Ketua DPR: Intelijen Bilang Ada 600 Ton Sabu Mau Masuk Indonesia

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Sabtu, 24 Februari 2018 | 17:45 WIB
Ketua DPR: Intelijen Bilang Ada 600 Ton Sabu Mau Masuk Indonesia
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso bersama Asisten Pengamanan (Aspam) Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Suprianto Irawan dan Panglima Armada Barat Laksamana Muda TNI Aan Kurnia saat merilis barang bukti narkotika golongan I jenis sabu di Kantor Pusat BNN, Jakarta, Selasa (20/2).

Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memberikan apresiasi atas keberhasilan Bea Cukai Kepulauan Riau gagalkan upaya penyelundupan 3 ton sabu yang dibawa kapal ikan Myanmar berbendera Taiwan, pada Jumat (22/3/2018).

Bambang geram dengan rentetan upaya para sindikat narkoba yang menjadikan Indonesia sebagai pasar.

"Saya berikan apresiasi tinggi pada tim Bea Cukai Kepri. Saya sangat geram mendengar kabar bahwa masih ada sindikat bandar Narkoba yang coba menyelundupkan sabu ke negara kita, bahkan hingga sebanyak 3 ton," kata Bambang melalui siaran tertulis, Sabtu (24/2/2018).

Menurutnya, perilaku para sindikat narkoba sudah sangat keterlaluan dan mengkhawatirkan. Dia akan meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut tuntas sampai ke akarnya.

Bambang menerangkan, informasi dari intelijen Cina kepada BNN sebagaimana disampaikan Kepala BNN Komjen  Budi Waseso terbukti benar, bahwa ada sekitar 5 ton Sabu senilai Rp10 triliun menuju perairan Indonesia.

Tangkapan pertama 1 ton di Batam. Tangkapan kedua 1,6 ton pekan lalu juga di Batam, dan ketiga, kemarin sekitar 3 ton juga di perairan yang sama, yakni Batam Kepri.

Bambang berharap, penindakan bukan hanya dilakukan kepada para awak kapal saja. Melainkan perlu dicari sampai ke bandar besarnya.

"Tak hanya awak kapal, bandar harus diusut tuntas. Tak peduli bandar sindikat lokal ataupun internasional, kita akan sikat semua," kata politikus Partai Golkar.

Bambang juga mengingatkan, berdasarkan informasi intelijen yang ia peroleh dari Kepala BNN Buwas, diduga masih ada sekitar 600 ton bahan baku sabu berkualitas tinggi senilai Rp1.200 triliun atau hampir setengah dari total ABPN siap memasuki Indonesia.

baca juga

“Pantauan terakhir ada disekitar perairan Timor Leste yang kemudian hilang dari pantauan satelit,” tutur Bambang.

Jadi, sambung Bambang, pemerintah tidak boleh berpuas diri. TNI, Polri, BNN dan Bea Cukai harus tetap waspada. Jangan sampai yang lolos justru lebih besar jumlahnya, daripada yang di ‘umpankan’ untuk ditangkap.

Bagi dia, keberhasilan aparat hukum dalam mengungkap kapal pembawa Narkoba akhir-akhir ini seperti dua sisi mata uang.

"Di satu sisi, saya bangga karena ini menunjukan prestasi cemerlang bagi aparat hukum kita. Disisi lain, saya sedih karena ini menunjukan negara kita seperti menjadi surga bagi peredaran Narkoba," ujar Bambang.

Mantan Ketua Komisi III berharap, dengan tindakan aparat yang semakin tegas, para sindikat bandar Narkoba kapok masuk ke Indonesia.

"Dengan garis pantai yang luas, tak mudah mengawasi masuknya kapal asing ke Indonesia. Tetapi para aparat hukum kita justru semakin menunjukan tajinya. Satu persatu kapal asing yang membawa Narkoba berhasil disingkirkan. Saya menaruh kebanggaan dan kehormatan atas kerja keras mereka," kata Bambang.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan, terutama kepada generasi muda agar tak terjerumus dalam kubangan neraka Narkoba.

"Pemakai Narkoba menunjukan orang yang tak percaya diri. Kita harus mampu membuktikan sebagai generasi Jaman Now dengan segudang prestasi yang membanggakan, generasi yang sibuk berkreasi dan berkarya" tutur Bambang.

Bamsoet mengajak semua pihak turut melakukan jihad untuk memberantas peredaran Narkoba di Indonesia.

"Tidak ada langkah lain, selain kita harus  jihad melawan Narkoba. Kita harus mampu membangun kesadaran bersama, bahwa memakai Narkoba sama saja dengan merusak diri sendiri, keluarga dan bangsa. Kalau kesadaran kolektif sudah terbangun, dalam waktu dekat Narkoba tidak akan laku di pasaran Indonesia," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR: Janji Manis Setinggi Langit Sudah Tidak Laku

Ketua DPR: Janji Manis Setinggi Langit Sudah Tidak Laku

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 02:00 WIB

Ketua DPR Sebut Tak Pengaruh Jika Jokowi Tak Mau Teken UU MD3

Ketua DPR Sebut Tak Pengaruh Jika Jokowi Tak Mau Teken UU MD3

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 13:53 WIB

Penumpang AirAsia Simpan Sabu dalam Pembalut yang Dipakainya

Penumpang AirAsia Simpan Sabu dalam Pembalut yang Dipakainya

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 11:29 WIB

DPR Berharap BUMN Gandeng Industri Dalam Negeri terkait Alutsista

DPR Berharap BUMN Gandeng Industri Dalam Negeri terkait Alutsista

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 22:28 WIB

Dinyatakan Korban, BNN Rekomendasikan Fachri Albar Direhabilitasi

Dinyatakan Korban, BNN Rekomendasikan Fachri Albar Direhabilitasi

Entertainment | Rabu, 21 Februari 2018 | 22:16 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×