Anies Ditemui Nelayan Korban Reklamasi

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 07 Desember 2017 | 15:34 WIB
Anies Ditemui Nelayan Korban Reklamasi
Anies Baswedan dan pengacara Tigor Hutapea [suara.com/Bowo Raharjo]
Gubernur Jakarta Anies Baswedan menerima kedatangan anggota Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta. Usai pertemuan, Ketua Komunitas Nelayan Tradisional Iwan Karmidi mengatakan tadi membicarakan dampak reklamasi bagi nelayan.

"Datang ke pak gubernur sampaikan aspirasi mengenai dampak reklamasi dan kesengsaraan nelayan. Nelayan selama ini sudah disengsarakan," ujar Iwan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Menurut Iwan tidak ada yang mau bertanggungjawab terhadap dampak reklamasi yang dirasakan nelayan. Itu sebabnya, Iwan meminta Anies menghentikan proyek reklamasi.

"Kalau reklamasi 17 pulau dilanjutkan artinya nelayan dengan sendirinya akan terusir dari teluk Jakarta. Maka dari itu kami nelayan tetap satu dan tetap menolak reklamasi dan akan melawan. Reklamasi secepatnya harus dihentikan," kata Iwan.

Kuasa hukum Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Tigor Gemdita Hutapea menambahkan nelayan dan warga sejak awal menolak proyek reklamasi.

"Ini jadi satu masukan berharga bagi Pak Anies dan Sandi untuk ambil langkah-langkah hentikan reklamasi. Mungkin salah satu yang bisa dilakukan kemarin sudah dilakuka. Pak Anies mencabut salah satu perda yang isinya tentang reklamasi," kata Tigor.

Menurut Tigor pemerintah memiliki banyak cara untuk menghentikan proyek pulau buatan. Di antaranya tidak melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

"Terus juga bagaimana menghentikan seluruh jalannya aktivitas yang ada di Pulau C dan D bangunan yang ada perlu ada langkah hukum atau penindakan hukum terkait bangunan yang sudah ada," kata dia.

"Kemudian ada juga beberapa pergub yang mengatur soal tata ruang bangunan itu kalau bisa cabut juga. Kami harap itu dicabut sehingga tidak ada lagi dasar untuk bagi pengembang menjalankan bangunan yang ada," Tigor menambahkan.

Setelah mendapat masukan warga, Anies mengucapkan terima kasih.

"Itu akan menjadi bahan kita untuk nanti menyusun kebijakan. Seperti diketahui saat ini kita sedang dalam fase penyusunan tim yang nanti secara khusus penataan kawasan pesisir pantai Jakarta," kata Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB