Wakapolri: Kasus Penyerangan Kiai dan Ulama Mayoritas Hoaks

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 21 Februari 2018 | 18:23 WIB
Wakapolri: Kasus Penyerangan Kiai dan Ulama Mayoritas Hoaks
Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin pantau test event Asian Games. (Suara.com/Adie Prasetyo)

Suara.com - Mabes Polri menyebut peristiwa penyerangan kepada kiai atau pemuka agama di sejumlah daerah belakangan ini, ternyata lebih banyak isu hoaks atau kabar bohong.

"Seperti di Jawa Barat dikabarkan ada 13 kasus penyerangan terhadap pemuka agama, tapi setelah ditelusuri hanya ada dua. Yang 11 adalah  hoaks. Di Jawa Timur hanya ada dua. Dari semua yang diberitakan lebih banyak adalah hoaks," ungkap Wakapolri Komjen Syafruddin seusai bertemu ulama di Masjid Polda Jatim Surabaya, seperti diberitakan Antara, Rabu (21/2/2018).

Dengan maraknya isu tersebut, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin agar Polri konsen menangani isu ini.

"Jadi ini masalahnya isu hoaks walaupun ada kejadiannya," tuturnya.

Dia menjelaskan, sebagai bentuk keseriusan polisi, pihaknya telah menurunkan tiga tim satuan tugas. Tim itu sudah sejak tiga pekan lalu dikerahkan di daerah yang isunya berkembang pesat seperti di Jabar, Jatim dan Yogyakarta.

"Isunya besar di tiga daerah ini. Setelah dapat perintah langsung tindaklanjuti dengan ke Jabar. Tadinya mau ke Yogyakarta tapi langsung dan ke Jatim karena kiai sudah menunggu," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, pelaku penyebar kabar bohong itu sudah diketahui oleh polisi.

"Isu yang dibangun oleh orang tertentu, sudah ketahuan siapa pelakunya dan akan dikembangkan. Pelaku akan dijerat UU ITE, karena mendesain informasi hoaks. Bukan karena mendesain penyerangan itu (kepada pemuka agama)," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar mengatakan terkait isu penyerangan kepada kiai, pihaknya sudah memberi klarifikasi kepada santri agar tak ada aksi balasan.

"Santri kan biasa mengamankan kiainya. Walaupun kiai sendiri tidak ada masalah. Semua isu itu harus melalui klarifikasi. Agar tidak ada kejadian itu lagi, kiai akan mendinginkan santri," kata dia.

Dia menegaskan, kondisi sampai saat ini masih aman-aman saja meskipun pemberitaan terkait penyerangan kiai semakin besar.

"Buktinya para kiai datang ke Polda beberapa kali selama seminggu dan aman-aman saja. Itu sudah risiko kiai. Ujiannya berat. Tapi dengan ketenangan dan kepasrahan total agar menciptakan ketenangan kepada masyarakat," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wakapolri Bahas Kasus Penyerangan Tokoh Agama dengan 3 Kapolda

Wakapolri Bahas Kasus Penyerangan Tokoh Agama dengan 3 Kapolda

News | Senin, 19 Februari 2018 | 11:03 WIB

Sembari Bawa Bayi, Zaenudin Rusak Masjid Baiturrahim

Sembari Bawa Bayi, Zaenudin Rusak Masjid Baiturrahim

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 13:00 WIB

Cangkul Tanah, Paiman Malah Dapat Batu Bata Kuno Majapahit

Cangkul Tanah, Paiman Malah Dapat Batu Bata Kuno Majapahit

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 18:36 WIB

Jadi Pembina, Ini Harapan Wakapolri untuk Persija Jakarta

Jadi Pembina, Ini Harapan Wakapolri untuk Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 02 Februari 2018 | 20:47 WIB

AKP Reza Diperiksa KPK, Wakapolri: Itu Urusannya KPK

AKP Reza Diperiksa KPK, Wakapolri: Itu Urusannya KPK

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 19:09 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB