Banjir Semakin 'Genit', Tak lagi Ada Celetukan Anies dan Sandiaga

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 16 Februari 2018 | 08:21 WIB
Banjir Semakin 'Genit', Tak lagi Ada Celetukan Anies dan Sandiaga
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau Sungai Ciliwung di Kalibata, Jakarta Timur, Jumat (9/2/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Banjir tampak kian “genit” singgah dan menyapa warga DKI Jakarta, setidaknya dalam dua pekan terakhir. Air bah itu juga membuat Anies Baswedan lebih serius memutar otak, mencari solusi. Ia tak lagi bisa ringan berbicara mengenai banjir, seperti Februari tahun lalu.

”Oh, kirain sudah bebas banjir,” tukas Anies Baswedan yang disambar gelak tawa pendukungnya di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Februari, tahun lalu.

"Genangan," timpal Sandiaga, yang berdiri tepat di samping Anies.

"Oh, genangan," jawab Anies, menimpali.

Kala itu, Anies dan juga Sandiaga Uno masih menjadi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jakarta.

Anies saat itu melontarkan pernyataan tersebut untuk menanggapi informasi bahwa Pejaten Timur dan Bukit Duri terendam banjir.

Seusai menceletuk, Anies ketika itu menegaskan pemprov setempat—yang masih dipimpin Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat—perlu objektif menilai situasi dan persoalan di ibu kota, termasuk banjir.

”Terkadang, seakan masalah sudah selesai semua, padahal masih banyak masalah yang harus diselesaikan,” tuturnya.

Persis setahun setelah momen tersebut, tak lagi ada celetukan mengenai banjir yang terlontar dari Anies.

Sebaliknya, ia harus pontang-panting memantau banyaknya daerah yang kebanjiran. Karena kali ini, bukan hanya Pejaten Timur dan Bukit Duri yang terendam banjir.

Pada banjir terbaru, Kamis (15/2/2018), sebanyak 100 rukun warga tersebar di 37 kelurahan Jakarta terdampak banjir dari curah hujan yang deras.

Sebaran titik banjir dan genangan di Jakarta Timur ada 11 RW yakni Cakung Barat; Jatinegara 1 RW; Kayu Putih 2 RW; Pulo Gadung 2 RW; Pulo Gebang 1 RW; Rawa Terate 1 RW; dan, Rawamangun 2 RW.

Sementara di Jakarta Pusat ada 9 RW, yakni Cempaka Putih Barat 1 RW; Cemapak Putih Timur 4 RW; Johar Baru 1 RW; Kartini 1 RW; Kramat 1 RW; dan, Paseban 1 RW.

Wilayah Jakarta Selatan ada 56 RW yang tergenang banjir, yakni Cengkareng Barat 3 RW; Duri Kepa 5 RW; Duri Kosambi 1 RW; Jati Pulo 1 RW; Jelambar Baru 1 RW; Kalideres 2 RW; Kamal 9 RW; Kapuk 14 RW; Kedoya Utara 1 RW; Kembangan Utara 1 RW; Rawa Buaya 2 RW; Tegal Alur 15 RW; dan, Wijaya Kesuma 1 RW.

Sedangkan genangan air di Jakarta Utara ada 24 RW yakni, Ancol 1 RW; Kamal Muara 2 RW; Kapuk Muara 1 RW; Kelapa Gading Barat 1 RW; Kelapa Gading Timur 5 RW; Lagoa 1 RW; Pegangsaan Dua 8 RW; Penjaringan 2 RW; Sungai Bambu 2 RW; dan Sunter Jay 1 RW.

"Banjir dan genangan disebabkan oleh drainase perkotaan yang tidak mampu mengalirkan aliran permukaan. Hujan lebat menyebabkan aliran permukaan melebihi kapasitas pengaliran drainase. Banjir dan genangan saat ini lebih cepat surut," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Jakarta makin rentan banjir karena terkait dengan terbatasnya kawasan resapan air. Pembangunan yang masif dengan kondisi permukaan yang kedap air tak berimbang dengan terbatasnya resapan air serta konservasi tanah.

Akibatnya, kata dia, 85 persen curah hujan yang jatuh di wilayah Jakarta dikonversi menjadi aliran permukaan. Hanya sekitar 15 persen yang tertahan di permukaan tanah dan meresap ke dalam tanah.

”Itulah yang menyebabkan setiap hujan deras sering timbul banjir dan genangan. Ke depan perlu diperbanyak pembangunan embung, sumur resapan, danau mini, biopori, restorasi anak-anak sungai, taman sebagai resapan air dan lainnya,” katanya.

Sepekan banjir sebelumnya, Senin (5/2), Sebanyak 11 ribu orang lebih menjadi korban. Sementara 6.000-an orang di antaranya mengungsi.

Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, banjir yang terjadi pekan lalu menyebabkan 7.228 KK atau 11.450 jiwa terdampak banjir.

Banjir meliputi 141 RT dan 49 RW di 20 kelurahan pada 12 kecamatan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Minta Warga Tak Egois

"Bagi saya perinsipnya adalah, saya akan kerjakan apa pun yang harus dikerjakan untuk menyelamatkan Jakarta dari banjir," kata Anies saat melakukan kunjungan kerja ke Bogor, Senin (12/2) siang.

Anies mendatangi daerah itu untuk berkoordinasi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya, dan melihat langsung kondisi Bendung Katulampa.

"Dan saya siap menemui siapa pun yang ada kaitannya dengan penyelamatan Jakarta dari banjir. Ini adalah tanggung jawab saya, dan saya akan tunaikan tanggung jawab itu dengan debaik-baiknya," tambah Anies dengan mimik muka serius.

Sedangkan Wakil Gubernur Sandiaga Uno, Kamis kemarin, mengatakan pemprov akan mempercepat proyek pembangunan Sodetan Sungai Ciliwung. Sandiaga ingin banjir Jakarta cepat ditanggulangi.

"Karena ini bagian terpenting dari tentunya penataan air dan juga penanggulangan banjir ke depan," ujar Sandiaga di Balai Kota, juga dengan mimik muka serius.

Sandi mengakui sudah berdialog dengan warga di Bidara Cina soal rencana penggusuran dan pemindahan tempat tinggal mereka.

Sandi mengklaim warga sudah setuju pindah dari bantaran sungai itu.

"Sebagian dari masyarakat itu sudah menginginkan adanya realisasi, tinggal ujung-ujungnya bentuk daripada kerjasama dari masyarakat tersebut," tuturnya.

Meski mau direlokasi, warga tetap meminta pemprov memberikan kompensasi dan tempat tinggal.

"Biasanya sih ada yang berkaitan dengan kompensasi, ada yang berkaitan dengan di mana mereka akan tinggal setelah itu, dan sebagainya. Ini yang kami ingin mempercepat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stres Hilang, Netizen Jadikan Banjir Bahan Bercandaan

Stres Hilang, Netizen Jadikan Banjir Bahan Bercandaan

Tekno | Jum'at, 16 Februari 2018 | 08:05 WIB

Rencana Final Panahan di Monas, Ini Komentar Anies dan Sandiaga

Rencana Final Panahan di Monas, Ini Komentar Anies dan Sandiaga

Sport | Kamis, 15 Februari 2018 | 19:32 WIB

Ini Permintaan Anies kepada Seluruh Suporter Saat Final di GBK

Ini Permintaan Anies kepada Seluruh Suporter Saat Final di GBK

Bola | Kamis, 15 Februari 2018 | 17:58 WIB

Final Piala Presiden, Anies Prediksi Persija Bisa Menang 3-1

Final Piala Presiden, Anies Prediksi Persija Bisa Menang 3-1

Bola | Kamis, 15 Februari 2018 | 17:07 WIB

Banjir Kembali Terjang Jakarta, Netizen Ngeluh ke Anies

Banjir Kembali Terjang Jakarta, Netizen Ngeluh ke Anies

News | Kamis, 15 Februari 2018 | 16:22 WIB

Terkini

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB