Penyelundupan 200 Gram Sabu ke Jakarta Berhasil Digagalkan

Yazir Farouk | Suara.com

Kamis, 15 Februari 2018 | 03:44 WIB
Penyelundupan 200 Gram Sabu ke Jakarta Berhasil Digagalkan

Suara.com - Petugas Keamanan Penerbangan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan 200 gram sabu-sabu yang dilakukan oleh seorang calon penumpang, pada Rabu (14/2/2018) malam.

"Pelaku ditangkap saat sedang melakukan pemeriksaan di SCP 1 (Security Check Point 1). Dari pemeriksaan itu, pelaku didapati menyimpan diduga sabu-sabu," kata Manager Umum Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait di Pekanbaru.

Jaya, seperti dikutip dari Antara menuturkan, pelaku berinisial LH tersebut berusaha mengelabui petugas dengan menyimpan dua paket sabu-sabu yang telah dibalut dengan lakban di dalam celana dalamnya.

Rencananya, laki-laki berusia 37 tahun tersebut akan terbang ke Jakarta dengan menggunakan pesawat maskapai Garuda Indonesia pukul 19.10 WIB.

Namun, petugas yang mencurigai dengan gerak-gerik pelaku serta diperkuat dengan sinyal alat deteksi di pintu pemeriksaan pertama langsung menggeladah lelaki tersebut.

"Kita langsung bawa dia ke ruang pemeriksaan. Dan kita menemukan sabu-sabu itu," ujarnya.

Pasca-kejadian, pihak Bandara langsung berkoordinasi dengan TNI dan Kepolisian Resor Kota Pekanbaru. Saat ini, pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru.

Sementara itu, Kanit Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Iptu Noki Loviko menjelaskan bahwa LH sebenarnya juga baru tiba di Pekanbaru pada Rabu pagi tadi. Sebelumnya dia terbang dari Medan ke Pekanbaru menggunakan pesawat Lion Air.

Setibanya di Pekanbaru, lelaki asal Lhoksumawe, Aceh tersebut menemui seseorang diduga untuk mengambil sabu-sabu tersebut. LH juga sempat memesan kamar hotel di Kota Pekanbaru untuk membungkus sabu-sabu dari pelaku lain yang kini masih dalam pengejaran polisi.

Polisi menduga bahwa pelaku merupakan kurir narkoba. Hal itu diperkuat dengan keterangan pelaku yang mengaku dibayar Rp6 juta untuk menyelundupkan sabu-sabu tersebut.

"Kita masih melakukan pengembangan kasus ini," kata Noki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antiklimaks, Fachri Albar Sosok Sayang Keluarga tapi Kena Narkoba

Antiklimaks, Fachri Albar Sosok Sayang Keluarga tapi Kena Narkoba

Entertainment | Rabu, 14 Februari 2018 | 17:36 WIB

Polri Ungkap Jaringan Pengedar Sabu-sabu dari Malaysia

Polri Ungkap Jaringan Pengedar Sabu-sabu dari Malaysia

News | Senin, 12 Februari 2018 | 17:12 WIB

Buwas: 90 Persen Kasus Narkoba Libatkan Jaringan Lapas

Buwas: 90 Persen Kasus Narkoba Libatkan Jaringan Lapas

News | Sabtu, 10 Februari 2018 | 13:01 WIB

Sandiaga Tuding Ada Pihak yang Benturkan Pemprov dengan Pengusaha

Sandiaga Tuding Ada Pihak yang Benturkan Pemprov dengan Pengusaha

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 13:28 WIB

PNS Kemenkes Beli Narkoba dari Narapidana Lapas Gunung Sindur

PNS Kemenkes Beli Narkoba dari Narapidana Lapas Gunung Sindur

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 12:49 WIB

Terkini

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:15 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01 WIB

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:56 WIB

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47 WIB

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:44 WIB

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:35 WIB

Sedia Payung! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Kilat di Sejumlah Wilayah RI Hari Ini

Sedia Payung! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Kilat di Sejumlah Wilayah RI Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:27 WIB