Teroris Tobat: Waspada, Ada Generasi Baru Jaringan JI dan JAD

Reza Gunadha

Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:54 WIB
Teroris Tobat: Waspada, Ada Generasi Baru Jaringan JI dan JAD
Ali Fauzi. [Antara]

Suara.com - Mantan teroris yang terlibat aksi bom Bali I tahun 20022, Ali Fauzi Manzi, memperingatkan setiap pihak di Indonesia harus tetap mewaspadai aksi teroristik walau sementara ini tak satu pun bom meledak.

Terakhir, bom teroris meledak di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu 24 Mei 2017. Setelah itu, tak lagi ada ’pengantin’ yang mengantar nyawa.

”Jangan lengah, harus waspada. Ada 2 kelompok besar jaringan teroris di Indonesia yang tampak mati, tapi sebenarnya masih hidup dan bergerak, yakni Jama’ah Islamiyah (JI) dan Jama’ah Ansharut Daulah (JAD),” tutur Ali Fauzi.

Peringatan tersebut, dilontarkan adik Ali Imron—terpidana mati kasus bom Bali I—dalam acara peluncuran buku Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Profesor Azyumardi Azra berjudul berjudul ”La Tay’ As Jangan Putus Asa: Ibrah dari Kehidupan Teroris dan Korbannya”, di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Sabtu (24/02/2018) siang.

Ia mengatakan, kedua kelompok tersebut tampak seperti ”mati suri”. Padahal, JI maupun MAD tetap beroperasi secara klandestin atau secara rahasia.

”Mereka tak mati, karena ada generasi-generasi yang akan melanjutkan visi dan misi mereka,” ungkapnya.

Menurut Ali Fauzi, ada sejumlah perbedaan mendasar antara aksi teror yang dilakukan antara JI dan JAD.

Berdasarkan jenis terornya, JI kerap menggunakan bahan peledak dalam jumlah besar. Sementara JAD sebaliknya, menggunakan bahan peledak berskala kecil.

 “Kalau aksi teror dari tahun 2000 sampai 2010 itu jenisnya besar-besar. Bom Bali I bahan peledaknya lebih dari 1 ton. Bom di Jotel JW Marriot 400 kilogram. Bom di Kedubes Australia jua 400 kg. Setelah sahabat saya ditangkap, Nurdin M Top dan Dr Azhari, tak lagi ada bom besar,” tuturnya.

baca juga

Sedangkan dari segi sasaran atau target aksi bom, antara JI dan JAD pun juga berbeda. JI lebih menitikberatkan pada obyek-obyek simbol peradaban Barat.

Sementara jaringan teroris JAD lebih mengarah kepada objek domestik.

“Kelompok JI itu berafiliasi dengan Al Qaeda. Target mereka simbol Barat, seperti konsulat, kedutaan, maupun orang-orangnya.  Belakangan kemudian target lebih kepada domestik, target polisi terutama. Ini berarti kan ada semacam pengalihan target. Ini karena polisi dianggap sebagai orang yang banyak menangkapi kawan-kawan mereka. Itu alasan mereka,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profesor Azyumardi Azra: Pemerintah Jangan Abaikan Korban Teroris

Profesor Azyumardi Azra: Pemerintah Jangan Abaikan Korban Teroris

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:00 WIB

BNPT: Kepri Rawan Jadi Pintu Masuk Teroris Lokal dan Asing

BNPT: Kepri Rawan Jadi Pintu Masuk Teroris Lokal dan Asing

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 04:14 WIB

BNPT Akan Kumpulkan Para Mantan Teroris

BNPT Akan Kumpulkan Para Mantan Teroris

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 16:26 WIB

Kronologis Penangkapan Tersangka Teroris Jefri Hingga Meninggal

Kronologis Penangkapan Tersangka Teroris Jefri Hingga Meninggal

News | Jum'at, 16 Februari 2018 | 01:26 WIB

Teroris: Selamat Pagi, Semua BRI Garut Saya Beri Kado Bom!

Teroris: Selamat Pagi, Semua BRI Garut Saya Beri Kado Bom!

News | Rabu, 14 Februari 2018 | 12:58 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×