Didukung Jadi Ketum, SOKSI Titip Amanah ke Airlangga Soal Jokowi

Rizki Nurmansyah, Erick Tanjung

Senin, 04 Desember 2017 | 20:55 WIB
Didukung Jadi Ketum, SOKSI Titip Amanah ke Airlangga Soal Jokowi
Ade Komarudin (kanan duduk), Ketua Umum SOKSI, mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga Hartarto (kiri duduk) di ‎kediaman pribadi seorang fungsionaris partai Golkar di Jalan Rajasa I No 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) resmi mendukung Airlangga Hartarto sebagai calon ketua umum Partai Golkar. SOKSI pun mengamanatkan sebuah pesan kepada Airlangga jika terpilih dalam Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Golkar nanti.

Pesannya, agar Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga tetap mendukung dan mengusung Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Ketua Umum Soksi Ade Komarudin menjelaskan, dalam Munaslub rekonsiliasi Partai Golkar di Bali, beberapa waktu lalu, telah memutuskan mendukung Jokowi sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

Keputusan ini diharapkan SOKSI bisa dijaga Airlangga bila terpilih jadi ketum Golkar, menggantikan Setya Novanto yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi e-KTP.

Di samping itu, kata Ade, pendiri SOKSI, Suhardiman juga telah menitipkan pesan untuk mendukung Jokowi menjalani periode kedua sebagai presiden.

"Kebetulan orang tua kami, pendiri Soksi, almarhum Pak Suhardiman, dulu menyampaikan kepada Pak Jokowi agar beliau bisa memimpin--jadi presiden-sampai 2024," ujar Ade di ‎kediaman pribadi seorang fungsionaris partai Golkar di Jalan Rajasa I No 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).

"Ini amanah dari pendiri kami. Insya Allah, Pak Airlangga kalau jadi ketua umum Golkar dijaga baik dukungan kita kepada Pak Jokowi," sambung mantan ketua DPR ini.

Lebih jauh, Ade mengingatkan seluruh kader partai berlambang pohong beringin ini, agar bekerja keras menyukseskan kepemimpinan Jokowi sampai periode berikutnya.

"Dan kedua, efektifkan dukungan itu yang senyata-nyatanya. Kami semua kader Golkar, tanpa terkecual‎i, bahu-membahu menyukseskan Pak Jokowi. Kami memberikan dukungan bukan di atas kertas, buka basa-basi kata-kata, tapi harus kerja nyata. Itulah amanah pendiri kami, dan kami telah sampaikan kepada Pak Airlangga," ujar dia.

baca juga

SOKSI sendiri pada hari ini secara resmi memberikan dukungan kepada Airlangga Hartarto sebagai calon ketua umum Partai Golkar. SOKSI merupakan satu dari delapan organisasi masyarakat pendiri Partai Golkar.

Dukungan kepada Airlangga, diungkapkan Ade, berdasarkan keputusan Rapat Pleno V Dewan Pimpinan Nasional SOKSI di Graha SOKSI, kawasan Pasar Minggu, pada Kamis (30/11/2017) lalu.

Hasil pleno itu juga memerintahkan kepada semua jajaran SOKSI di 34 Provinsi untuk bersatu mendukung dan memenangkan Airlangga menjadi ketum Golkar.

‎"Seluruh jajaran Dewan Pimpinan Daerah SOKSI harus bersatu memenangkan Airlangga dalam Munaslub Partai Golkar," kata dia.

Ade menjelaskan, alasan SOKSI mendukung menteri perindustrian itu menjadi calon ketum Golkar karena yang bersangkutan dinilai sosok yang bersih dan berintegritas.

Menurut dia, Partai Golkar dalam kondisi sakit, ketika Setya Novanto ditahan oleh KPK kasus dugaan korupsi e-KTP.

‎"Kenapa kami dukung beliau, karena Pak Airlangga ini orang baik, punya integritas, terutama di bidang politik dan ekonomi. Kami butuh dokter yang tepat, dan dokter spesialis untuk mengobati Golkar yang sedang sakit," jelasnya.

Deklarasi dukungan SOKSI ini dihadiri langsung Airlangga Hartarto. Dalam kesempatan itu, Airlangga menerima dukungan ormas pendiri Golkar tersebut.

‎"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya terima dukungan SOKSI. Termasuk amanah pendiri SOKSI untuk menjaga dukungan Golkar dalam pencalonan Bapak Jokowi di Pilpres 2019," ucap Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC

Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:36 WIB

Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi

Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:00 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Terkini

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:32 WIB

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:25 WIB

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:23 WIB

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB