Geng Penjarah Toko di Depok Sempat Disiram Air oleh Emak-Emak

Reza Gunadha | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 26 Desember 2017 | 16:30 WIB
Geng Penjarah Toko di Depok Sempat Disiram Air oleh Emak-Emak
Kondisi kontrakan anggota geng motor rampok di Depok. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Geng motor yang menjarah toko pakaian Fernando Store, Depok, Jawa Barat, ternyata sudah lama meresahkan warga setempat.

Nindi (22), warga yang tinggal di dekat rumah indekos anggota geng motor tersebut, Jalan Pitara Raya, Kelurahan Pancoran Mas, Depok, mengakui geng itu masyarakat sebenarnya sudah “gerah” terhadap perilaku mereka.

"Setahu saya, mereka baru mengontrak di sini sejak satu bulan lalu. Sejak itu, kontrakan tersebut ramai oleh remaja-remaja, perempuan maupun laki-laki,” kata Nindi kepada Suara.com, Selasa (26/12/2017).

Nindi mengungkapkan, ia maupun warga tidak begitu mengenal para remaja anggota geng motor yang mengontrak.

"Itu kayaknya bukan anak-anak dari sini. Ada juga wanita-wanita, ya cabe-cabean begitu lah mas yang juga sering ke kontrakan. Tapi mereka nggak pernah negor atau kenal saya," ujar Nindi.

Nindi sebagai warga cukup terganggu oleh aktivitas para anggota geng motor tersebut.

"Itu mereka berisiknya setiap malam mas, banyak motor yang datang. Main-main gitar, berisik mengganggu warga," tukasnya.

Nindi menambahkan, orang tuanya sempat menegur gerombolan itu di rumah kontrakan. Namun mereka cuek, tak mengindahkan nasihat.

"Itu ibu saya sempat menegur mereka. Tapi mereka cuek saja. Nggak mau denger omongan ibu saya kalau berisik malam malam ganggu warga," jelasnya.

Nindi juga menceritakan, ibunya sempat menyiram gerombolan itu pakai air karena mereka terlampau berisik saat di kontrakan.

" Ibu saya juga sempat siram air ke mereka. pakai ember. Tapi ya tetap cuek aja mereka main gitar nyanyi-nyanyi mas," ujar Nindi.

Untuk diketahui, Polisi mengamankan sebanyak 27 orang anggota geng motor. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi menetapkan 8 tersangka, yakni AB, AP, E, AG, F, BA, Y, dan EV.

Kerugian yang ditanggung pemilik toko korban penjarahan mereka mencapai Rp13 juta.

Aksi sekelompok pemuda bersepeda motor terekam melalui kamera pengawas atau CCTV.  Video aksi penjarahan yang berdurasi 1 menit 27 detik itu pun ramai diperbincangkan warganet setelah beredar luas di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kondisi Kontrakan Geng Motor Rampok di Depok

Begini Kondisi Kontrakan Geng Motor Rampok di Depok

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 16:19 WIB

Anggota Geng Motor Rampok di Depok Positif Narkoba

Anggota Geng Motor Rampok di Depok Positif Narkoba

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 14:18 WIB

Ini Dia Daerah Sasaran Geng Motor Rampok di Depok

Ini Dia Daerah Sasaran Geng Motor Rampok di Depok

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 13:55 WIB

3 Perempuan dan 5 Laki-Laki Jadi Tersangka Penjarahan Toko Baju

3 Perempuan dan 5 Laki-Laki Jadi Tersangka Penjarahan Toko Baju

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 12:40 WIB

26 Anggota Geng Motor Jarah Toko Pakaian di Depok

26 Anggota Geng Motor Jarah Toko Pakaian di Depok

News | Senin, 25 Desember 2017 | 15:57 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB