Tiga Perwira Iran Dibunuh Kelompok 'Kontra Revolusi'

Reza Gunadha

Kamis, 04 Januari 2018 | 09:31 WIB
Tiga Perwira Iran Dibunuh Kelompok 'Kontra Revolusi'
Sejumlah pengunjuk rasa mencoba menghindari gas air mata [AFP]

Suara.com - Tiga pejabat intelijen Iran tewas dalam bentrokan dengan kelompok yang mereka identifikasi sebagai “kontra-revolusioner” (kontrev) di Iran bagian barat, Rabu (3/1/2017).

Bentrokan itu sendiri, seperti dilansir kantor berita Iran Mehr dan dikutip Anadolu Agency, Kamis (4/1), bentrokan itu terjadi di wilayah bagian barat Iran.

Kantor berita itu mengutip sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Garda Pengawal Revolusioner elite Iran, bahwa bentrokan tersebut telah terjadi di kota Piranshahr.

Sejak Kamis (28/12) pekan lalu, ribuan mahasiswa dan warga miskin turun ke jalan menggelar aksi protes karena kondisi peekonomian semakin miskin.

Selain demonstrasi itu, kelompok pendukung Presiden Hasan Rouhani juga mengadakan aksi solidaritas menentang aksi demonstrasi anti-rezim dan peristiwa penghancuran fasilitas umum yang terjadi di Iran belakangan ini.

Aksi rakyat pro-pemerintah ini dilakukan di kota Ahwaz, Abadan, Gorgan, Ilam, Arak, Khorramabad, Kirmanshah, Bushehr.

Mereka membawa slogan-slogan anti-Amerika Serikat (AS) seperti, "AS terlaknat", "Arab Saudi terlaknat", dan "terlaknatlah para penyebar fitnah dan munafik."

Sebelumnya, aksi solidaritas pembela rezim yang sebelumnya direncanakan akan diadakan pada hari Jumat diundur hingga waktu yang belum ditentukan.

baca juga

Hingga kekinian, sedikitnya 23 orang tewas dan lebih dari 500 orang ditangkap sejak kericuhan meletus karena aksi protes anti pemerintah di Iran, akhir pekan lalu.

Menurut media lokal dan pejabat negara, empat warga tewas di provinsi Lorestan, dua di Khuzestan, tiga di Hamadan, dan 14 di Ishafan, termasuk seorang anggota polisi.

Meskipun pejabat menyebutkan bahwa 500 orang telah ditahan, sumber tak resmi menyebutkan angka orang yang ditahan yang lebih tinggi.

Ribuan warga turun ke jalanan pada Kamis di kota-kota timur laut Iran, termasuk Mashhad dan Kashmar, untuk memprotes pemerintah akan kenaikan harga komoditas dan kesalahan pengelolaan.

Aksi hari itu kemudian diikuti dengan sejumlah demonstrasi pro-pemerintah pada Sabtu, yang berlangsung hingga saat ini.

Presiden Iran Hassan Rouhani pada Minggu telah memperingatkan warga untuk tidak berpartisipasi dalam aksi protes, yang telah menyebar luas hingga ke pusat-pusat kota lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM Israel Berharap Demonstran Bisa Jatuhkan Rezim di Iran

PM Israel Berharap Demonstran Bisa Jatuhkan Rezim di Iran

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 14:47 WIB

Aksi Anti Pemerintah Iran Membesar, Presiden Trump Ikut Provokasi

Aksi Anti Pemerintah Iran Membesar, Presiden Trump Ikut Provokasi

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 13:22 WIB

Didera Aksi Protes, Iran Blokir Telegram dan Instagram

Didera Aksi Protes, Iran Blokir Telegram dan Instagram

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 12:45 WIB

Kebangkrutan Neoliberalisme Rouhani, Kebangkitan Rakyat Iran

Kebangkrutan Neoliberalisme Rouhani, Kebangkitan Rakyat Iran

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 11:51 WIB

Aksi Anti-Pemerintah Iran Kembali Makan Korban, 16 Orang Tewas

Aksi Anti-Pemerintah Iran Kembali Makan Korban, 16 Orang Tewas

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 10:47 WIB

Terkini

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:38 WIB

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:30 WIB

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:28 WIB

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:12 WIB

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:01 WIB

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

×