14 Hari Jelang Uji Coba Ok Otrip Anies-Sandiaga

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 01 Januari 2018 | 15:21 WIB
14 Hari Jelang Uji Coba Ok Otrip Anies-Sandiaga
Wagub DKI Sandiaga Uno dan Gubernur Anies Baswedan saat menghadiri acara nikah massal di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (31/12/2017) malam. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Uji coba program One Karcis One Trip akan dilakukan pada pertengahan Januari 2018. Program unggulan Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno di bidang transportasi ini akan dimulai di empat wilayah.

"15 Januari rencananya akan dilakukan uji coba integrasi dengan bus kecil," ujar Humas PT. Transportasi Jakarta Wibowo, kepada Suara.com, Senin (1/1/2018).

Wibowo menerangkan uji coba akan dilakukan di Jelambar (Jakarta Barat), Duren Sawit (Jakarta Timur), Warakas (Jakarta Utara), dan Lebak Bulus (Jakarta Selatan).

"Iya di empat lokasi itu," kata dia.

Soft launching program Ok Otrip dilakukan pada Kamis (14/12/2017) lalu. Sistem angkutan jalan ini terintegrasi mulai rute, layanan, manajemen, hingga pembayaran.

Dengan OK Otrip, pelanggan cukup membayar maksimal Rp5.000 untuk satu tujuan perjalanan, sekalipun dengan bergonta-ganti moda dari angkutan kota, bus sedang, dan Transjakarta. Tarif Rp5.000 berlaku dalan durasi tiga jam.

"Alhamdulillah, salah satu rencana kerja kita mulai ditunaikan implementasinya. Kita bersyukur dua bulan (belerja) progam Ok Otrip yang dirancang tim bersama seluruh jajaran bisa diluncurkan pagi ini," ujar Anies di pendopo Balai Kota Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Untuk menggunakan program ini, sistem pembayaran dilakukan secara non-tunai dengan menggunakan kartu khusus Ok Otrip untuk sebuah perjalanan dengan menggunakan sejumlah moda transportasi massal angkutan jalan dalam durasi maksimal tiga jam perjalanan. 

Nantinya, manajemen transportasi angkutan jalan di Jakarta akan menjadi satu kesatuan dalam PT. Transportasi Jakarta, mulai dari angkutan umum, angkutan bus sedang, dan Transjakarta. 

Anies mengatakan tujuan utama program ini adalah ingin melayani warga dengan mudah dan murah, penyedia angkutan jalan tetap sejahtera dan meningkat kesejahteranya. 

"Sehingga program Ok Otrip bukan hanya dimanfaatkan warga, tapi penyelenggaraan angkutna umum hisa merasakan manfaatnya. Ini harus menguntungkan," kata Anies.

Uji coba program OK Otrip akan dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung mulai 15 Januari 2018 hingga April 2018. Sistem One Man One Ticket ini diimplementasikan di seluru halte Transjakarta mulai 22 Desember 2017.

Selama tahap uji coba pelanggan hanya dikenakan tarif Rp3.500.

Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Andri Yansyah menargetkan seluruh rute atau 287 trayek sudah terintegrasi dengan program Ok Otrip pada tahun 2020. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjalanan Karier Sandiaga Uno Jadi 'Wakil Langganan', Bakal Berjaya Bersama Ganjar?

Perjalanan Karier Sandiaga Uno Jadi 'Wakil Langganan', Bakal Berjaya Bersama Ganjar?

Video | Sabtu, 29 April 2023 | 15:00 WIB

Terkini

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB