Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia

Bella

Jum'at, 10 April 2026 | 14:53 WIB
Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi [Suara.com/Youtube Terus Terang Media]
baca 10 detik
  • Islah Bahrawi mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai tidak konsisten dengan gagasan buku Paradoks Indonesia miliknya.
  • Pemerintah dikritik karena kebijakan impor barang dan pemusatan kekuasaan yang dianggap menjauh dari prinsip demokrasi serta kemandirian ekonomi.
  • Kritik disampaikan melalui podcast YouTube Rhenald Kasali pada Jumat, 10 April 2026 sebagai upaya pengawasan terhadap kinerja pemerintahan.

Suara.com - Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, menilai sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini tidak sejalan dengan gagasan yang pernah ia tuangkan dalam buku Paradoks Indonesia. Kritik itu disampaikan Islah dalam perbincangan dalam podcast Intrigue di kanal YouTube Rhenald Kasali.

Islah mengaku pernah mengagumi pemikiran Prabowo, khususnya saat membaca buku Paradoks Indonesia yang ditulis ketika Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Namun, ia menilai terdapat perbedaan antara gagasan tersebut dengan praktik kebijakan saat ini.

“Saya terus terang ke Pak Prabowo ini sangat mengagumi beliau, apalagi ketika beliau menulis tentang Paradoks Indonesia. Itu kan beliau ketika itu menjadi Menteri Pertahanan, dia nulis Paradoks Indonesia itu. Buku itu saya baca berulang-ulang,” ujar Islah, dikutip Jumat (10/4/2026).

Meski demikian, ia menilai terjadi pergeseran ketika Prabowo memimpin pemerintahan. Menurutnya, cara Prabowo Subianto memandang Indonesia berbeda dengan pendekatannya dalam menangani pemerintahan saat ini.

“Ini adalah salah satu contoh bagaimana Pak Prabowo kehilangan Prabowo masa lalunya. Jadi idealisme Pak Prabowo yang dia tulis ketika dia belum menjadi Presiden, ternyata ketika dia menjadi Presiden dia lupa dengan semua idealisme masa lalu itu,” lanjutnya.

Islah menyoroti sejumlah kebijakan yang dinilai tidak mencerminkan gagasan kemandirian ekonomi yang pernah diangkat dalam buku tersebut. Ia menyinggung, misalnya, penggunaan produk impor dalam program pemerintah.

“Kita beli mobil buat Koperasi Merah Putih saja sudah impor dari India, sementara produk-produk manufaktur otomotif kita di sini kan banyak,” kata dia.

Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan pemikiran yang merujuk pada penguatan industri dalam negeri, termasuk gagasan yang juga dikaitkan dengan pemikiran ekonom Ricardo Hausmann.

Selain soal ekonomi, Islah juga mengkritik arah pengambilan keputusan yang dinilai semakin terpusat. Ia menyebut kondisi itu berpotensi menjauh dari prinsip demokrasi yang menekankan keseimbangan kekuasaan.

baca juga

“Sehingga semua orang terasa takut. Suara kritis itu dianggap kudeta. Orang yang kecewa dianggap membahayakan negara. Negara demokrasi macam apa kalau seperti ini?” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya konsistensi antara gagasan dan implementasi kebijakan, terutama bagi seorang pemimpin negara.

“Kalau kemudian dia mengkhianati apa yang dia tulis sendiri, apa yang dia pikirkan sendiri ketika dia belum menjadi Presiden, ini kan sama saja artinya dengan orang-orang yang pada akhirnya lupa kepada jati dirinya,” pungkasnya.

Meski melontarkan kritik, ia menyatakan tetap menghormati Presiden sebagai kepala negara, namun menilai kritik diperlukan sebagai bagian dari mekanisme kontrol dalam demokrasi.

Dalam diskusi tersebut, Islah menekankan bahwa kritik yang ia sampaikan bertujuan untuk mengingatkan pemerintah agar tetap berada pada jalur yang sesuai dengan prinsip demokrasi dan konstitusi, sekaligus konsisten dengan visi yang pernah dijanjikan kepada publik.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Islah Bahrawi Jawab Tudingan Makar: Saya Cinta Negara 1000 Persen, Tapi Belum Tentu Cinta Pemerintah

Islah Bahrawi Jawab Tudingan Makar: Saya Cinta Negara 1000 Persen, Tapi Belum Tentu Cinta Pemerintah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:24 WIB

Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Sebagai Dubes RI untuk Oman dan Yaman

Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Sebagai Dubes RI untuk Oman dan Yaman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:19 WIB

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 12:58 WIB

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:23 WIB

Prabowo Bakal Tutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Negara Hemat 200 Ribu Barel Sehari

Prabowo Bakal Tutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Negara Hemat 200 Ribu Barel Sehari

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:30 WIB

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:37 WIB

Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar: Ongkos Haji Akan Tetap Turun

Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar: Ongkos Haji Akan Tetap Turun

Video | Kamis, 09 April 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×