KPU Siap Gelar Pilpres Meski Hanya Kandidat Tunggal

Dythia Novianty, Dian Rosmala

Sabtu, 03 Maret 2018 | 00:30 WIB
KPU Siap Gelar Pilpres Meski Hanya Kandidat Tunggal
Gedung KPU [suara.com/Handita Fajaresta]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak masalah jika pada akhirnya Pilpres 2019 hanya diikuti pasangan calon tunggal. KPU akan tetap melaksanakan pemilihan Presiden sesuai dengan Undang-Undang Pemilu.

"KPU itu kan melaksanakan Undang-Undang. Segala kemungkinan, tentu sepanjang itu diatur dalam Undang-Undang, kita laksanakan. Seperti halnya Pilkada, calon tunggal itu kan juga sejak 2015 ada. Tidak masalah," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan, di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).

Sebagai penyelenggara Pemilu, KPU tidak dalam kapasitas memersoalkan jumlah kandidat. Selama UU Pemilu membolehkan kandidat tunggal, KPU akan melaksanakannya.

"Jadi tidak ada persoalan. Kita kan memang tidak boleh menilai atau mempersoalkan. Kita melaksanakan Undang-Undang itu, mau calonnya berapa, kita siap melaksanakan Pilpres. Asal syarat-syaratnya terpenuhi," ujar Wahyu.

Dia mengatakan, berapapun jumlah kandidat pada Pilpres periode 2019-2023 mendatang, semua tergantung partai politik peserta Pemilu.

"Jadi, kita tidak berkepentingan apakah calonnya dua, tiga atau tunggal. Ya terserah Partai Politik lah. Karena yang berhak untuk mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden kan Partai Politik," tutur Wahyu.

"Untuk Presiden dan Wakil Presiden kan berbeda dengan Pilkada. Kalau Pilkada kan bisa melalui dua jalur. Jalur Partai Politik dan jalur perseorangan. Kalau Presiden kan hanya ada satu jalur, jalurnya jalur Partai Politik," terangnya.

Secara beban kerja, dia menambahkan, tak bedanya antara kandidat tunggal maupun dua atau kandidat. Namun, ia mengakui, kandidat tunggal akan lebih meminimalisir dana yang akan dikeluarkan.

"Kalau secara budget lebih minim yang tunggal. Tetapi kita tidak dalam posisi mengharapkan berapa calonnya. Kita dalam posisi siap melaksanakan Pilpres berapapun calonnya. Jadi kita tak dalam posisi agar sekian atau sekian. Berapa pun calonnya kita siap melaksanakan," beber Wahyu.

baca juga

Untuk diketahui, UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 membuka peluang bagi siapa saja menjadi kandidat tunggal pada Pemilihan Presiden. Peluang itu dimungkinkan dalam pasal 222 tentang ketentuan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold).

Pasal 222 itu menyebutkan bahwa ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen dari kursi parlemen atau 25 persen dari total suara sah Pemilu.

Artinya, mayoritas partai sepakat untuk menggabungkan suaranya mengusung satu kandidat saja dan memperoleh total suara di atas 80 persen, maka sudah pasti tertutup kemungkinan bagi kandidat lain untuk mencalonkan diri. Karena bisa dipastikan, sisa suara yang ada sudah kurang dari 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FPI cs Tuntut KPU Loloskan PBB Jadi Peserta Pemilu 2019

FPI cs Tuntut KPU Loloskan PBB Jadi Peserta Pemilu 2019

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 15:31 WIB

Moeldoko Bantah KSP Galang Pembentukan Relawan Pilpres 2019

Moeldoko Bantah KSP Galang Pembentukan Relawan Pilpres 2019

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 23:55 WIB

Gerindra Sebut Ada Gerakan Jadikan Jokowi Capres Tunggal di 2019

Gerindra Sebut Ada Gerakan Jadikan Jokowi Capres Tunggal di 2019

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 21:57 WIB

PKS Menolak Tawaran Dukung Jokowi di Pilpres 2019

PKS Menolak Tawaran Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 17:55 WIB

ACTA Minta Prabowo Tak Tergoda Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

ACTA Minta Prabowo Tak Tergoda Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 17:55 WIB

ACTA Deklarasikan Prabowo Sebagai Calon Presiden 2019

ACTA Deklarasikan Prabowo Sebagai Calon Presiden 2019

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 17:25 WIB

Terkini

Jamdatun Usul Jaksa Agung Jabat Kepala Badan Pengelola Aset secara Ex Officio

Jamdatun Usul Jaksa Agung Jabat Kepala Badan Pengelola Aset secara Ex Officio

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:44 WIB

17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya

17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 12:41 WIB

Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik

Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik

Batam | Selasa, 03 November 2026 | 12:40 WIB

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:39 WIB

Alasan Gus Faruq Ceramah Dalam Kubur: Cara Dekatkan Diri ke Allah SWT

Alasan Gus Faruq Ceramah Dalam Kubur: Cara Dekatkan Diri ke Allah SWT

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:35 WIB

Perbedaan Mirabella Colorfix vs Mirabella Chic Lipstick, Sama-Sama Tahan Lama 12 Jam

Perbedaan Mirabella Colorfix vs Mirabella Chic Lipstick, Sama-Sama Tahan Lama 12 Jam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:32 WIB

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

×