Airlangga Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Pondok Indah

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 07 Maret 2018 | 12:46 WIB
Airlangga Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Pondok Indah
Ilustrasi hidung mobil ringsek akibat tabrakan. [shutterstock]

Suara.com - Polisi berencana memeriksa saksi-saksi terkait kasus kecelakaan beruntun di jalan terowongan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3/2018) dini hari. Kecelakaan itu menewaskan satu pengendara motor berinisial BD (37).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra mengatakan pemeriksaan rencananya akan dilakukan terhadap penumpang mobil Toyota Camry yang dikemudikan Airlangga Dinendra Sofjan.

"Akan ada beberapa saksi yang kami periksa," kata Halim di Polda Metro Jaya, Rabu (7/3/2018).

Halim menyampaikan rencana pemeriksaan terhadap saksi-saksi itu akan dilakukan pekan depan.

"Pekan depan mungkin (waktu pemeriksaan)," kata dia.

Menurutnya, polisi juga akan memeriksa Airlangga yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan beruntun tersebut.

Halim menyampaikan, ketika insiden kecelakaan itu terjadi, mobil Toyota Camry berplat nomor B 1395 SAG berpenumpang empat orang. Polisi juga akan memeriksa saksi-saksi lain yakni penumpang dua mobil Toyota Innova yang ikut menjadi korban kecelakaan.

"Tentunya selain empat penumpang mobil tersangka ada saksi lain yang kami periksa ya. Karena kejadian ini kan melibatkan beberapa kendaraan," kata dia.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto menjelaskan, kecelakaan itu berawal ketika mobil jenis Toyota Camry yang dikemudikan Airlangga melaju dari arah Metro Pondok Indah.

Sesampainya di jalan terowongan Pondok Indah, mobil menabrak pembatas jalan dan masuk ke jalur yang berlawanan.

"Itu karena kurang hati-hati sehingga menabrak pembatas jalan dan menyebrang dijalur yang berlawanan, serta menabrak kendaraan jenis Toyota Innova B 2998 SKJ. Mobil Toyota itu dikemudikan Ristanto," ujar Mardiaz, Sabtu (3/3/2018)

Kemudian, kendaraan yang dikemudikan Airlangga juga menabrak sepeda motor yang dikemudikan BD, Sehingga sepeda motor juga di tabrak oleh mobil dari arah berlawanan.

"Tabrakan terjadi lagi Toyota Innova B 1765 ZKO yang dikemudikan Catur Yuli yang melaju dari arah yang berlawanan sehingga terjadi kecelakaan beruntun," kata Mardiaz.

Mardiaz menyampaikan, akibat kecelakaan itu, Airlangga mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di RS Pondok Indah.

"Dia mengalami luka sobek di dagu. Setelah pulih, kami akan langsung memeriksanya,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tabrakan Beruntun di Pondok Indah, Pesepeda Motor tewas

Tabrakan Beruntun di Pondok Indah, Pesepeda Motor tewas

News | Sabtu, 03 Maret 2018 | 12:12 WIB

Dandan Sambil Menyetir Bisa Berujung Celaka

Dandan Sambil Menyetir Bisa Berujung Celaka

Lifestyle | Kamis, 22 Februari 2018 | 18:59 WIB

Saham Waskita Karya Anjlok Pascatragedi Proyek Tol Becakayu

Saham Waskita Karya Anjlok Pascatragedi Proyek Tol Becakayu

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2018 | 11:20 WIB

Ombudsman Curiga Ada Maladministrasi Masif Proyek Infrastruktur

Ombudsman Curiga Ada Maladministrasi Masif Proyek Infrastruktur

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 11:04 WIB

Kecelakaan di Bogor, Truk Molen Timpa Angkot, 2 Tewas

Kecelakaan di Bogor, Truk Molen Timpa Angkot, 2 Tewas

News | Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:22 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB