Islah Bahrawi Jawab Tudingan Makar: Saya Cinta Negara 1000 Persen, Tapi Belum Tentu Cinta Pemerintah

Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 14:24 WIB
Islah Bahrawi Jawab Tudingan Makar: Saya Cinta Negara 1000 Persen, Tapi Belum Tentu Cinta Pemerintah
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi. [YouTube]
  • Islah Bahrawi membantah tuduhan makar atas pernyataannya mengenai urgensi pergantian kepemimpinan demi memulihkan ruang demokrasi yang intimidatif.
  • Ia mengkritik hilangnya sistem pengawasan antarlembaga negara yang kini cenderung mengarah pada praktik otoritarianisme satu komando pusat.
  • Islah menegaskan kritik tersebut merupakan bentuk nasionalisme warga negara, bukan kebencian terhadap negara maupun upaya penggulingan pemerintahan.

Suara.com - Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi merespons tudingan makar yang dialamatkan kepadanya. Isu ini memanas setelah Islah melontarkan pernyataan tajam bahwa "teror politik hanya akan berhenti jika kepemimpinan saat ini berganti."

Dalam bincang-bincang di kanal YouTube Rhenald Kasali, Islah menegaskan bahwa kalimat tersebut bukanlah seruan untuk menggulingkan kekuasaan secara ilegal. Sebaliknya, itu adalah ekspresi kekecewaan mendalam atas ruang demokrasi yang kian sesak oleh intimidasi.

“Kalau kita ingin menghentikan upaya-upaya intimidatif dan koersif terhadap orang-orang yang kritis ini, karena ruang itu diberikan oleh kekuasaan, ya makanya memang harus ada pergantian kekuasaan itu,” ujar Islah, dikutip Jumat (10/4/2026).

Islah juga menolak keras jika kritiknya disamakan dengan tindakan makar. Baginya, makar memerlukan eskalasi kekuatan untuk meruntuhkan struktur pemerintahan secara inkonstitusional, sedangkan apa yang ia lakukan adalah murni peran warga negara dalam mimbar demokrasi.

"Makar itu kan pasti ada eskalasi yang dibangun, berusaha untuk mengganti pemerintahan, struktur pemerintahan, dan melakukan pekerjaan-pekerjaan atau aksi-aksi yang melawan hukum. Tapi ini kan mimbar dalam sebuah negara yang konon berada dalam, hampir berada dalam the third wave of democracy gitu kalau istilahnya Fukuyama," tegasnya.

Ia pun menyoroti hilangnya sistem pengawasan (check and balances) antarlembaga negara yang kini dirasakannya mulai memudar dan bergeser ke arah otoritarianisme.

“Hari ini kita rasakan check and balances itu sudah tidak bisa dirasakan dari instansi-instansi yang seharusnya berfungsi. Semuanya sudah betul-betul one man show in a single command, sehingga semua orang terasa takut,” ungkapnya.

Cinta Negara 1000 Persen

Meski vokal mengkritik, Islah meluruskan bahwa dirinya bukanlah pembenci negara. Ia memisahkan antara rasa nasionalisme terhadap tanah air dengan dukungan terhadap rezim penguasa.

“Saya cinta kepada negara ini 1000 persen, 2000 persen. Tapi saya belum tentu cinta kepada pemerintahan,” jelas Islah.

Ia menambahkan, mendukung pemerintahan yang sah adalah kewajiban setelah pemilu usai, namun bukan berarti menutup mata terhadap penyimpangan.

“Ini negara demokrasi. Once kita sudah memutuskan presidennya adalah ini, ya harus kita dukung. Tapi bukan berarti ketika ada penyimpangan, masa kita harus diam saja?” imbuhnya.

Islah juga menyentil fenomena meningkatnya rasa takut di masyarakat, di mana suara kritis sering kali langsung dicap sebagai upaya kudeta.

Secara khusus, ia memberikan "pesan" untuk Presiden Prabowo Subianto agar lebih jeli melihat siapa yang sebenarnya merusak reputasi kepemimpinannya.

Bagi Islah, ancaman sesungguhnya bukan berasal dari para kritikus, melainkan dari oknum aparat yang melakukan tindakan intimidasi di luar batas terhadap warga sipil.

“Kalau saya jadi Pak Prabowo, jangan gerah dengan suara-suara seperti kita, gerahlah kepada tentara-tentara yang melakukan aksi-aksi konyol itu. Itu menjatuhkan wibawa Presiden,” pungkasnya.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar

Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:55 WIB

Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo

Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:49 WIB

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:32 WIB

Terkini

Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Sebagai Dubes RI untuk Oman dan Yaman

Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Sebagai Dubes RI untuk Oman dan Yaman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:19 WIB

Pimpinan Komisi III Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan, Pelaku Catut Nama KPK Minta Rp300 Juta!

Pimpinan Komisi III Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan, Pelaku Catut Nama KPK Minta Rp300 Juta!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:09 WIB

Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman

Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:01 WIB

Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar

Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:55 WIB

Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo

Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:49 WIB

Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya

Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:43 WIB

Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet

Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:39 WIB

Connie Bakrie Duga Kuat Kasus Andrie Yunus Operasi Intelijen Terstruktur, Ini Indikatornya

Connie Bakrie Duga Kuat Kasus Andrie Yunus Operasi Intelijen Terstruktur, Ini Indikatornya

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:37 WIB

Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek

Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:30 WIB

Iran Bantah Serangan Drone ke Negara Teluk Saat Gencatan Senjata

Iran Bantah Serangan Drone ke Negara Teluk Saat Gencatan Senjata

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:23 WIB