Nenek Penganiaya Tak Bisa Lagi Bertemu 5 Anak Asuhnya

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 15 Maret 2018 | 14:42 WIB
Nenek Penganiaya Tak Bisa Lagi Bertemu 5 Anak Asuhnya
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono (Agung Sandy)

Suara.com - CW (60), perempuan paruh baya tak lagi bisa menemui lima anak asuhnya. Lantaran mereka sudah dititipkan Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA), Bambu Apus, Jakarta Timur.

Polisi sejauh ini masih menyelidiki dugaan CW melakukan penelantaran dan penganiayaan selama tinggal bersama lima anak asuhnya itu di beberapa hotel di Jakarta.

"Ya namanya sudah di save house, nggak bisa (ditemui)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (15/3/2018).

Alasan CW tak diperbolehkan menengok anak-anak yang diduga menjadi korban kekerasan ini  masih dalam pengawasan pemerintah. 

"Ya dalam perlindungan tunggu saja. Kan ada yang mengawasi," kata dia.

Selama tinggal di RSPA itu kelima anak angkat CW ini juga akan mendapatkan pendampingan psikologi untuk menghilangkan rasa trauma yang mereka alami.

Dalam proses trauma healing ini, lanjut Argo, polisi juga akan bekerjasama dengan pihak terkait termasuk Lembaga Perlindungan Anak Indonesia.

"Kita komunikasikan, kita kasih trauma healing kemudian psikolog," katanya.

Terkait kasus ini, polisi akan memanggil CW sebagai terlapor, Jumat (15/3/2018) besok. Nantinya polisi akan menanyakan cara pola asuh CW selama mengadopsi lima anak tersebut. Materi pemeriksaan juga berkaitan soal asal muasal anak-anak tersebut ketika diadopsi CW.

baca juga

Kasus ini ditangani Polda Metro Jaya setelah menerima pelimpahan berkas penyelidikan dari Polres Metro Jakarta Pusat.

Sebelumnya, polisi menemukan lima anak diduga menjadi korban penelantaran di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat pada Rabu (28/2/2018).

Kelima anak yang diadopsi CW yakni FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10). CW mengadopsi kelima anak itu sejak 2009. Bahkan, CW sudah bertahun-tahun tinggal bersama lima asuhnya di beberapa hotel di Jakarta. Namun, CW diduga kerap menganiaya selama tinggal bersama kelima anak asuhnya.

Polisi juga sempat menangkap CW. Namun, hingga kini, status perempuan itu masih sebagai saksi.

Kasus ini terungkap ketika salah satu anak, FA, kabur pada April 2017 lantaran tak kuat dengan pola asuh CW. Selama kabur, FA pun tinggal bersama pengasuhnya yang berinisial Y.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini, Polisi Serahkan Jennifer Dunn ke Kejati DKI

Hari Ini, Polisi Serahkan Jennifer Dunn ke Kejati DKI

Entertainment | Kamis, 15 Maret 2018 | 08:35 WIB

Surabaya Black Hat Pernah Retas 6 Situs Pemprov Jatim

Surabaya Black Hat Pernah Retas 6 Situs Pemprov Jatim

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 21:32 WIB

Retas Laman Pemkot Los Angeles, 3 Mahasiswa Indonesia Diburu FBI

Retas Laman Pemkot Los Angeles, 3 Mahasiswa Indonesia Diburu FBI

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 08:19 WIB

Catut Nama Kapolri Tito Karnavian, Duo Penipu Diringkus

Catut Nama Kapolri Tito Karnavian, Duo Penipu Diringkus

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 13:09 WIB

Terkini

Kasus ISPA Akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Kaltim Masih Terus Meningkat

Kasus ISPA Akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Kaltim Masih Terus Meningkat

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo: DPR Ingatkan Jangan Cuma Fokus Pidana, Etik Juga Harus Jalan

Kasus Penyadapan Prabowo: DPR Ingatkan Jangan Cuma Fokus Pidana, Etik Juga Harus Jalan

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:55 WIB

Puncaki Chart Musik Korea, Rescene Janji Tuk Melangkah Bersama di Lagu With

Puncaki Chart Musik Korea, Rescene Janji Tuk Melangkah Bersama di Lagu With

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:55 WIB

Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan

Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 17:54 WIB

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:52 WIB

Bukan Cuma Tiga Jenderal, Guru Besar Hukum Minta Asal Perintah Penyadapan Diungkap

Bukan Cuma Tiga Jenderal, Guru Besar Hukum Minta Asal Perintah Penyadapan Diungkap

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:49 WIB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:48 WIB

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:37 WIB

×