Twitter Hapus Akun Gadis Palestina yang Tampar Militer Israel

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 29 Desember 2017 | 14:13 WIB
Twitter Hapus Akun Gadis Palestina yang Tampar Militer Israel
Ahed Tamimi, gadis Palestina berusia 16 tahun saat digiring oleh polisi Israel ke ruang persidangan, Kamis (28/12/2017). Ahed Tamimi menjadi ikon perlawanan Palestina terhadap penjajahan Israel. [Ahmad Gharabli/AFP]

Suara.com - Twitter Inc mendadak menghapus akun pribadi milik pemudi Palestina bersuai 16 tahun, Ahed Tamimi, yang sedang ditahan Israel sejak pekan lalu.

Namun, seperti dilansir Rusia Today, Kamis (28/12/2017), warganet pro-Palestina telah membuat akun lain untuk Tamimi dan menyebar tulisan agar Twitter Inc kembali mengaktifkan akun asli gadis yang mendapat penghargan sebagai “Gadis Pemberani Palestina” tersebut.

“Kami belum mengetahui apa alasan Twitter menghapus akun tersebut. Kami menduga, mereka memang melarang akun Ahed,” tutur Manal Tamimi, saudara Ahed.

Rusia Today memberitakan, meski alasan Twitter menghapus akun Ahed belum diketahui, perusahaan microbloging tersebut sudah sejak lama bekerja sama dengan Israel.

Tahun 2016, Menteri Kehakiman Israel Ayelet Shaked menuturkan Twitter sudah mau menghapus tulisan maupun gambar yang dianggap “membahayakan Israel”.

Ahed Tamimi sendiri ditangkap dalam penggerebekan tentara Israel di rumahnya, Nabi Saleh, Tepi Barat, Palestina, pada pekan lalu.

Sebelum ditangkap, video rekaman Ahed dan seorang gadis lainnya bersitegang dengan militer Israel viral di media-media sosial. Dalam video itu, Ahed tampak menampar satu serdadu zionis.

Meski masih berusia kanak-kanak, Ahed sudah kenyang dengan aksi represif militer Israel. Ia juga sejak lama terlibat dalam aksi perlawanan terhadap penjajahan Israel.

Sejak berusia lebih kecil, Ahed sudah terlibat dalam aksi-aksi demonstasi menentang penjajahan Israel di Tepi Barat.

Nama Ahed mulai terkenal ketika tahun 2012, yakni ketika ia terpotret tengah mengigit tangan tentara Israel yang sedang menyeret kakak laki-lakinya.

Ahed Tamimi (berbaju merah muda) saat melawan tentara Israel yang hendak menahan kakaknya tahun 2015. [AFP]

Keluarga Tamimi juga dikenal sebagai aktivis militan kemerdekaan Palestina. Nour, sepupu Tamimi, ada dalam penjara Israel. Sang ibu, Nariman Tamimi, juga ditahan saat mengunjungi putrinya di kantor polisi.

Mohammed, sepupu lain Ahed, ditembak militer Israel pada awal Desember 2017. Mohammed kekinian baru keluar dari rumah sakit setelah mendapat perawatan intensif atas luka tembaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolak Gabung Militer, Pelajar Israel: Kami Tak Mau Ikut Menjajah!

Tolak Gabung Militer, Pelajar Israel: Kami Tak Mau Ikut Menjajah!

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 12:25 WIB

Israel Bikin Stasiun Bernama Trump di Yerusalem

Israel Bikin Stasiun Bernama Trump di Yerusalem

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 00:45 WIB

Kisah Bocah-Bocah Palestina yang Ditangkap Israel

Kisah Bocah-Bocah Palestina yang Ditangkap Israel

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 17:46 WIB

Bebas, Bocah Ikon Perlawanan Palestina Ungkap Kejamnya Israel

Bebas, Bocah Ikon Perlawanan Palestina Ungkap Kejamnya Israel

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 13:20 WIB

Keji, Anggota Dewan Israel Cegat Bus dan Hina Ibu-Ibu Palestina

Keji, Anggota Dewan Israel Cegat Bus dan Hina Ibu-Ibu Palestina

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 16:48 WIB

Terkini

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:36 WIB

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB