Buruh Bekasi Ditembak Rampok, 3 Orang Babak Belur

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 29 Desember 2017 | 15:38 WIB
Buruh Bekasi Ditembak Rampok, 3 Orang Babak Belur
Ilustrasi perkelahian. (shutterstock)

Suara.com - Seorang karyawan toko di Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban penembakan kawanan perampok. Sementara 3 orang lainnya babak belur dikeroyok pelaku, Kamis(28/12) malam.

"Korban yang terkena tembakan di bagian betis kaki bernama Slamet Setiawan (26), sementara tiga rekannya, yakni Satrio Cahyo Purnomo (20), Budi Santoso (24) dan Tri Wahyu Widodo (20) mengalami luka lebam di wajah," kata Kapolsek Cikarang Barat Komisaris Hendrik Situmorang di Cikarang, Jumat (29/12/2017) sore.

Perampok bersenjata api itu beraksi di sebuah toko burung, Jalan Raya Setu Kampung Rawa Banteng RT01/12, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi pada pukul 23.00 WIB.

"Slamet Setiawan mengalami luka tembak di betis kanan. Hingga proyektil bersarang di betis sebelah kiri karena melakukan perlawanan saat perampok beraksi," katanya.

Kronologi kejadian berawal saat sekitar delapan pelaku mengendarai empat unit sepeda motor mendatangi toko penjualan burung kicau yang tengah dijaga korban. Saat kejadian itu berlangsung, keempat korban tengah berkumpul bermain 'Play Station' di dalam toko.

"Saat sedang asik bermain, datang delapan tersangka dan salah satunya berusaha membobol rumah kunci motor Honda CBR milik korban Slamet yang terpakir di teras toko. Namun tersangka tidak berhasil, sehingga masuk ke ruang tengah ruko sambil menodong pistol ke arah korban," katanya.

Salah satu pelaku memaksa agar korban menyerahkan kunci sepeda motor Honda CBR yang diincar. Namun tidak ada satupun korban yang menyerahkan kunci tersebut.

Para pelaku kemudian geram dan mengacak-acak sejumlah perabotan toko untuk mencari keberadaan kunci motor Honda CBR korban. Dua rekan tersangka lalu masuk ke dalam ruko untuk membantu mencari kunci motor CBR dan salah satunya menodong pistol ke arah Slamet dan memaksa korban agar tidak banyak bicara.

Sementara satu pelaku lainnya, memukul tiga rekan Slamet menggunakan gagang sapu dan gembok. Upaya pelaku mengeroyok keempat korban rupanya sia-sia, sebab mereka tetap tidak mau menunjukkan kunci sepeda motor Honda CBR milik Slamet berada.

baca juga

Korban Tri nekat melakukan perlawanan kepada pelaku karena dia beranggapan pistol yang dipegang korban adalah mainan.

"Perlawanan itu membuat salah satu pelaku melepas tembakan ke arah Slamet yang sedang berdiri di samping pintu masuk hingga proyektil menembus betis kanannya hingga mendarat di betis kiri Slamet dan membuatnya tersungkur bersimbah darah," katanya.

Saat korban menjerit kesakitan, para pelaku mengambil tiga ponsel korban berikut Play Station dan sepeda motor Honda Beat B 4978 FEI yang terparkir di dalam ruko.

"Mereka akhirnya mengambil motor Honda Beat karena kuncinya masih menempel di kendaraan," katanya.

Usai menggasak barang berharga korban, delapan tersangka bergegas melarikan diri tanpa membawa kabur motor Honda CBR Slamet. Oleh rekannya, Slamet dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

"Ketiga korban kemudian melaporkan hal ini ke Mapolsek Cikarang Barat untuk ditelusuri," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Penjarahan Geng Motor di Depok Rugi Belasan Juta

Korban Penjarahan Geng Motor di Depok Rugi Belasan Juta

News | Senin, 25 Desember 2017 | 11:10 WIB

Dua Polisi dan Satu Warga Sipil Tewas Ditembak Perampok

Dua Polisi dan Satu Warga Sipil Tewas Ditembak Perampok

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 07:08 WIB

Ayah dan Anak Disekap di Rumah Sendiri Setelah Perampok Merangsek

Ayah dan Anak Disekap di Rumah Sendiri Setelah Perampok Merangsek

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 16:02 WIB

Graviella Menangis Menjerit saat Lihat Sang Ayah Ditodong Pistol

Graviella Menangis Menjerit saat Lihat Sang Ayah Ditodong Pistol

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 14:19 WIB

Diringkus, Bandit Modus Pecah Ban di Cempaka Putih

Diringkus, Bandit Modus Pecah Ban di Cempaka Putih

News | Minggu, 26 November 2017 | 16:29 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×