Nenek Penyekap 5 Anak Adopsi Tetap Bungkam

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Sabtu, 03 Maret 2018 | 11:47 WIB
Nenek Penyekap 5 Anak Adopsi Tetap Bungkam
Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Perempuan berusia 60 tahun berinisial CW masih intesif diperiksa Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat, karena diduga menyekap 5 anak adopsi.

CW ditangkapdi Hotel Le Meredien, pada Rabu (28/2/2018). Sampai Sabtu (3/3), CW belum mau membuka mulut mengenai dari mana ia mengadopsi 5 anak tersebut.

"Semua motif maupun dari mana anaknya diambil itu masih dalam penyidikan,” kata Kapolres Jakpus Komisaris besar Roma Hutajulu.

Polisi sementara ini baru mengetahui bahwa CW selalu membawa kelima bocah tersebut berpindah-pindah tempat tinggal di hotel.

Ia mengatakan, CW mengakui kepada polisi tak memunyai pekerjaan. Namun, keterangan itu masih diragukan.

"Tersangka ini mengaku selalu tinggal di hotel karena memiliki rasa trauma untuk tinggal di rumah karena pernah menjadi korban perampokan," ujar Roma.

Kelima anak itu diadopsi oleh CW sejak berumur sekitar dua tahun. Lima anak ini berinisial yakni FA, RW , OV, EO, dan TI.

Bocah-bocah itu kekinian sudah dalam pengawasan Kementerian Sosial, di Rumah Aman Bambu Apus, Jakarta Timur.

Untuk diketahui, CW mengadopsi bocah-bocah itu sejak tahun 2009. Sejak saat itu, mereka kerap mendapat penganiayaan dari CW.

baca juga

Mereka kerap dikurung di kamar mandi, dan tak boleh bersekolah. Kasus ini terungkap ketika salah satu anak, FA, kabur pada April 2017. FA sempat tinggal bersama rekan CW inisial Y, hingga FA berumur 13 tahun.

"Itu FA tinggal dirumah Y. Nah, setelah tinggal beberapa lama dan karena kesibukan Y, jadi FA dititipkan ke temannya inisial R," kata Roma.

Selanjutnya, dengan kondisi FA tak mengenyam pendidikan. R mencoba mendaftarkan FA untuk bersekolah.

Namun, FA terbentur persoalan ketiadaan akte kelahiran. Akhirnya R berkonsultasi kepada Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Selasa (26/2/2018)

"Dari pemeriksaan LPAI kepada FA, barulah terbongkar kalau selama ini dia diurus atau diangkat sebagai anak oleh CW dan tidak punya akte kelahiran," ujar Roma.

LPAI merasa curiga dan menganggap ada yang bermasalah terhadap FA, akhirnya LPAI melaporkan kepada Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat.

"Hingga akhirnya polisi pada Rabu (28/2/2018) malam, menggerebek Hotel Le Meredien tempat CW tinggal. Ditemukan ada empat anak lainnya di dalam kamar hotel bersama CW," ujar Roma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seorang Wanita Tega Sekap Lima Anak Selama Setahun di Hotel

Seorang Wanita Tega Sekap Lima Anak Selama Setahun di Hotel

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 22:22 WIB

Polisi dan TNI Kerahkan 6 Kompi Pasukan Amankan DWP

Polisi dan TNI Kerahkan 6 Kompi Pasukan Amankan DWP

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 13:04 WIB

Dituduh Hina Rizieq Shihab, AS Digelandang LBH Bang Japar dan FPI

Dituduh Hina Rizieq Shihab, AS Digelandang LBH Bang Japar dan FPI

News | Senin, 04 Desember 2017 | 13:00 WIB

Penyusup Istana Jokowi yang Menyebut ISIS Diduga Sakit Jiwa

Penyusup Istana Jokowi yang Menyebut ISIS Diduga Sakit Jiwa

News | Selasa, 14 November 2017 | 10:58 WIB

Jatuh dari Atap Rumah, Maling Motor Dikeroyok Warga Kemayoran

Jatuh dari Atap Rumah, Maling Motor Dikeroyok Warga Kemayoran

News | Selasa, 14 November 2017 | 10:46 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×