Wiranto Sebut Ketum Hanura Tetap OSO, Daryatmo Belum Mau Mengakui

Rizki Nurmansyah | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 23 Januari 2018 | 22:44 WIB
Wiranto Sebut Ketum Hanura Tetap OSO, Daryatmo Belum Mau Mengakui
Ketua Dewan Pembina Wiranto (tengah) bersama dengan kedua Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO/kedua kiri) dan Daryatmo (kanan) beserta sejumlah pengurus kedua kubu memberikan keterangan pers seusai pertemuan mediasi di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (23/1). [Antara]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Hanura hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Bambu Apus, Marsekal Madya (Purn) Daryatmo, belum mau mengakui Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum DPP Partai Hanura yang sah.

Kondisi ini berbeda dengan pernyataan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto yang menyatakan ketua umum Hanura hingga saat ini masih dijabat OSO, usai memediasi kedua kubu di Hotel The Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2018).

"Saya kira begini ya, kita kan baru menyiapkan tim negosiasi yang malam ini mulai bekerja. Mudah-mudahan setelah disiapkan tim itu, poin apa saja nanti yang akan kita negosiasikan, serta kesepakatan-kesepakan apa," kata Daryatmo usai mediasi.

Menurut Daryatmo, mediasi yang difasilitasi Wiranto hari ini, baru menghasilkan kesepakatan damai. Tapi, belum ada kesepakatan kubu mana mengakui kubu mana.

Daryatmo mengatakan, masih akan menunggu hasil negosiasi yang akan dilakukan oleh tim yang dibentuk melalui pertemuan dengan Wiranto.

"Saya sebagai ketua umum hasil Munaslub masih menunggu besok. Sudah ada kesepakatan damai, tapi nanti ada poin-poin," ujar Daryatmo.

"Secara umum sudah disepakati kita islah. Kita sedang menuju islah untuk kepentingan yang lebih besar buat partai," Daryatmo menambahkan.

Sebelumnya, Wiranto menyatakan tidak ada lagi masalah pada Partai Hanura. Wiranto menegaskan ketua umum Hanura saat ini masih dijabat oleh Oesman Sapta Odang.

"Sudah selesai. Ketum Pak Oesman Sapta," kata Wiranto.

Wiranto mengakui di Partai Hanura terjadi masalah yang pelik. Namun bagi dia masalah tersebut bukan berarti tak dapat diselesaikan.

"Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Partai lain juga begitu. Kita ada masalah memang kita akui, tapi bukan masalah yang tidak bisa diselesaikan," tuturnya.

Wiranto kumpulkan Oesman Sapta Odang dan Daryatmo [suara.com/Dian Rosmala]

Foto: Wiranto kumpulkan Oesman Sapta Odang dan Daryatmo [suara.com/Dian Rosmala]
Pertemuan pada hari ini bertujuan untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi Hanura.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan mengatakan, apabila masalah internal Hanura tidak dapat diselesaikan, maka eksistensi partai yang didirikannya dapat terancam.

"Kalau masalah ini tidak diselesaikan maka ini akan sangat mengganggu eksistensi partai, akan mengganggu proses verifikasi (parpol di KPU). Dan itu juga akan mengganggu pemilu yang akan datang," ujar Wiranto yang juga menjabat ketua umum PP PBSI.

Kesepakatan antara dua belah pihak yaitu dibentuknya tim khusus yang bertugas untuk menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang ada. Wiranto tidak ingin antara dua belah pihak saling menyalahkan satu sama lain.

"Malam hari ini kita susun saja satu tim khusus untuk menginventarisasi masalah apa yang ada dan kita juga sepakat kemudian diselesaikan ini dengan baik-baik," kata dia.

Wiranto juga berharap agar DPD dan DPC di daerah untuk tenang, serta tetap konsentrasi pada persiapan verifikasi partai.

"Dengan demikian, tentu diharapkan masalah Partai Hanura ini dapat diselesaikan secara internal. Bukan kita lemparkan ke publik. karena bukan masalah publik," pungkas Wiranto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama

PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama

Sport | Kamis, 30 April 2026 | 19:52 WIB

Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026

Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026

Sport | Kamis, 30 April 2026 | 09:18 WIB

Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas

Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 07:44 WIB

Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!

Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:26 WIB

PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!

PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 13:05 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia

Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:53 WIB

Islah Bahrawi Jawab Tudingan Makar: Saya Cinta Negara 1000 Persen, Tapi Belum Tentu Cinta Pemerintah

Islah Bahrawi Jawab Tudingan Makar: Saya Cinta Negara 1000 Persen, Tapi Belum Tentu Cinta Pemerintah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:24 WIB

Buntut Seruan Gulingkan Prabowo, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Mau Dilaporkan ke Polisi

Buntut Seruan Gulingkan Prabowo, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Mau Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:18 WIB

BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:27 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB