Nasihat Setnov untuk Fahri Hamzah yang Polisikan Presiden PKS

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Kamis, 08 Maret 2018 | 16:26 WIB
Nasihat Setnov untuk Fahri Hamzah yang Polisikan Presiden PKS
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah melaporkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya, Kamis (8/3/2018).

Pelaporan itu merupakan kelanjutan konflik keduanya, yang berawal dari keputusan PKS memecat Fahri Hamzah.

Setya Novanto yang pernah menjadi rekan Fahri di kursi pemimpin DPR RI, berharap persoalan itu terselesaikan melalui musyawarah.

Apalagi, menurut terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tersebut, Fahri Hamzah adalah sosok yang  bersih dan memperjuangkan sesuatu dengan kejujuran.

"Pak Fahri itu sosok yang semuanya dia mau bersih dengan kejujuran dia. Yang saya tahu, sosok Pak Fahri itu semuanya dilakukan dengan masalah kebenaran dia. Saya tidak tahu masalah internalnya dengan PKS sendiri, tapi itulah sosok dia," kata Setnov di gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut menyarankan Fahri dan Sohibul untuk segera bermusyawarah demi menyelesaikan masalah yang ada. Sebab, baik Fahri dan Sohibul sama-sama dikenal baik oleh Setnov.

"Jadi ini memang urusan internal, perlu ada kebersamaan,  perlu ada suatu musyawarah yang memang perlu dan lebih baik," katanya.

Sebelumnya, melalui akun twitternya @fahrihamzah, Fahri memberitahukan bahwa dirinya melaporkan Sohibul ke Kepolisian pada hari ini. Dalam cuitannya itu, Fahri mengaku dengan terpaksa melaporkan Sohibul yang adalah Petinggi PKS tersebut.

Fahri telah menempuh jalur hukum atas pemecatannya dari PKS. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2016 sudah memenangkannya dan menyatakan bahwa pemecatan Fahri tidak sah.

baca juga

Namun, PKS mengajukan banding atas putusan itu. Persis setahun kemudian, Pengadilan Tinggi Jakarta juga memenangkan Fahri. Pengadilan meminta nama Fahri dipulihkan.

Konflik tersebut bukannya malah berkahir, sebab mulai muncul  cerita yang terus dikembangkan di dalam partai dan juga di publik.

Terakhir, yang membuat Fahri menganggap Sohibul Iman sudah melampaui batas adalah karena menyatakan di media bahwa Fahri berbohong dan membangkang.

Pernyataan itu disampaikan Sohibul karena Fahri sedianya bersedia meninggalkan posisinya sebagai wakil ketua DPR. Namun, pada akhirnya tidak memenuhi janjinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Datangi Mapolda Metro Jaya, Fahri Hamzah Pidanakan Presiden PKS

Datangi Mapolda Metro Jaya, Fahri Hamzah Pidanakan Presiden PKS

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 15:29 WIB

Merasa Jadi Rakyat Biasa di Tahanan, Berat Setnov Turun 2 Kg

Merasa Jadi Rakyat Biasa di Tahanan, Berat Setnov Turun 2 Kg

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 14:59 WIB

Fahri Hamzah: Kalau Kembali Duel dengan Prabowo, Jokowi Kalah

Fahri Hamzah: Kalau Kembali Duel dengan Prabowo, Jokowi Kalah

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 14:48 WIB

Eks Deputi Sekretariat Wapres Jadi Saksi Korupsi e-KTP

Eks Deputi Sekretariat Wapres Jadi Saksi Korupsi e-KTP

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 14:47 WIB

Punya Bukti Kuat Polisikan Sohibul, Fahri Didukung Kader PKS

Punya Bukti Kuat Polisikan Sohibul, Fahri Didukung Kader PKS

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 14:02 WIB

Terkini

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×