Ada yang Belum Move On, Sandiaga: Jangan Main Api

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2017 | 12:36 WIB
Ada yang Belum Move On, Sandiaga: Jangan Main Api
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Senin (11/12/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno berkomitmen mempersatukan warga Jakarta pascapilkada Jakarta 2017. Ia tidak ingin masyarakat kembali terbelah karena sempat beda pilihan politik. 
 
Sandiaga mengatakan salah satu upaya yang dilakukan adalah, dengan cara tak mengunggah video rapat ke akun Youtube Pemprov DKI Jakarta.
 
"Pokoknya saya akan pasang badan, saya ini ingin kerukunan warga, kalau masalahnya adalah transparasi silakan telusuri," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/12/2017).
 
Ia mengungkapkan banyak masyarakat Jakarta yang memberikan komentar negatif dan saling serang di kolom komentar video yang diunggah Pemprov DKI di YouTube. 
 
Video yang memperlihatkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga tengah memimpin rapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah itu mendapat komentar beragam dari netizen. Sandiaga khawatir akan menimbulkan konflik yang bermula dari komentar di sosial media.
 
"Ini mau masuk Natal dan tahun baru, kita buat suasana yang rukun dan damai. Jangan main api, saya bilang. Untuk memercikkan yang tadinya olok-olok tiba-tiba bisa diikuti sama persekusi, terus nanti kedua belah pihak yang masih belum move on ini dari pilkada," kata Sandiaga.
 
Politikus Partai Gerindra menganggap banyak masyarakat Jakarta yang belum menerima pasangan Anies dan Sandi menjabat. 
 
"Kita buka-bukaan saja lah, kan cuma sekelompok kecil masyarakat baik yang pro kepada (pemerintahan) sekarang, yang lagi megang amanah," kata dia.
 
"Kami hati-hati banget, jangan sampai kita deketin drum bensin ke percikan api. Kalau nanti sampai kejadian kebakaran besar (bagimana?) dan ini ingin menghadapi Asian Games," Sandiaga menambahkan.
 
Lebih jauh, Sandiaga memastikan Pemerintah DKI tetap mengedepankan transparansi. 
 
Untuk masyarakat yang ingin mengetahui video rapat yang kini tidak lagi diunggah ke akun Youtube Pemprov DKI, organisasi dan kelompok masyarakat, kata Sandiaga, bisa mengajukan surat permohonan ke Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Dian Ekowati. 
 
Nantinya data atau informasi yang dibutuhkan akan diberikan.
 
"Jadi itu saya sudah berulang kali nih (katakan), dan ini kali terakhir ya saya ngomong. Jadi daripada kita bicarakan, tulis surat kepada Bu Dian bisa full access," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjalanan Karier Sandiaga Uno Jadi 'Wakil Langganan', Bakal Berjaya Bersama Ganjar?

Perjalanan Karier Sandiaga Uno Jadi 'Wakil Langganan', Bakal Berjaya Bersama Ganjar?

Video | Sabtu, 29 April 2023 | 15:00 WIB

Terkini

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:48 WIB

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:29 WIB

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:58 WIB

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:23 WIB

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:05 WIB

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:28 WIB

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:18 WIB

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB