Jokowi Bentuk Tim Penjaringan Cawapres untuk Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 08 Maret 2018 | 13:15 WIB
Jokowi Bentuk Tim Penjaringan Cawapres untuk Pilpres 2019
Presiden Joko Widodo melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2017 secara elektronik di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/2/2018). (Biro Kepresidenan)

Suara.com - Presiden Joko Widodo membentuk tim internal untuk penjaringan Bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2019. Hal itu diakui oleh Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani.

"Yang saya tahu tim internal Pak Jokowi untuk jaring Cawapres itu tokoh independen," kata Arsul di DPR, Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Meskipun tim yang dibentuk oleh Jokowi merupakan individu-individu yang tak terkait dengan Partai Politik tertentu, namun tetap akan mengacu pada kriteria yang telah diusulkan oleh partai politik yang secara resmi sudah mendeklarasikan Jokowi di Pilpres 2019.

Sebagai partai koalisipendukung Jokowi, PPP menyambut baik mekanisme penjaringan Bakal Cawapres Jokowi tersebut. Sebab, tak ada gunanya tim tersebut jika diisi oleh individu yang didelegasikan oleh partai-partai pendukung Jokowi.

"Kan tahapannya adalah masing-masing partai secara individual menyampaikan kriteria kepada Pak Jokowi. Itu yang dilakukan paling tidak oleh PPP, Nasdem, Hanura juga meski sudah deklarasi Pak Wiranto, kemudian PDI-P," ujar Arsul.

"Kemudian Pak Jokowi mengolahnya dengan tim yang berjarak dari partai. Baru kemudian dirumuskan bersama sama partai," tambah Arsul.

Arsul sendiri tidak mengetahui siapa saja yang tergabung di dalam tim itu. Kalau pun tahu, kata dia, tidak bakal dibocorkan terlebih dahulu.

"Untuk kriterianya, kan sudah banyak diberitakan. Santri atau agamis yang Nasionalis yang intelek, muda," kata Arsul.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Bagi Beras, Jokowi Akan Bertemu Ulama di Jawa Timur

Setelah Bagi Beras, Jokowi Akan Bertemu Ulama di Jawa Timur

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 11:39 WIB

Partai Idaman Tuding Pemerintah Lakukan Pembangkangan

Partai Idaman Tuding Pemerintah Lakukan Pembangkangan

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 06:00 WIB

Mantan Ketua Panwaslu DKI: KPU - Bawaslu Tidak Taat UU Pemilu

Mantan Ketua Panwaslu DKI: KPU - Bawaslu Tidak Taat UU Pemilu

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 05:30 WIB

Tidak Lolos Verifikasi Pemilu 2019, P3I: Kami Didzalimi KPU

Tidak Lolos Verifikasi Pemilu 2019, P3I: Kami Didzalimi KPU

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 00:45 WIB

Partai Republik Sebut Penilaian KPU Ada yang Aneh

Partai Republik Sebut Penilaian KPU Ada yang Aneh

News | Rabu, 07 Maret 2018 | 23:45 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×