Di Sidang Korupsi Perdana, Bupati Rita Cerita Bisnis Tas Mahal

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 21 Februari 2018 | 11:34 WIB
Di Sidang Korupsi Perdana, Bupati Rita Cerita Bisnis Tas Mahal
Bupati nonaktif Kutai Kartanegara Rita Widyasari menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Jumat (19/1).

Suara.com - Pengadilan tindak pidana korupsi menggelar sidang perdana kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Rita Widyasari

Sebelum mengikuti sidang Bupati Kutai Kertanegara nonaktif tersebut membantah tudingan pernah menjalani perawatan kecantikan di tempat dokter Sonia Wibisono.

"Nggak benar itu. Boleh tanya ke dokter Sonia. Saya cuma jual beli tas. Saya jual tas ke dia. Kan selain dokter, dia juga hobi jual beli tas. Ketemunya saja cuma sekali, jadi BBM-an aja. Saya nggak pernah perawatan sekalipun, apa facial nggak pernah," katanya di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018).

Rita mengaku sudah lama menjadi kolektor tas bermerk. Hal itu terbukti ketika beberpa waktu lalu menyita puluhan tas milik Rita.

Namun, dia mengaku tas-tas tersebut sudah ada yang dia lelang hingga diberikan orang. Dia mengatakan jual beli tas dengan Sonia dilakukan Rita pada 2011 silam.

"Sudah lama banget, aku lupa jumlahnya, modelnya pun lupa. Saya ketemu tuh ulang tahun anak sama dia, bukan acara sosialita, nggak. Nah, dia itu temannya teman saya. Temannya anak saya di ulang tahun anak saya," kata Rita.

Lebih lanjut, Rita menuturkan bahwa dulu dia mengobrol lewat BBM dengan dokter Sonia. Dia menegaskan tidak pernah melakukan perawatan kecantikan, melainkan hanya tanya-tanya soal rahasia cantik dakter Sonia.

"Tanya saja dia, saya nggak pernah perawatan sama dokter. Pernah tanya konsultasi, gimana sih bisa cantik kayak dia. Ya cuma ngobrol di BBM doang, nggak pernah ke rumah dia, nggak pernah perawatan," katanya.

Sebelumnya, saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus TPPU Rita oleh KPK, dokter Sonia juga mengaku tidak ada kaitannya dengan kasus Politikus Golkar tersebut.

baca juga

Bahkan dia mengatakan, pernah bertemu dengan Rita hanya sekali dan sudan lama.

Pertemuan tersebut juga berlangsung singkat dan dalam situasi yang ramai. Dia mengaku tidak banyak bicara dengan Rita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Sebut Novel Belum Tentu Jadi Pulang ke Jakarta Besok

KPK Sebut Novel Belum Tentu Jadi Pulang ke Jakarta Besok

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 11:06 WIB

Jadi Tersangka KPK, NasDem Tetap Dukung Mustafa di Pilgub Lampung

Jadi Tersangka KPK, NasDem Tetap Dukung Mustafa di Pilgub Lampung

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 04:04 WIB

KPK Klarifikasi Peran Marianus Sae dalam Kasus Suap di Ngada

KPK Klarifikasi Peran Marianus Sae dalam Kasus Suap di Ngada

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 00:02 WIB

KPK Masih Telaah Bukti dari Nazaruddin soal Dugaan Korupsi Koster

KPK Masih Telaah Bukti dari Nazaruddin soal Dugaan Korupsi Koster

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 23:54 WIB

Geledah Ruang Kerja Bupati Subang, KPK Amankan Bukti Baru

Geledah Ruang Kerja Bupati Subang, KPK Amankan Bukti Baru

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 21:21 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×