Kronologi St Seret Balitanya Pakai Motor Sejauh 300 Meter

Reza Gunadha Suara.Com
Jum'at, 09 Februari 2018 | 15:41 WIB
Kronologi St Seret Balitanya Pakai Motor Sejauh 300 Meter
Potongan rekaman CCTV ibu seret anaknya. [Instagram]

Suara.com - Seorang anak berusia empat tahun berinisial Dl di Kabupaten Klaten, Jawa taengah, menjadi korban kekerasan yang dilakukan ibu kandungnya sendiri, St.

Balita perempuan itu diseret sekitar 300 meter dari rumahnya menggunakan sepeda motor.

Setelah diseret, seperti dilansir Solopos—jaringan Suara.com, Dl dijatuhkan di perempatan dekat toko besi. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/2/2018) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat kejadian ini, sang anak mengalami luka memar pada bagian lutut dan jari kaki.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Jumat (9/2/2018), tindak kekerasan ini terekam dalam video rekaman CCTV milik warga setempat, Wahyanto, yang beredar luas di media sosial.

Wahyanto mengakui, video tersebut berasal dari kamera pengawas yang dipasang di depan rumahnya. CCTV itu ada lantaran rumahnya pernah kemalingan.

“CCTV itu sudah online, ada beberapa warga yang saya kasih username dan password, jadi bisa mengaksesnya,” tuturnya.

Ia menceritakan, saat kejadian itu, warga setempat melihat sang ibu menyeret si anak keduanya dari rumah menggunakan motor yang berjarak dua rumah dari tempat tinggalnya sejauh 300 meter.

Warga kemudian meneriaki pelaku karena tindakan kekerasan yang dilakukannya kepada sang anak.

Baca Juga: PT LIB Alami Kendala, Kick Off Liga 1 2018 Diundur

“Ibunya naik motor, anaknya diseret dengan tangan kiri. Warga sudah teriak-teriak. Ia akhirnya dilepas di perempatan depan. Ibunya kabur ke arah Wedi,” ungkapnya.

Menurutnya, kejadian ini bukan kali pertama dilakukan pelaku kepada anak-anaknya.

Sebelumnya, sang ibu pernah menyiksa anak pertamanya. Si anak itu diketahui sempat kabur dari rumah, meski kemudian pulang lagi.

Sementara di lain sisi, Sarwono, warga lain yang melihat kejadian itu langsung menolong sang anak yang dijatuhkan ibunya dekat rumahnya.

“Saat itu anaknya tidak nangis. Saya bawa ke puskesmas untuk diperiksa. Ada luka memar di lutut dan jari kaki. Tapi, tadi malam anaknya nangis lalu kami bawa ke RSUD Bagas Waras untuk diperiksa lebih lanjut. Sekarang anaknya sudah di rumah,” ungkapnya.

Sedangkan saat meminta konfirmasi kepada anggota keluarga dengan menyambangi rumahnya, jurnalis Solopos ditolak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI