Gerindra Cari Peluang di Pilkada Jabar Kala Golkar Berpolemik

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 05 Desember 2017 | 18:38 WIB
Gerindra Cari Peluang di Pilkada Jabar Kala Golkar Berpolemik
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono [suara.com/Dian Rosmala]
Partai-partai lain sudah berkoalisi mengusung kandidat di pilkada Jawa Barat. Tapi, hingga saat ini, Partai Gerindra belum juga menentukan sikap.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengungkapkan ada beberapa opsi yang masih dijajaki. Pertama, mengusung calon sendiri, tapi masih terkait dengan pasangan yang diusung Partai Demokrat, yakni Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu.

"Disana ada faktor pak Syaikhu yang diusung dengan Kang Deddy Mizwar oleh Demokrat," kata Ferry di Sari Pan Pasific Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).

Kedua, Gerindra menunggu dinamika politik yang berlangsung di internal Partai Golkar. Menurut Ferry dorongan dari luar Golkar agar mereka sesegera mungkin menyelenggarakan musyawarah nasional luar biasa untuk memilih ketua umum pengganti Setya Novanto bisa mempengaruhi keputusan mereka di pilkada Jawa Barat. Seperti diketahui, pada saat ini, Golkar sudah deklarasi mengusung Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien.

"Adanya dorongan dari luar partai Golkar, ada dorongan dari Ketua DPD II Partai Golkar, terutama Jabar Pak Dedi Mulyadi ikut aktif mendorong Munaslub. Saya nggak tahu kapan munaslub, tapi kalau bacaan kami munaslub mengubah ketum Partai Golkar dan mengubah pilihan di Jawa Barat," tutur Ferry.

Jika munaslub Golkar dilaksanakan sebelum masa pendaftaran pasangan calon ke KPUD, kata Ferry, peluang terjadi perubahan keputusan sangat lebar.

"Misalnya yang semula RK (Ridwan) beralih lagi ke Dedi Mulyadi yang juga ketua DPD Jabar. Dinamika ini oleh partai Gerindra lagi dicermati," ujar Ferry.

Survei Poltracking

Lembaga Poltracking merilis hasil survei periode 10 hingga 15 November 2017 tentang elektabilitas kandidat menjelang pilkada Jawa Barat. Ridwan Kamil berada pada posisi teratas dibanding Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

"Dalam simulasi tiga nama kandidat Ridwan Kamil (46,8) persen, adalah kandidat dengan tingkat elektabilitas tertinggi di antara semua kandidat dalam simulasi. Selanjutnya diikuti elektabilitas Deddy Mizwar (27,6) persen, Dedi Mulyadi (10,3) persen. Dua kandidat tertinggi ini memiliki gap elektabilitas signifikan di angka 19,2 persen," kata Direktur Utama Poltracking Hanta Yuda.

Melihat hasil survei tersebut, Ferry belum puas. Sebab, setelah tanggal 15 November -- survei tersebut dilakukan -- banyak dinamika politik yang terjadi, termasuk di internal Partai Golkar.

Menurut Ferry kasus Setya Novanto berpengaruh pada elektabilitas Ridwan Kamil.

"Peristiwa penahanan Ketum partai Golkar (Setya Novanto) itu pasti jadi pengaruh besar. Karena memang kebetulan Pak RK sudah melakukan pemasangan gambar-gambar yang disitu digambarkan dengan Ketum Partai Golkar. Itu akan kita lihat suvei internal Gerindra," kata Ferry.

Selain itu, Gerindra juga mempelajari dinamika yang terjadi antara PDI Perjuangan dan Nasional Demokrat di Jawa Barat. Kedua partai ini tidak berkoalisi.

"Dinamika Nasdem dan PDIP juga menarik. Seharusnya sebagai partai pendukung Pemerintah memiliki prevensi yang sama. Seharusnya PDIP dan Nasdem bisa satu perahu. kita sedang menyelidiki kenapa ada perbedaan itu," kata Ferry.
 
Golkar makin pede

Survei Poltracking semakin membuat Partai Golkar yakin mengusung pasangan Ridwan Kamil - Danie Mutaqien.

"Memang kalau dilihat elektabilitas Kang Emil (Ridwan) ini membuktikan bahwa kang Emil masih sangat kuat untuk saat ini, kita tahu ini snap shot untuk membaca saat ini," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar TB Ace.

Dibanding dengan sejumlah kandidat lain, posisi elektabilitas Ridwan berada pada posisi teratas, 46,8 persen. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan Deddy Mizwar 27,6 persen dan Dedi Mulyadi 10,3 persen. Hasil ini berdasarkan simulasi pertarungan tiga bakal calon.

"Tentu ini semakin mengonfirmasi atas pilihan parati Golkar, kenapa Partai Golkar ditujukan kepada Kang Emil," ujar Ace.

Menurut Ace pertimbangan memilih Ridwan bukan saja terkait tingkat elektabitas Ridwan yang paling tinggi, tetapi juga melihat tren elektabilitas kader Golkar Dedi Mulyadi yang tidak cukup bagus untuk bertarung.

Partai Golkar menunjuk Daniel menjadi calon pendamping Ridwan karena dia diyakini dapat menambah kontribusi suara.

"Daniel Mutaqiem ini memberikan kontribusi terhadap elektabilitas dari kang Emil. Kalau kita melihat tadi survei, kita lihat simulasinya, head to head antara kang Emil-Daniel, Kang Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu, kan ternyata elektabilitas pasangan kami sangat besar," tutur Ace.

"Kalau kita lihat dari segi kontribusi elektoral Emil, saya kira pasangan Emil - Daniel ini adalah pasangan yang tepat. Oleh karena itu Golkar tepat sekali mengusulkan nama Daniel Mutaqien sebagai calon Wakil Gubernur," Ace menambahkan.

Survei dilaksanakan tanggal 10-15 November 2017 dengan melibatkan 1200 responden. Adapun tingkat kepercayaan survei yaitu 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perang Bintang di Pilkada Jabar: Deretan Pesohor Rebut Kursi Kekuasaan

Perang Bintang di Pilkada Jabar: Deretan Pesohor Rebut Kursi Kekuasaan

Liks | Selasa, 03 Desember 2024 | 19:09 WIB

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi: Menang Pilgub Jabar 2024, Mantan Istri Kalah Telak di Pilkada Purwakarta!

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi: Menang Pilgub Jabar 2024, Mantan Istri Kalah Telak di Pilkada Purwakarta!

News | Senin, 02 Desember 2024 | 13:27 WIB

Deretan Kontroversi Dedi Mulyadi: Dituding Musyrik hingga Digugat Cerai Istri, Kini Menang Telak Pilgub Jabar 2024!

Deretan Kontroversi Dedi Mulyadi: Dituding Musyrik hingga Digugat Cerai Istri, Kini Menang Telak Pilgub Jabar 2024!

News | Sabtu, 30 November 2024 | 13:07 WIB

Nyoblos Pilkada Jabar, RK Kaget Lihat Bocil Pakai Jersey Viking-The Jak: Beli di Mana?

Nyoblos Pilkada Jabar, RK Kaget Lihat Bocil Pakai Jersey Viking-The Jak: Beli di Mana?

Kotak Suara | Rabu, 27 November 2024 | 12:39 WIB

Mau Gaet Suara Anak Abah di Jabar, Syaikhu-Ilham Habibie Harap Anies Turun Gunung Kampanye

Mau Gaet Suara Anak Abah di Jabar, Syaikhu-Ilham Habibie Harap Anies Turun Gunung Kampanye

News | Kamis, 14 November 2024 | 19:53 WIB

Momen Cawagub Ronal Tak Kuasa Menahan Tangis Kala Bertemu Anak Yatim, Janjikan Beasiswa Bagi Hafiz Alqur'an

Momen Cawagub Ronal Tak Kuasa Menahan Tangis Kala Bertemu Anak Yatim, Janjikan Beasiswa Bagi Hafiz Alqur'an

Kotak Suara | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 12:19 WIB

Survei Pilkada Jabar versi Poltracking: Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie Keok, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Mendominasi

Survei Pilkada Jabar versi Poltracking: Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie Keok, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Mendominasi

Kotak Suara | Kamis, 26 September 2024 | 15:29 WIB

Pakar Sarankan Cagub-Cawagub Jakarta Dan Jabar Amankan Dukungan Supporter Bola, Ini Alasannya

Pakar Sarankan Cagub-Cawagub Jakarta Dan Jabar Amankan Dukungan Supporter Bola, Ini Alasannya

Kotak Suara | Minggu, 15 September 2024 | 12:13 WIB

Waduh, Bawaslu Jabar Temukan Dokumen Administrasi Pasangan Calon Pilgub Jabar Belum Valid

Waduh, Bawaslu Jabar Temukan Dokumen Administrasi Pasangan Calon Pilgub Jabar Belum Valid

Kotak Suara | Selasa, 10 September 2024 | 13:25 WIB

Kata Dedi Mulyadi Saat Soroti Kehadiran Buzzer di Pilgub Jabar

Kata Dedi Mulyadi Saat Soroti Kehadiran Buzzer di Pilgub Jabar

Kotak Suara | Minggu, 08 September 2024 | 19:06 WIB

Terkini

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB