Cerita dari Tempat Esek-Esek Kayu Mati Tanah Abang

Siswanto, Dian Rosmala

Senin, 06 November 2017 | 16:22 WIB
Cerita dari Tempat Esek-Esek Kayu Mati Tanah Abang
Jalan Pasar Tanah Abang, tepatnya di kawasan Lapangan Kayu Mati, Jati Bunder, Jakarta Pusat [suara.com/Dian Rosmala]
Udin keringatan di atas sepeda motor bebek. Sesekali tangannya melambai ke arah orang-orang yang berjalan kaki menuju ke arahnya di Jalan Pasar Tanah Abang, tepatnya di kawasan Lapangan Kayu Mati, Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Ojek neng. Mau kemana neng? Ayo ngojek saja neng," kata Udin kepada seorang perempuan paruh baya, Senin (6/11/2017). Tapi perempuan yang ditawari jasa Udin menolak.

Di belakang tempat Udin memarkirkan sepeda motor, pedagang kaki lima berderet. PKL yang jualan di trotoar itu umumnya menjajakan minuman dan makanan ringan.

Sejumlah perempuan berusia paruh baya berdiri di sepanjang trotoar.

Mereka terlihat asyik satu sama yang lainnya. Sesekali, mereka menggoda lelaki yang kebetulan lewat.

"Mau kemana bang. Ngopi saja dulu disini bang. Ada minuman dingin nih bang. Atau abang suka yang panas-panas, biar gue panasin," kata perempuan berbaju merah.
 

"Aki-aki lu panggil abang. Panggil dia engkong," temannya menimpali. Tawa pun berderai.

Udin mengatakan perempuan-perempuan genit itu pekerja seks komersial. Udin hafal karena mereka sudah lama mangkal di sana.

"Kalau siang mereka disini. Malam baru mereka ke dalam sana (bekas pembongkaran). Atau kadang juga ke bawah sana, ke gubuk di pinggir kali situ tuh, kan banyak gubuk di situ," ujar Udin.

Kawasan sekitar tempat mangkal ojek Udin sudah lama dijadikan tempat hiburan malam kelas pinggiran.

"Udah lama kan. Sebelum dibongkar disini ya sudah ada beginian. Cuma sekarang sudah berkurang. Tempat yang dulu banyak dibongkar," tutur Udin.

Kurang lebih empat rumah yang menjadi tempat hiburan malam Kayu Mati. Usut punya usut, hampir setiap rumah di sana ternyata menyediakan kamar untuk kegiatan esek-esek.

"Modelnya diskotik bongkar pasang gitu. Kalau siang begini kan nggak ada itu. Kalau malam baru ada. Itu cuma empat rumah doang. Mainnya di rumah-rumah lain, sewa kamar," kata Udin.

Perempuan-perempuan nakal yang biasa mangkal di kawasan itu kebanyakan dari Jawa Barat.

"Nggak sampai ratusanlah. Paling cuma puluhan. Itu mereka banyak itu dari Jawa Barat," kata Udin.

Lokalisasi ini sudah sering dirazia aparat. Tapi, tindakan tersebut tak pernah membuat jera.

"Razia mah sering. Tapi namanya cari makan, ya kalau ditangkap dan bebas, ya balik lagi dia," kata Udin.

Udin punya ungkapan yang pas untuk menggambarkan masalah di sana.

"Tempatnya disini. Gulanya disini, semutnya ya kumpul disini. Coba kalau gula itu dibongkar, ya berantakan semutnya," kata Udin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:56 WIB

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:26 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:02 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:25 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:14 WIB

Viral Pengakuan Turis Jepang soal Prostitusi Anak di Blok M

Viral Pengakuan Turis Jepang soal Prostitusi Anak di Blok M

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×