ACT Kirim 10 Ribu Ton Beras untuk Bantu Rakyat Palestina

Pebriansyah Ariefana, Risna Halidi

Kamis, 11 Januari 2018 | 06:01 WIB
ACT Kirim 10 Ribu Ton Beras untuk Bantu Rakyat Palestina
Presiden ACT, Ahyudin dalam acara konferensi pers Kapal Kemanusiaan Palestina di Jakarta, Rabu, (10/1/2018). (suara.com/Risna)

Suara.com - Organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama pelaku usaha, relawan kemanusiaan dan masyarakat Indonesia berencana memberikan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras untuk warga Palestina.

Selain beras, ACT juga akan memberi bantuan pangan lain seperti gula dan tepung dalam program bantuan kemanusian yang disebut Kapal Kemanusiaan Palestina (KKP) tersebut.

Presiden ACT, Ahyudin mengatakan bantuan pangan KKP akan diberikan pada 200 kepala keluarga yang tinggal di Gaza.

"Akan ada 10 ribu metrik ton beras, 400 kontainer, dan perkarung masing-masing 25 kilogram. Maka akan bisa kita berikan satu keluarga (sebanyak) dua karung atau 50 kilogram," kata Presiden ACT, Ahyudin dalam acara konferensi pers Kapal Kemanusiaan Palestina di Jakarta, Rabu, (10/1/2018).

Rencananya, program Kapal Kemanusiaan Palestina akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 21 Februari 2018 mendatang.

Perjalanan bantuan kemanusiaan tersebut diprediksi membutuhkan waktu hingga 39 hari perjalanan dan sampai pada 31 Maret 2018. Bantuan ini diperkirakan akan masuk melalui Gaza, atau melalui opsi tambahan yaitu Tepi Barat Yerusalem.

Untuk itu, ACT membuat opsi jalur pelayaran dan distribusi sambil terus melakukan audensi dengan Kedutaan Besar Mesir dan Palestina di Indonesia.

"Bangsa kita bersemangat sekali membantu dengan apapun risikonya. Kita juga memperlihatkan bahkan kepada dunia bahwa apapun rintangannya, tetapi juga tetap dijalankan dengan strategi dan nalar yang harus diperhatikan," kata Ahyudi lagi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penduduk Ilegal Yahudi Tebangi Pohon Milik Warga Palestina

Penduduk Ilegal Yahudi Tebangi Pohon Milik Warga Palestina

News | Selasa, 09 Januari 2018 | 20:35 WIB

Indonesia Bantu Palestina Ubah Air Laut Jadi Layak Minum

Indonesia Bantu Palestina Ubah Air Laut Jadi Layak Minum

News | Selasa, 09 Januari 2018 | 15:20 WIB

Israel Dukung Trump Pangkas Dana Badan PBB yang Bantu Palestina

Israel Dukung Trump Pangkas Dana Badan PBB yang Bantu Palestina

News | Minggu, 07 Januari 2018 | 06:00 WIB

Israel Krisis Keuangan, Pemkot Yerusalem Pecat 2.150 Pegawai

Israel Krisis Keuangan, Pemkot Yerusalem Pecat 2.150 Pegawai

News | Sabtu, 06 Januari 2018 | 10:05 WIB

ISIS Deklarasikan Perang terhadap Hamas Palestina

ISIS Deklarasikan Perang terhadap Hamas Palestina

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 11:26 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×