Langkah Golkar Membangun Koalisi Besar di Pilkada Jabar

Ririn Indriani, Dian Rosmala

Jum'at, 22 Desember 2017 | 05:19 WIB
Langkah Golkar Membangun Koalisi Besar di Pilkada Jabar
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (18/12)

Suara.com - DPD Partai Golkar Jawa Barat telah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membahas rencana koalisi Pilgub Jawa Barat 2018.

Menurut Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, langkah tersebut dapat menghasilkan pasangan calon yang mampu menampung aspirasi kepentingan partai dan masyarakat.

"Kita tidak dulu bicarain orang, kita bicarain mitra koalisi. Kalau sudah terbentuk mitra koalisi, biar mitra koalisi itu menentukan orang gitu lo. Jadi jangan kita yang menentukan diri kita (sebagai calon) sedangkan lembaganya (partai) orang lain (memiliki pandangan lain)," kata Dedi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/12/2017) malam.

Bupati Purwakarta itu mengatakan, terbukanya berbagai arah perubahan dukungan dan koalisi masih sangat memungkinkan untuk terjadi. Maka dari itu perlu berbagai pertimbangan untuk menghadapi Pilgub Jabar 2018, sebab menyangkut kepentingan masyarakat banyak.

"Sebagai Ketua Partai Golkar Jawa Barat, saya harus berbicara mengenai kepentingan kelembagaan dan kepentingan masyarakat. Maka dari itu kita harus merumuskan bersama (paslon). Satu sama lain merasa sederajat, tidak ada yang merasa lebih tinggi," ujar Dedi.

Menurutnya keputusan arahan koalisi dan mementukan paslon pada akhirnya akan ditentukan oleh Dewan Pimpinan Pusat antar partai politik.

"Nanti keputusan antara kesepakatan DPP saja berkoalisi dengan siapa pasangannya, harus dengan siapa kan gitu nanti dilihat dulu. Nanti baru kita mengambil langkah," kata Dedi.

Sebelumnya, Golkar telah mencabut dukungannya kepada Ridwan Kamil pada pencalonan Gubernur di Jabar 2018. Keputusan tersebut tertuang dalam surat keputusan DPP Partai Golkar yang ditandangani oleh Ketua Umum Golkar terpilih Airlangga Hartarto dan Sekjen Idrus Marham.

Golkar Usung Dedi Mulyadi
Menurut Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa dan Sumatera Partai Golkar Nusron Wahid, berdasarkan hasil rapat tim Pilkada Golkar pada Kamis (21/12/ 2017), Golkar telah resmi memberi dukungan kepada Dedi untuk maju sebagai calon Gubernur atau calon Wakil Gubernur Jawa Barat.

"Jawa Barat kita sudah memutuskan mendukung Dedi Mulyadi menjadi gubernur atau wakil gubernur. Sudah fix," kata Nusron di DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Kamis (21/12/2017).

Dedi diberi waktu sampai awal Januari untuk mencari pasangannya, serta menjalin komunikasi dengan partai lain di luar yang mengusung Ridwan Kamil dan Sudrajat.

"Yaitu dengan Demokrat yang sudah mengusung Deddy Mizwar, juga dengan PDIP, juga dengan Hanura. Jadi ada empat partai, Golkar, Demokrat, PDIP dan Hanura," kata Nusron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Ketua Golkar, Airlangga: Kantong Saya Penuh Titipan Nama

Jadi Ketua Golkar, Airlangga: Kantong Saya Penuh Titipan Nama

News | Kamis, 21 Desember 2017 | 10:21 WIB

Slogan Golkar Bersih, Diharapkan Bisa Pulihkan Nama Baik Partai

Slogan Golkar Bersih, Diharapkan Bisa Pulihkan Nama Baik Partai

News | Kamis, 21 Desember 2017 | 06:54 WIB

JK: Lima Ketua Umum dalam 3,5 Tahun, Rekor bagi Golkar

JK: Lima Ketua Umum dalam 3,5 Tahun, Rekor bagi Golkar

News | Kamis, 21 Desember 2017 | 03:03 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×