Hezbollah Lebanon Serukan Intifada di Palestina

Reza Gunadha

Jum'at, 08 Desember 2017 | 08:55 WIB
Hezbollah Lebanon Serukan Intifada di Palestina
Para pendukung Hizbullah saat menyimak pidato Sayyed Hassan Nasrallah, dalam sebuah acara di Beirut, Lebanon, 20 Oktober 2015 lalu. [Reuters/Aziz Taher]

Suara.com - Gerakan Hezbollah di Lebanon mendukung seruan Hamas Palestina untuk melakukan intifada gelombang ketiga untuk melawan Israel.

Intifada tersebut, seperti dilansir Rusia Today, Kamis (7/12/2017), dilakukan sebagai respons atas deklarasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Respons yang terpenting atas deklarasi itu adalah, seluruh rakyat Palestina dari berbagai agama dan spektrum politik melakukan intifada," kata Sayyid Hasan Nasrallah, pemimpin Hezbollah saat berpidato di televisi.

Selain intifada, kata Sayyid Nasrallah, negara-negara Islam harus segera menggelar pertemuan untuk melakukan deklarasi balasan.

"Kita harus mendeklarasikan bahwa Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina," tegasnya.

Sebelumnya, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, seperti dilansir Independent, menyerukan agar rakyat Palestina lintas faksi menggelar gelombang baru aksi intifada melawan Israel.

"Kami menyerukan kepada seluruh faksi dan rakyat Palestina untuk membangkitkan intifada gelombang ketiga di jalan-jalan untuk melawan zionis Israel," tegas Ismail dalam pidatonya.

Hamas menilai deklarasi Presiden AS Donald Trump mengenai status Yerusalem, merupakan langkah yang sama sekali salah.

"Trump sudah membuka 'gerbang neraka' di Yerusalem," tukasnya.

baca juga

Ismail mengumumkan Hamas akan menggelar "hari kemarahan" pada Jumat (8/12) hari ini. Aksi protes dan perlawanan lainnya disebut akan dilakukan pada Jumat besok.

Karikatur mengenai intifada. [Cartoon Movement]

Intifada secara etimologi berasal dari bahasa Arab yang berarti "melepaskan diri". Intifada menjadi istilah untuk melakukan perlawanan di jalanan oleh rakyat Palestina terhadap militer Israel.

Intifada gelombang pertama dimulai pada tahun 1987 dan berakhir pada 1993, yakni ditandai dengan penandatanganan Persetujuan Oslo dan pembentukan Otoritas Nasional Palestina.

Sementara intifada gelombang kedua digelar sejak 29 September 2000 sampai 8 Februari 2005. Intifada tersebut dilakukan karena PM Israel saat itu, Ariel Sharon, dan 1.000 orang bersenjata memasuki lingkungan Masjid Al Aqsa.

Dalam intifada, warga sipil Palestina kerapkali meggunakan ketapel berpeluru batu untuk dilepaskan ke arah militer Israel. Sementara kelompok-kelompok dari Hamas maupun faksi-faksi komunis Palestina juga memakai senjata api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi Usul Abu Dis Jadi Ibu Kota Palestina

Arab Saudi Usul Abu Dis Jadi Ibu Kota Palestina

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 08:35 WIB

PGI: Gereja-Gereja Tak Akui Deklarasi Trump soal Yerusalem

PGI: Gereja-Gereja Tak Akui Deklarasi Trump soal Yerusalem

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 07:51 WIB

Ridwan Kamil 'Surati' Trump Soal Keputusannya Atas Yerusalem

Ridwan Kamil 'Surati' Trump Soal Keputusannya Atas Yerusalem

Tekno | Jum'at, 08 Desember 2017 | 07:06 WIB

Militer Israel Bentrok dengan Demonstran Palestina

Militer Israel Bentrok dengan Demonstran Palestina

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 01:15 WIB

31 Demonstran Palestina Ditembak Tentara Israel

31 Demonstran Palestina Ditembak Tentara Israel

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 23:32 WIB

Terkini

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:05 WIB

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:52 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×