Kak Seto: Banyak Predator Anak yang Berlaku Sopan

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 30 November 2017 | 15:14 WIB
Kak Seto: Banyak Predator Anak yang Berlaku Sopan
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - RBT, ayah yang tega menyetubuhi dan mencabuli kedua putrinya LP (16) dan L (14), dikenal tetangganya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sebagai sosok yang sopan dan ramah.

Terkait perilaku tersebut, pakar Psikologi Anak Seto Mulyadi menilai, tingkah laku seperti itu kerap ditunjukkan seorang “predator seksual anak” agar aksi bejatnya tidak diketahui banyak orang.

"Banyak predator anak yang melakukan kekerasan seksual kelihatannya sebagai orang yang baik-baik. Itu untuk menutupi supaya perilaku, aksinya itu bisa berjalan mulus dan terus menerus," kata Seto Mulyadi kepada Suara.com, Kamis (30/11/2017).

Pria yang kerap disapa Kak Seto itu juga mengatakan, aksi persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan RBT sudah termasuk bagian perilaku paedofil atau ketertarikan seksual terhadap anak-anak.

Menurutnya, ada kemungkinan motif RBT melakukan perbuatan bejat itu karena kecenderungan seksual yang tinggi. Karena faktor tersebut, kedua putrinya menjadi target pelampiasan.

"Artinya, tersangka mengalami sesuatu kecanduan seksual yang secara berlebihan, kemudian tidak ada penyaluran ke tempat yang lain, katakanlah peluang maksiat terdekat yang lebih mudah, bisa dengan cara pemaksaan yang lebih halus," kata Kak Seto.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI ) juga menyampaikan, seharusnya warga lebih memerhatikan tingkah laku anak-anaknya yang menjadi korban.

Aksi perbuatan bejat RBT yang dilakukan selama bertahun-tahun itu tertutup rapat karena ada kemungkinan karena korban takut untuk menyampaikan kepada lingkungan sekitar tempat tinggal.

baca juga

"Jadi pada anak tidak teridentifikasi, tidak terduga oleh orang di sekelilingnya. Kita harus sangat peduli terhadap korbannya. Anak-anak ini mungkin takut atau malu, kemudian mungkin nanti bapaknya marah atau sebagainya," jelasnya.

Kak Seto juga menganggap peristiwa ini merupakan fenomena ”gunung es” dan bukan yang pertama kali terjadi di masyarakat.

"Hal-hal ini kadang merupakan fenomena gunung es ya, yakni banyak terjadi tetapi tidak terungkap ke permukaan. Jadi kekerasan domestik ini sering terjadi, sehingga diperlukan kontrol dari warga sekitar," harapnya.

Untuk mengantisipasi agar hal ini tak terulang, dia menyarankan agar di lingkungan masyarakat  dibentuk satuan-satuan tugas yang berperan memberikan perhatian serius kepada anak-anak.

"Saya selalu menganjurkan, setidaknya setiap RT/RW dilengkapi dengan satu seksi baru lagi, selain seksi keamanan, kebersihan. Ada seksi perlindungan anak, atau satgas perlindungan anak. Di mana, warga sendiri terjun ke anak-anak yang tidak didengar. Jadi tindakan yang selalu siap dan  berani melapor," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Jiwa Ayah yang Cabuli Dua Anaknya Tak Terganggu

Polisi: Jiwa Ayah yang Cabuli Dua Anaknya Tak Terganggu

News | Kamis, 30 November 2017 | 12:21 WIB

Bocah Korban Pencabulan Ayah Kandung Tak Dibawa ke Rumah Aman

Bocah Korban Pencabulan Ayah Kandung Tak Dibawa ke Rumah Aman

News | Kamis, 30 November 2017 | 10:45 WIB

Berdalih Usir Makhluk Halus, Seorang Dukun Cabuli Bocah

Berdalih Usir Makhluk Halus, Seorang Dukun Cabuli Bocah

News | Kamis, 30 November 2017 | 01:31 WIB

Kak Seto: Orangtua Harus Jadi Sahabat, Jangan Jadi Bos!

Kak Seto: Orangtua Harus Jadi Sahabat, Jangan Jadi Bos!

Health | Selasa, 25 Juli 2017 | 00:21 WIB

Bullying Terjadi karena Pembiaran, Kak Seto Minta Lakukan Ini

Bullying Terjadi karena Pembiaran, Kak Seto Minta Lakukan Ini

Health | Senin, 24 Juli 2017 | 18:17 WIB

Terkini

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:46 WIB

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 20:43 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

News | Senin, 21 September 2026 | 20:41 WIB

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

News | Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIB

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 20:35 WIB

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:34 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:27 WIB

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:23 WIB

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

News | Senin, 21 September 2026 | 20:20 WIB

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:13 WIB

×