Semua Penumpang Pesawat Rusia Saratov Airlines Tak Selamat

Yazir Farouk Suara.Com
Senin, 12 Februari 2018 | 03:00 WIB
Semua Penumpang Pesawat Rusia Saratov Airlines Tak Selamat
Lokasi jatuhnya pesawat penumpang milik maskapai Rusia di distrik Ramensky, pinggiran kota Moskow, Minggu (11/2/2018) [AFP]

Suara.com - Pesawat penumpang milik maskapai Rusia jatuh di dekat Moskow sesaat setelah lepas landas pada Minggu (11/2/2018). Sebanyak 71 orang yang ada di dalam pesawat dikhawatirkan tak ada yang selamat.

"Menurut informasi awal yang kami dapatkan, tidak ada yang selamat," kata Kremlin melalui pernyataan tertulis seperti dikutip dari Antara.

Belum jelas penyebab jatuhnya pesawat yang terjadi saat suhu udara mencapai minus lima derajat Celcius dengan hujan salju itu. Penyidik setempat mengatakan baru membuka perkara terkait kejadian tersebut.

Pesawat kecil berjenis AN-148 itu, yang dikelola perusahaan Rusia, Saratov Airlines, lepas landas dari Moskow untuk menuju kota Orsk di kawasan Orenburg, 1.500 km tenggara ibu kota Rusia tersebut.

Sejumlah rekaman televisi di tempat kecelakaan menunjukkan bangkai pesawat, termasuk sedikitnya satu mesin, terserak di lahan yang diselimuti oleh salju tebal.

Sejumlah helikopter dan para petugas penyelamat dengan mobil salju telah berada di lokasi. Seorang petugas dari Kementerian Penanganan Darurat mengatakan bahwa dua mayat telah ditemukan di tempat kejadian tersebut.

Pesawat keluaran 2010 itu membawa 65 orang penumpang dan enam orang kru. Mereka hilang dari layar radar tidak lama setelah lepas landas dari bandar udara Domodedovo, Moskow.

"Bangkai pesawat telah ditemukan dan tidak ada korban selamat," tulis kantor berita TASS yang mengutip seorang petugas penanganan darurat.

Juru bicara maskapai Saratov Airlines, Elena Voronova, mengatakan bahwa sebelumnya tidak ada masalah teknis dalam pesawat yang telah digunakan oleh perusahaan itu sejak 2016 lalu.

Sejumlah gambar yang disiarkan oleh stasiun televisi Rusia menunjukkan para keluarga korban yang tengah menunggu di bandar udara Orsk. Beberapa di antara mereka nampak menahan air mata dengan tangan menutupi kepala.

Wali kota Orsk, kepada stasiun televisi Rossiya 24, mengatakan bahwa pihaknya mengirim kelompok psikolog ke bandar udara tersebut untuk menenangkan keluarga korban.

Presiden Vladimir Putin menyatakan duka cita kepada keluarga korban dan menyatakan memerintahkan pembentukan komisi penyelidikan khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Sejarah Otomotif: Siapa Penemu Mobil Pertama di Dunia?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI