Gay Dibunuh, Sopir Taksi Akui Endus Bau Apek

Kamis, 16 November 2017 | 16:37 WIB
Gay Dibunuh, Sopir Taksi Akui Endus Bau Apek
Tempat jenazah Imam Maulana di dekat toilet Terminal Kampung Rambutan [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Polisi telah memeriksa sopir taksi online terkait kasus pembunuhan Imam Maulana, yang dilakukan kekasih sesama jenisnya bernama Badrun (43).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Argo Yuwono mengatakan, sopir taksi itu awalnya tak mencurigai  saat melihat Badrun membawa kantong plastik besar dari dalam laundry Clean House di pertokoan Citra Grand Cibubur, Bekasi.

Namun, supir tersebut mencium bau tak sedap ketika membantu Badrun mengangkat kantong platik berisi mayat korban ke dalam bagasi mobil.

"Untuk saksi driver Go Car pada saat mengangkat, dia sudah mencium bau. Baunya seperti apek cucian belum kering," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (16/11/2017).

Setelah itu, kata Argo, sopir yang tak disebutkan namanya itu mengantar ke Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur sesuai permitaan Badrun.

Sesampainya ke lokasi yang dituju, Badrun mengeluarkan sendiri kantong platik berisi mayat Iman dari dalam bagasi mobil. Badrun juga memberikan uang sebesar Rp55 ribu kepada sopir sesuai tarif.

"Sampai Kampung Rambutan, tersangka membuka bagasi dan mengeluarkan mayat itu sendirian. Ia membayar sopir itu Rp 55 ribu, dan menaruh kantong berisi mayat korban di samping kamar mandi terminal," katanya.

Setelah menaruh mayat korban yang terbungkus plastik di dekat toilet terminal, Badrun meninggalkan lokasi memakai ojek online. Dia kembali ke kawasan Cibubur.

Argo menyampaikan, polisi juga sudah memeriksa driver ojek online yang mengantar Badrun kembali menuju tempat laundry.

Baca Juga: Setya Novanto Gaib dan Kegemparan Sesudahnya

"Kami periksa juga. Dua saksi itu sudah kami periksa," kata Argo.

Badrun diringkus tak lama setelah polisi mendapatkan informasi penemuan mayat dalam kantong plastik di Terminal Kampung Rambutan pada Selasa (14/11) sore.

Lelaki asal Cilacap, Jawa Tengah itu ditangkap di tempat laundry pada Rabu (15/11) dini hari. Polisi terpaksa menembak kaki kanan pelaku lantaran berusaha melawan saat ditangkap.

Motif pembunuhan ini lantaran Badrun merasa cemburu lantaran korban dianggap berselingkuh dengan seorang perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI