Dituduh Terima Uang dari Khadafi, Eks Presiden Prancis Ditangkap

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 21 Maret 2018 | 14:40 WIB
Dituduh Terima Uang dari Khadafi, Eks Presiden Prancis Ditangkap
Mantan Presiden Prancis Nikolas Sarkozy. (Shutterstock)

Suara.com - Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, ditahan aparat kepolisian atas tuduhan pernah menerima dukungan finansial dari pemimpin Libya Muammar Khadafi.

Sarkozy dituduh mendapat dana dari Khadafi pada masa kampanye pemilihan presiden tahun 2007. Khadafi sendiri telah tewas pada 20 Oktober 2011, karena ditembak gerombolan teroris pemberontak.

Surat kabar Prancis, Le Monde, memberitakan Sarkozy ditangkap dan ditahan biro antikorupsi kepolisian Prancis, di Nanterre, Paris, Selasa (20/3/2018).

“Sarkozy ditahan saat baru kembali dari Dubai, Uni Emirat Arab dan hendak pergi lagi ke London, Inggris,” tulis Le Monde.

Biro antikorupsi kepolisian Prancis menuduh Sarkozy membiayai keperluan kampanye politiknya pada pilpres 2007 menggunakan uang, yang dikirim Khadafi.

“Penangkapan itu sebagai babak baru setelah proses penyelidikan kasus itu dimulai pada tahun 2013.”

Pada 2016, seorang pengusaha bernama Ziad Takieddine mengatakan bahwa dia membawa uang sebesar EUR5 juta dari Libya untuk Sarkozy pada akhir tahun 2006.

Pernyataan tersebut membenarkan keterangan mantan direktur unit intelijen militer Libya. Abdullah Senussi pada 2012.

Mantan Menteri Perminyakan Libya Shukri Ghanem pada tahun 2012 meninggal dunia secara mencurigakan.

Ketika itu, terdapat catatan yang ditemukan bersama mayatnya yang tertuliskan adanya tas berisi uang dari Khadafi untuk Sarkozy.

Bashir Salih, yang diyakini sebagai orang yang menghubungkan Khadafi dan Prancis dan baru-baru ini terluka dalam serangan bersenjata di ibu kota Afrika Selatan, Johannesburg berujar, "Khadafi mengatakan bahwa dia mendanai Sarkozy. Sarkozy mengatakan sebaliknya. Saya lebih percaya Khadafi daripada Sarkozy.”

Sarkozy menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Prancis antara tahun 2002-2004 dan 2005-2007, kemudian dia terpilih sebagai presiden pada tahun 2007 setelah mengalahkan kandidat sosialis Segolene Royal.

Sarkozy menjabat sebagai presiden Prancis dari tahun 2007 sampai 2012.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jual Senjata di Gaza, Pegawai Konsulat Prancis Ditahan Israel

Jual Senjata di Gaza, Pegawai Konsulat Prancis Ditahan Israel

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 13:52 WIB

Prancis Beda Respon dari AS Soal Peracun Mata-mata di Inggris

Prancis Beda Respon dari AS Soal Peracun Mata-mata di Inggris

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 07:10 WIB

Al Qaeda di Mali Rilis Video Sandera Prancis

Al Qaeda di Mali Rilis Video Sandera Prancis

News | Sabtu, 03 Maret 2018 | 02:45 WIB

Prancis Segera Deklarasi Akui Kedaulatan Negara Palestina

Prancis Segera Deklarasi Akui Kedaulatan Negara Palestina

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 14:32 WIB

Prancis Larang Berkendara Sambil Main HP, Bahkan Saat Berhenti

Prancis Larang Berkendara Sambil Main HP, Bahkan Saat Berhenti

Otomotif | Kamis, 08 Februari 2018 | 12:12 WIB

Terkini

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:13 WIB

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:05 WIB

Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi

Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:00 WIB

Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden

Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:46 WIB

GRIB Jaya Balik Serang Pihak Ahmad Bahar: Tuding Lakukan Doxing hingga Istri Hercules Trauma

GRIB Jaya Balik Serang Pihak Ahmad Bahar: Tuding Lakukan Doxing hingga Istri Hercules Trauma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:37 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:22 WIB

Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:16 WIB