengan PSI. Kami menghormati kebebasan berekspresi dia," jelas Grace.

Namun begitu, Grace pun mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa anggotanya tersebut.

"Oleh karena itu kami prihatin dengan apa yang menimpa dia. Sebagai warga negara, dia berhak untuk menyampaikan pendapatnya," ucap Grace.

Adapun kondisi Dyann sendiri, kata Grace saat ini sudah dibebaskan dari tahanan.

"Info terakhir, dia sudah dilepaskan dari tahanan dan kami juga menjalin komunikasi dengan Dyann, dan mendapatkan informasi Dyann mendapatkan perlakuan baik oleh pihak kepolisian. Diberi makan, ditanya baik-baik juga, diberi waktu dan tempat istirahat yang baik, diberi waktu," tuturnya.

Grace menambahkan bahwa sejauh ini, anggota atau kader PSI yang berprofesi sebagai advokat berinisiatif untuk memberikan bantuan hukum kepada Dyann.

"Terkait dengan pendampingan hukum sesama anggota PSI, jadi sudah ada yang berprofesi sebagai advokat dan sama-sama anggota, lalu sudah mengontak Dyann untuk menjadi kuasa hukumnya. Jadi itu bentuk solidaritas antar-anggota. Pribadi dan pribadi saja, karena memang ini merupakan ranah personal dari dia," ucapnya.

Lebih dari itu, Grace pun meminta kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto agar kasus dugaan pencemaran nama baik yang menimpa anggotanya tersebut tidak diproses secara hukum.

"Kami meminta kebesaran hati Pak Setya Novanto sebagai tokoh nasional dan juga lebih matang memahami dinamika sosial politik Indonesia, mereka ini masyarakat biasa. Ada baiknya ditimbang lagi apakah mau diproses (hukum) sedemikian, di mana ini merupakan ekspresi mereka menyuarakan pendapat," kata Grace.

Grace juga menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada imbauan kepada anggota maupun kadernya terkait hal ini. Pasalnya yang dilakukan anggotanya itu merupakan ranah personal dalam hal kebebasan berpendapat yang dijamin undang-undang.

Grace menegaskan bahwa PSI tidak melarang kadernya dalam berpendapat dan berekspresi. Dia pun menegaskan bahwa PSI justru akan memberikan sanksi bagi kader atau anggotanya yang terjerat kasus dugaan korupsi dan intoleransi.

"Jadi kita akan me-review dulu, agar tidak salah mengambil keputusan terkait status anggota seseorang. Itu kerelaan mereka pribadi kok. Di luar kasus korupsi dan intoleransi, (mereka) tidak akan mendapatkan sanksi pemecatan sebagai anggota. Kasus lain-lain, kita lihat case by case, kita timbang baik-baik," tandasnya.

Dyann diketahui menyebarkan meme Novanto yang tengah dirawat di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur, melalui status di akun @Dazzlingdyan pada 7 Oktober. Meme yang diunggah itu disebut berasal dari akun Instagram lain. Novanto dirawat di RS Premier Jatinegara ketika masih berstatus tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dyann kemudian ditangkap polisi di rumahnya, Duta Garden Blok F8 Nomor 1, Benda Tangerang, Banten, pada Selasa (31/10) lalu, sekitar pukul 22.30 WIB.

Penetapan tersangka dan penangkapan Dyan dilakukan setelah polisi memeriksa sejumlah saksi ahli bahasa dan hukum pidana. Beberapa barang bukti pun disita, antara lain yakni sebuah tablet Samsung warna hitam abu-abu, sebuah kartu seluler, dan sebuah kartu memori.

Polisi menjerat Dyann dengan pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan pasal 310 dan pasal 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PSI Uji Kelayakan 90 Bakal Calon Legislatif

PSI Uji Kelayakan 90 Bakal Calon Legislatif

News | Sabtu, 04 November 2017 | 12:17 WIB

Novanto Jadi Pelupa, Hakim: Kenapa Banyak Lupa?

Novanto Jadi Pelupa, Hakim: Kenapa Banyak Lupa?

News | Jum'at, 03 November 2017 | 15:42 WIB

Setnov Ogah Cabut Laporan soal Meme Satire Warganet

Setnov Ogah Cabut Laporan soal Meme Satire Warganet

News | Jum'at, 03 November 2017 | 14:20 WIB

Dicecar Hakim soal Suap KTP-el, Setnov: Itu Fitnah yang Kejam

Dicecar Hakim soal Suap KTP-el, Setnov: Itu Fitnah yang Kejam

News | Jum'at, 03 November 2017 | 13:46 WIB

Novanto Jadi Saksi Sidang Andi Narogong

Novanto Jadi Saksi Sidang Andi Narogong

Foto | Jum'at, 03 November 2017 | 12:52 WIB

Marak Meme Novanto, Pengacara: Kami Curiga Ada yang Mendanai

Marak Meme Novanto, Pengacara: Kami Curiga Ada yang Mendanai

News | Kamis, 02 November 2017 | 04:33 WIB

Terkini

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:15 WIB

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30 WIB

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:05 WIB