Tercatat 142 Kasus Keracunan Makanan di Indonesia Sepanjang 2017

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 24 Januari 2018 | 19:28 WIB
Tercatat 142 Kasus Keracunan Makanan di Indonesia Sepanjang 2017
Kasus keracunan makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah kasus keracunan makanan di Indonesia mengalami peningkatan dari 2016 sebesar 106 kejadian menjadi 142 kejadian di 2017.

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr. Anung Sugihantono, M. Kes, mengatakan peningkatan kasus keracunan ini dapat menyebabkan biaya kesehatan membengkak karena penyakit bawaan pangan ini memicu jatuhnya korban.

"Pangan yang tercemar dapat menyebabkan penyakit bawaan pangan, terutama untuk anak-anak dan lansia," ujar Anung pada temu media yang dihelat FAO dan WHO di Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Ia menambahkan, kasus keracunan pangan menempati porsi 25 persen dari total kejadian penyakit sejak 2015-2016. Risiko ini bisa diminimalkan dengan upaya pengawasan pangan di sektor komersil dan rumah tangga.

Ilustrasi keracunan makanan. (Shutterstock)

"Untuk meningkatkan pengawasan pangan, kami menerapkan prinsip hygiene sanitasi pangan. Kami juga berikan sertifikat hygiene layak pangan pada pedagang makanan untuk menjamin pangan yang disajikan aman bagi konsumen," tambah dia.

Ia pun berharap adanya kerjasama lintas sektor untuk menekan angka keracunan pangan dengan melakukan pengawasan pangan bersama-sama baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Usulan yang kami telaah adalah peningkatan kerjasama dengan sektor lain di provinsi dan kabupaten kota. Karena keamanan pangan dan pengendalian keracunan makanan bukan hanya tanggung jawab satu lembaga," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lakukan Ini Bila Anda Keracunan Makanan

Lakukan Ini Bila Anda Keracunan Makanan

Health | Minggu, 19 Juni 2016 | 07:18 WIB

Bocah Tewas Usai Santap Lolipop Bersalut Racun Tikus

Bocah Tewas Usai Santap Lolipop Bersalut Racun Tikus

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 06:34 WIB

Wadah Ini Akan Menjaga Citarasa dan Nutrisi Makanan

Wadah Ini Akan Menjaga Citarasa dan Nutrisi Makanan

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2015 | 17:31 WIB

Terkini

Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU

Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU

News | Senin, 06 April 2026 | 17:26 WIB

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

News | Senin, 06 April 2026 | 17:18 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

News | Senin, 06 April 2026 | 17:13 WIB

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

News | Senin, 06 April 2026 | 17:09 WIB

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

News | Senin, 06 April 2026 | 16:59 WIB

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 16:52 WIB

Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri

Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri

News | Senin, 06 April 2026 | 16:46 WIB

Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun

Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun

News | Senin, 06 April 2026 | 16:44 WIB

Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi

Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi

News | Senin, 06 April 2026 | 16:44 WIB

Di Sidang Noel, Saksi Ungkap Setor Rp 6,4 Miliar ke Kemnaker untuk Sertifikasi K3

Di Sidang Noel, Saksi Ungkap Setor Rp 6,4 Miliar ke Kemnaker untuk Sertifikasi K3

News | Senin, 06 April 2026 | 16:37 WIB