Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya, Sara, menghadapi interogasi lanjutan polisi atas tuduhan korupsi, Jumat (2/3/2018).
Menurut sebuah stasiun radio Israel yang dikutip Anadolu Agency, Netanyahu dikunjungi polisi di kediaman resminya di Yerusalem sedangkan istrinya diwawancarai polisi di kota Lod, dekat Tel Aviv.
Polisi mengatakan kepada Netanyahu pertanyaan yang mereka berikan itu terkait investigasi korupsi, yang melibatkan perusahaan telekomunikasi Bezeq.
Kasus itu juga melibatkan tuduhan bahwa pemilik Bezeq Shaul Elovitch, memerintahkan laman berita Walla miliknya agar menampilkan berita-berita positif tentang Netanyahu.
Sebagai imbalan, Netanyahu akan mengubah sejumlah peraturan agar menguntungkan perusahaan itu, demikian menurut dugaan penyelidik.
Elovitch, istrinya, dan dua orang rekan Netanyahu telah ditahan dalam perkembangan kasus ini.
Bulan lalu, polisi Israel menyarankan agar Netanyahu segera ditahan atas tuduhan korupsi, dan juga mengatakan mereka memiliki cukup bukti yang melibatkannya dalam dua kasus suap lainnya.
Kasus pertama terkait dengan produser Hollywood Arnon Milchan, yang kabarnya dituntut membelikan barang-barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya.
Sedangkan kasus kedua bersinggungan dengan Arnon Mozes, penerbit surat kabar Yedioth Ahronoth, yang konon diperintah hanya merilis berita positif mengenai Netanyahu.