Siti Fatimah Memulung Mimpi dari Bedeng Seng Selatan Jakarta

Reza Gunadha

Selasa, 21 November 2017 | 05:30 WIB
Siti Fatimah Memulung Mimpi dari Bedeng Seng Selatan Jakarta
Siti Fatimah (kiri) belajar dengan ibunya Mintarsih di depan rumahnya yang berserakan botol bekas di lapak kawasan Jatipadang, Jakarta, Sabtu, 18 November 2017. [Eko Siswono Toyudho/Anadolu Agency]

Suara.com - Mimpi tak mengenal kasta, siapa pun boleh memilikinya. Termasuk seorang gadis cilik yang lahir dan tumbuh di tengah keluarga pemulung.

Siti Fatimah (12) berperawakan kurus, tingginya hanya sedada orang dewasa. Namun gadis cilik ini punya mimpi yang lebih besar dari tubuhnya.

Terlahir sebagai bungsu dari lima bersaudara pasangan Mintarsih (42) dan Nyamling (45) yang hidup di kawasan lapak pemulung di Jatipadang, Jakarta Selatan, sang ibu berkata bahwa salah satu cita-cita putrinya kala dewasa nanti ialah menjadi artis.

"Di telepon genggam saya banyak foto dan video Siti, lagi macam-macam lah gayanya," ujar Ibu Mintarsih sambil tergelak membicarakan tingkah anaknya kepada Anadolu Agency di rumahnya, Sabtu (18/11/2017).

Saat ini, Siti duduk di bangku kelas enam di Madrasah Ibtidaiyah Darul Muttaqin, Jatipadang, yang jaraknya hanya sepuluh menit dengan sepeda motor dari rumahnya.

Yang disebut “rumah” itu adalah bedeng atau gubuk amat sederhana berukuran 3x5 meter, terbuat dari tripleks, seng, dan asbes di belakang kolam pemancingan di Jatipadang.

Keluarga ini asli berasal dari Bekasi, Jawa Barat, dan mengadu nasib ke Jakarta pada 2006 ketika Siti masih bayi merah. Nyamling memutuskan hijrah ke ibukota dan mencari nafkah sebagai pemulung. Sawah yang dulu dia kelola di Bekasi tak lagi menghasilkan, kata dia.

Dari memulung botol plastik, Nyamling mendapat Rp 300-500 ribu per minggu, sementara Mintarsih menghasilkan Rp 250 ribu per bulan dari menyetrika baju tetangganya.

baca juga

Kedua abang Siti, Taupik Hidayat (24) dan Hidayatullah (21), sama-sama memulung seperti bapaknya dan membantu menghidupi keluarga semampu mereka.

Kakak perempuan Siti yang bernama Sri Hartini (17) baru menikah selepas Lebaran 2017 dan sedang berbadan dua. Sri kini tinggal dengan suaminya di Bekasi, tak lagi bersama keluarganya di Jatipadang.

Sama seperti Sri, Taupik juga keluar rumah ketika ia menikah dan kini tinggal di bedeng yang berdekatan dengan rumah keluarganya.

Hidup memang susah untuk keluarga ini, tapi Siti berkeras untuk sekolah.

Mau Jadi “Orang”

Kendati guru-guru dan wali kelas Siti di sekolah mengatakan bahwa prestasi Siti tergolong biasa, namun mereka mengakui semangat belajarnya sangat tinggi.

"Dia tidak mau bolos sekolah. Saat sakit pun tetap masuk, kecuali sakit tipus seperti setelah Idul Fitri tahun ini," kata Mintarsih.

Ketika mendapati Sri memutuskan untuk tidak menuntaskan pendidikannya di jenjang sekolah menengah pertama dan memilih menikah di usia 17 tahun, Siti berkata kepada ibunya bahwa ia tidak mau seperti Sri.

"Siti bilangnya mau sekolah sampai kuliah, sampai jadi orang," kata Mintarsih.

Saat masih duduk di kelas satu dan dua dulu, Siti sering belajar terlalu keras setiap menjelang ulangan sampai badannya panas dan mimisan. Untungnya sekarang ini tidak terjadi lagi.

Sampai sekarang pun Siti kerap menangis setiap kesulitan mengerjakan PR. Namun dia kemudian mendatangi rumah tetangganya dan minta diajarkan sampai bisa.

Dari semua mata pelajaran yang dipelajarinya di sekolah, Siti punya satu favorit.

"Siti sukanya matematika. Suka hitung-hitungan," kata Siti sambil tersenyum.

Sepulang sekolah, Siti sudah biasa membantu bapaknya menyortir botol-botol plastik hasil pulungan. Rasa malu ditepisnya, walaupun label "anak pemulung" disematkan oleh beberapa teman sekolahnya.

"Supaya pintar. Biar bisa jadi guru, penyanyi, dan ngehajiin Emak," kata Siti.

Dengan bayaran sekolah Rp 70 ribu per bulan, uang buku Rp 800 ribu, dan kewajiban membayar Rp 50 ribu setiap hendak mengikuti ujian, keluarga Siti tidak habis akal demi pendidikannya. Orang tua Siti memenuhi semua bayaran tersebut dengan cara mencicil sedikit-sedikit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novanto Janji Beri Anak Pemulung Beasiswa

Novanto Janji Beri Anak Pemulung Beasiswa

News | Senin, 13 November 2017 | 23:07 WIB

Digugat, Polda Klaim Penanganan Kasus Jonru Sesuai Prosedur

Digugat, Polda Klaim Penanganan Kasus Jonru Sesuai Prosedur

News | Kamis, 09 November 2017 | 08:51 WIB

Jonru Ajukan Praperadilan, Senin Pekan Depan Sidang Perdana

Jonru Ajukan Praperadilan, Senin Pekan Depan Sidang Perdana

News | Jum'at, 03 November 2017 | 16:10 WIB

Nasib Ahmad Dhani Ditentukan Polisi Awal Pekan Depan

Nasib Ahmad Dhani Ditentukan Polisi Awal Pekan Depan

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 12:38 WIB

Lucu, Gatot Brajamusti Ledek Wartawan

Lucu, Gatot Brajamusti Ledek Wartawan

Entertainment | Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:47 WIB

Gatot Brajamusti Ajak Jaksa Karokean?

Gatot Brajamusti Ajak Jaksa Karokean?

Entertainment | Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:32 WIB

Digeser Maia dari Kursi Juri, Ahmad Dhani: Sori Ya...

Digeser Maia dari Kursi Juri, Ahmad Dhani: Sori Ya...

Entertainment | Selasa, 10 Oktober 2017 | 20:26 WIB

Gara-gara Senggolan, Seorang Wartawan Dikeroyok Mahasiswa Usahid

Gara-gara Senggolan, Seorang Wartawan Dikeroyok Mahasiswa Usahid

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 19:25 WIB

Setya Novanto Lepas dari Jeratan Lagi

Setya Novanto Lepas dari Jeratan Lagi

Foto | Jum'at, 29 September 2017 | 18:58 WIB

Hadapi Novanto, KPK Hadirkan Ahli Hukum Pidana dan Acara Pidana

Hadapi Novanto, KPK Hadirkan Ahli Hukum Pidana dan Acara Pidana

News | Rabu, 27 September 2017 | 10:04 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×