Polda Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Aksi Protes Donald Trump

Reza Gunadha | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 15 Desember 2017 | 18:29 WIB
Polda Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Aksi Protes Donald Trump
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Polda Metro Jaya akan mengawasi aksi akbar 3 juta orang menolak pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017).

Polisi memastikan bakal mengamankan aksi yang dinisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu, karena estimasi jumlah pesertanya melebihi jumlah serial aksi anti-Ahok.

"Surat pemberitahuan sudah masuk dan tembusan ke Mabes Polri. Acara rencananya dilaksanakan mulai subuh dari Masjid Istiqlal dan selesai jam 12.00 siang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2017).

Dia mengatakan, MUI sebagai penyelenggara aksi telah berkomunikasi dengan aparat keamanan untuk kelancaran acara.

Aparat Kepolisian akan mengamankan unjuk rasa di semua titik, mulai dari Masjid Istiqlal hingga kawasan silang Monas. Termasuk, mengatur arus lalu lintas yang diperkirakan akan macet, sehingga akan ada pengalihan arus di kawasan Monas dan sekitarnya.

"Kami amankan semua titik. Arus lalu lintas menuju ke sana juga situasional. Kemungkinan ada pengalihan arus ya dialihkan," terangnya.

Dalam pengamanan aksi akbar itu, Polri akan mengerahkan puluhan ribu personel. Aparat akan disebar di sejumlah titik, mulai dari Monas dan Masjid Istiqlal.

"Ada 20.000 lebih personel. Untuk objek vital juga akan kami amankan," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin mengajak negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Mesir serta negara-negara di Teluk untuk bersatu padu melawan bentuk-bentuk penjajahan dan adu domba yang selama ini dilakukan oleh Amerika Serikat.‎‎

"Kita semua seraya bersama-sama menegaskan bahwa Palestina adalah sebuah negara dengan Yerusalem sebagai Ibu Kota negara Palestina," kata Ma'ruf Amin di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2017).

Dia menyatakan, penjajahan terhadap bangsa Palestina harus ditentang dan dilawan. Sebab hal itu bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang diamanatkan dalam konstitusi, yakni UUD 1945.

MUI mengajak seluruh stakeholder, ormas, tokoh lintas agama, diplomat serta seluruh masyarakat di Indonesia untuk melakukan aksi menolak pengakuan sepihak atas Yarusalem sebagai Ibu Kota Israel di Monas pada Minggu (17/12).

MUI juga meminta kepada seluruh umat Islam sedunia untuk membacakan qunut nazila sebagai bentuk dukungan spiritual bagi keutuhan dan keselamatan bangsa dan negara Palestina dari penjajahan dan kezaliman yang dilakukan para penjajah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kutuk Trump, Tak Ada Festival Natal di Kampung Halaman Yesus

Kutuk Trump, Tak Ada Festival Natal di Kampung Halaman Yesus

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 14:05 WIB

Albania Tolak Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Albania Tolak Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 07:29 WIB

Polisi Mau  Periksa Saksi Kunci Kasus Video Porno Alumni UI

Polisi Mau Periksa Saksi Kunci Kasus Video Porno Alumni UI

News | Kamis, 14 Desember 2017 | 17:55 WIB

Fawzi, Bocah Palestina Ini Simbol Baru Aksi Perlawanan Yerusalem

Fawzi, Bocah Palestina Ini Simbol Baru Aksi Perlawanan Yerusalem

News | Kamis, 14 Desember 2017 | 17:42 WIB

Asal Usul Nama Geng 'Rawa Lele 212' yang Bacok Dua Polisi

Asal Usul Nama Geng 'Rawa Lele 212' yang Bacok Dua Polisi

News | Kamis, 14 Desember 2017 | 13:06 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB