Pejabat Nyaris Adu Jotos, Abdul Rahman Ungkap Alasannya Mengamuk

Dythia Novianty, Dian Rosmala

Jum'at, 02 Februari 2018 | 07:30 WIB
Pejabat Nyaris Adu Jotos, Abdul Rahman Ungkap Alasannya Mengamuk
Ilustrasi nyaris adu jotos, pemukulan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Tolitoli Saleh Bantilan, nyaris adu jotos bersama Wakilnya, Abdul Rahman, viral di jagad media sosial. Kejadian tersebut terjadi saat acara pelantikan pejabat struktural dan fungsional pengawas dan kepala sekolah di gedung Wanita Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rabu (31/1/2018).

Berdasarkan video beredar, pertikaian dipicu lantaran kekesalan Abdul Rahman kepada Saleh yang tidak melibatkan dirinya pada acara pelantikan. Sebab itu, ia menendang meja di depannya sambil menyampaikan kekesalan di hadapan semua hadirin sambil teriak-teriak.

Abdul Rahman mengaku marah dan siap untuk dibawa ke ranah hukum atas apa yang dilakukannya.

“Saya akan pertanggungjawabkan secara hukum, moral dan politik atas apa yang telah saya lakukan. Kalau soal hukum saya akan ikuti saja. Itu haknya Saleh Bantilan melaporkan. Kalau untuk kepentingan rakyat dan perbaikan di Tolitoli, tak perlu takut,” kata Abdul Rahman melalui siaran tertulis, Jumat (2/2/2018).

Menurut Abdul Rahman, kemarahan dirinya pada acara pelantikan bukan sebatas persoalan pribadi, melainkan lebih kepada sikap protes dan upaya mewujudkan kepemimpinan daerah yang demokratis dan akuntabel.

Selain itu, ia juga berharap adanya penghormatan pada pilihan rakyat agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara berkesinambungan.

"Selama ini, Bupati sering acuh dengan keluhan dan aspirasi yang disampaikan Masyarakat Tolitoli. Sehingga sepanjang itu pula dirinya menjadi sasaran kritik dan mendapat pertanyaan sikap maupun keberadaan Bupati Tolitoli terhadap permasalahan yang ada di daerah," ujarnya.

Menurut dia, mayoritas masyarakat di Tolitoli mengetahui bahwa selama ini Bupati Saleh sering meninggalkan daerah untuk mengurus proyek dan mendapatkan investor dari luar negeri.

"Tetapi hal itu bertolak belakang dengan apa yang didapatkan daerah. Karena faktanya, program dan anggaran yang didapatkan memang merupakan anggaran rutin dari pemerintah pusat. Tidak ada hasil dari perjalanan Bupati yang sering meninggalkan daerah," tutur Abdul Rahman.

baca juga

Dia juga mengaku, dikala Bupati meninggalkan daerah, maka semua tugas pemerintahan menjadi tanggungjawabnya, seperti misalnya mengkoordinasikan para perangkat daerah, memantau kinerja aparatur sipil negara hingga mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan.

Jadi, lanjutnya, menjadi hal yang wajar apabila dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati memberikan saran dan pertimbangan terhadap kebijakan daerah karena dia merasa lebih mengetahui kebutuhan dan fakta di lapangan ketimbang Bupati.

“Itu aturan menurut undang-undang yang mengatur secara atributif tugas saya selaku Wakil Bupati yang dipilih bersama-sama dalam Pemilu. Jika Bupati tak menghargai, sewenang-wenang, wajar saja jika saya marah. Sebab kepemimpinan daerah harus demokratis dan aspiratif. Kita sama-sama dipilih dan mendapat amanah dari masyarakat Tolitoli” kata Abdul Rahman.

Dia berharap ke depannya, roda pemerintahan di Tolitoli berjalan sesuai aturan dan etika politik. Bupati dan Wakil Bupati merupakan jabatan political appointee. Ia juga meminta pemerintah pusat dapat menggali secara objektif permasalahan yang ada di daerah.

“Saya akan terus terbuka, siap dimediasi dan siap bekerjasama untuk mendapatkan solusi terbaik. Selain itu, saya akan menjalankan kewajiban saya, sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang pemerintahan daerah untuk melaksanakan tugas bersama Bupati hingga akhir masa jabatan," tutur Abdul Rahman.

"Hal lainnya mengenai apa yang terjadi ke depan, semua jadi rahasia Allah SWT. Saya hanya berdoa dan akan berkata sejujurnya untuk kepentingan masyarakat” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

×