PPP KemungkinanBesar Usung Khofifah-Emil Dardak

Ardi Mandiri Suara.Com
Sabtu, 25 November 2017 | 03:40 WIB
PPP KemungkinanBesar Usung Khofifah-Emil Dardak
Ketua Umum terpilih PPP, Romahurmuziy, saat bersiap menyampaikan pidato politik di penutupan Muktamar VIII PPP, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (10/4/2016). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan M Romahurmuziy mengatakan partainya kemungkinan besar akan mengusung pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018.

"Bisa saya katakan bahwa kemungkinan besar kami akan mengusung Bu Khofifah bersama dengan pasangannya," kata Romahurmuziy di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Jumat.

Meski demikian, menurut Romi, sapaan akrab Romahurmuziy, dukungan resmi partai berlambang Kakbah itu masih akan diputuskan dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur yang akan digelar pada 3 Desember 2017.

"Rapimwil tetap menjadi bahan pertimbangan meskipun bukan satu-satunya. Rapimwil adalah mekanisme organisasi, istisyarah kami adalah survei paling mutakhir, dan istikharah kami adalah pandangan para kiai," kata dia.

Romi mengakui dua nama calon gubernur Jawa Timur, yakni Khofifah dan Saifullah Yusuf sama-sama kader dari Nahdlatul Ulama (NU) yang juga sama-sama pernah melakukan komunikasi dengan partainya.

"Dan Bu Khofifah paling intens (berkomunikasi) di antara seluruh bakal calon yang muncul. Saudara Emil juga sudah menemui kami di DPP PPP," kata dia.

Romi menilai baik Khofifah maupun Saifullah sama-sama memiliki elektabilitas yang kuat sehingga tidak bisa sera merta memutuskan siapa yang lebih unggul.

Meski demikian, ia memberikan catatan tersendiri terhadap pasangan Khofifah dan Emil Dardak. Menurut Romi, pasangan itu cukup merepresentasikan kebutuhan elektabilitas sesuai warna demografi Jawa Timur yang secara tradisional terbagi dalam empat daerah, yakni Jawa Mataraman, Pantura atau Arek, Madura Pulau, dan Pendalungan.

"Bu Khofifah ini orang Surabaya yang merupakan representasi derah pantura serta Pendalungan yang relatif mengarah pada komunitas santri. Maka dia butuh pasangan dari daerah Mataraman yang merupakan daerah abangan. Oleh karena itu, dipilihlah Emil. Ingat selama 10 tahun Jawa Timur dipimpin orang dari komunitas abangan, yaitu Pakde Karwo," kata dia.

Lebih dari itu, lanjut Romi, 27 persen dari pemilih dalam Pilkada 2018 di Jawa Timur adalah generasi muda milenial atau yang lahir pada tahun 1990 ke atas, dan kalangan itu diwakili oleh Emil yang saat ini berusia 33 tahun.

"Emil juga memiliki pengalaman profesional dan kompetensi karena dia menekuni studi perencanaan wilayah selama kuliah di Jepang. Kami melihat ini menggenapi kemampuan Bu Khofifah yang latar belakang kompetensinya lebih ke kesejahteraan masyarakat dan keormasan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI