Kisah Bocah-Bocah Palestina yang Ditangkap Israel

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 28 Desember 2017 | 17:46 WIB
Kisah Bocah-Bocah Palestina yang Ditangkap Israel
Mohammed, bocah Palestina, tengah bermain didepan rumah keluarganya di Kamp Pengungsian Shati, Gaza, 30 Januari 2014. [MOHAMMED ABED/AFP]

Suara.com - Sebanyak 6.831 warga sipil Palestina ditangkap militer Israel, sejak gelombang aksi massa melanda kawasan tersebut untuk memprotes deklarasi Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem ibu kota Israel.

Berdasarkan data B'Tselem—lembaga pemantau HAM di ISrael—yang dikutip Telesur TV, Rabu (27/12/2017), 331 orang dari total 6.831 warga Palestina yang ditangkap Israel adalah anak-anak.

Sementara data yang dipublikasikan Masyarakat Tahanan Palestina (PPS), terdapat sedikitnya 610 orang yang dijebloskan ke penjara oleh Israel sampai tanggal 6 Desember 2017.

Ratusan orang yang ditahan Israel tersebut, termasuk 170 anak-anak dan 12 perempuan Palestina.

Deklarasi Trump megenai Yerusalem telah memantik kemarahan dari segala penjuru dunia. Warga sipil Palestina yang bedomisili di Tepi Barat, Jalur Gaza, maupun Yerusalem Timur juga dimobilisasi untuk menggelar demonstrasi mempertahankan Al Quds—nama Yerusalem dalam bahasa Arab—sebagai ibu kota mereka kelak.

Demonstrasi tersebut direspons secara represif oleh militer Israel. Hingga kekinian, tercatat 12 demonstran yang tewas di tangan militer Israel, termasuk seorang penyandang cacat.

"Banyak warga Palestina, termasuk anak-anak, yang ditangkap dalam serbuan militer Israel. Penggerebekan itu selalu dilakukan pada dini hari di sejumlah daerah Palestina maupun daerah pendudukan seperti Yerusalem Timur," demikian pernyataan yang dirilis B'Tselem.

Lembaga nirlaba tersebut juga menyoroti aksi represif militer Israel yang turut menyasar anak-anak Palestina.

Bahkan, B'Tselem juga mengungkapkan anak-anak Palestina sudah menjadi target persekusi militer Israel jauh sebelum deklrasi Trump.

"Pada tanggal 20 Oktober 2017, ratusan militer Israel memasuki wilayah Palestina di al-Esawiyah pada pukul 23.30 malam, menyerbu belasan rumah dan menahan 51 warga termasuk 26 anak-anak berusia 15 sampai 17 tahun," terang B'Tselem.

Seorang warga Palestina yang pernyataannya dikutip B'Tselem menggambarkan suasana mencekam saat militer Israel datang untuk merampas anak-anaknya.

Ahed Tamimi, gadis Palestina saat bersitegang dan menampar tentara Israel, Jumat (15/12/2017). [AFP]

"Jam 4 subuh, istriku bernama Jihad dan aku sendiri terbangun karena pintu rumah kami digedor. Kami melihat satu perempuan polisi dan 4 laki-laki polisi Israel berdiri di depan ruang tidur kami bersama seekor anjing pelacak," tutur saksi mata tersebut seperti dikutip B'Tselem.

"Mereka meminta anak-anak kami. Mereka meminta anak-anak kami berganti pakaian dan menggiring mereka keluar. Istriku mencoba mencegah, tapi justru menjadi sasaran polisi itu. Anakku yang pertama, kali pertama ditahan Israel pada usia 9 tahun," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bebas, Bocah Ikon Perlawanan Palestina Ungkap Kejamnya Israel

Bebas, Bocah Ikon Perlawanan Palestina Ungkap Kejamnya Israel

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 13:20 WIB

Keji, Anggota Dewan Israel Cegat Bus dan Hina Ibu-Ibu Palestina

Keji, Anggota Dewan Israel Cegat Bus dan Hina Ibu-Ibu Palestina

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 16:48 WIB

Dewan Islam-Kristen Yerusalem Desak Bikin Tentara Palestina

Dewan Islam-Kristen Yerusalem Desak Bikin Tentara Palestina

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 13:47 WIB

Dubes AS: Jangan Sebut Tepi Barat 'Wilayah Pendudukan' Israel

Dubes AS: Jangan Sebut Tepi Barat 'Wilayah Pendudukan' Israel

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 12:59 WIB

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 07:49 WIB

Terkini

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB