KPK Sebut Novel Belum Tentu Jadi Pulang ke Jakarta Besok

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 21 Februari 2018 | 11:06 WIB
KPK Sebut Novel Belum Tentu Jadi Pulang ke Jakarta Besok
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. (dok Novel Baswedan)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi masih belum bisa memastikan kepulangan Novel Baswedan ke Jakarta. KPK masih mempertimbangkan kondisi tekanan udara dalam pesawat.

Apakah tekanan udara di pesawat akan mengaganggu kesehatan mata yang sudah normal atau tidak.

Penyidik senior KPK tersebut dijadwalkan pulang, Kamis (22/2/2018) besok setelah dinyatakan kondisi matanya sudah normal oleh dokter di Singapura.

"Ada kekhawatiran perubahan kondisi tekanan di udara berpengaruh dalam proses trasportasi ke jakarta, itu tentu harus dihitung," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (21/2/2018).

Febri memastikan bahwa saat ini kondisi Novel telah membaik. Namun masih perlu banyak istirahat demi mempersiapkan kondisi kesehatannya demi kembali ke tanah air.

"Sejauh ini perkembangannya bagus meskipun sempat kemarin terjadi pembengkakan pada mata kiri(nya)," katanya.

Setelah disiram dengan air keras pada 1q April 2017 lalu, Novel menghabiskan waktu di Singapura demi merawat kedua matanya. Terhitung sudah 10 bulan lebih peristiwa tersebut terjadi, namun belum ada satu orang tersangka pun yang ditangkap oleh pihak kepolisian.

Keterangan dari sejumlah saksi maupun alat bukti sejauh ini telah dikantongi polisi. Namun belum ada kemajuan yang signifikan selain sketsa wajah yang saat ini menjadi buronan kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Tersangka KPK, NasDem Tetap Dukung Mustafa di Pilgub Lampung

Jadi Tersangka KPK, NasDem Tetap Dukung Mustafa di Pilgub Lampung

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 04:04 WIB

KPK Klarifikasi Peran Marianus Sae dalam Kasus Suap di Ngada

KPK Klarifikasi Peran Marianus Sae dalam Kasus Suap di Ngada

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 00:02 WIB

KPK Masih Telaah Bukti dari Nazaruddin soal Dugaan Korupsi Koster

KPK Masih Telaah Bukti dari Nazaruddin soal Dugaan Korupsi Koster

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 23:54 WIB

Geledah Ruang Kerja Bupati Subang, KPK Amankan Bukti Baru

Geledah Ruang Kerja Bupati Subang, KPK Amankan Bukti Baru

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 21:21 WIB

Jokowi Minta Kasus Novel Segera Diungkap, Bagaimana Polri?

Jokowi Minta Kasus Novel Segera Diungkap, Bagaimana Polri?

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 20:05 WIB

Terkini

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB