Diduga Dianiaya Sipir, Napi Lapas Mata Merah PalembangTewas

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Rabu, 21 Maret 2018 | 23:11 WIB
Diduga Dianiaya Sipir, Napi Lapas Mata Merah PalembangTewas
Jenazah almarhum Bisan Azhari, napi Lapas Mata Merah Palembang yang diduga tewas dianaya petugas sipir penjara di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang, Rabu (21/3/2018). [Suara.com/Andhiko]

Suara.com - Bisan Azhari (43), narapidana kasus narkoba yang sedang menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mata Merah Palembang, Sumatera Selatan dikabarkan tewas pada, Selasa (20/3/2018) kemarin.

Korban dinyatakan meninggal setelah lima hari menjalani perawatan intensif di ruang ICCU Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH), Palembang.

Informasi yang beredar, korban dilarikan ke RSMH lantaran mengalami kritis. Diduga akibat menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oknum petugas sipir.

Dugaan itu mencuat setelah ditemukan sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh korban.

"Kami pihak keluarga melihat, memang ada yang tak wajar dari kematian keluarga kami ini. Ada luka-luka di tubuh adik saya," kata Junaidi, kakak korban, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang, Rabu (21/3/2018).

Selain itu, Junaidi menjelaskan, di bagian pundak dan kepala belakang korban juga terdapat gumpalan darah.

"Kalau dokter bilang terdapat banyak gumpalan darah pada bagian pundak, kepala dan perut," ujarnya,

Tak terima dengan kejadian tersebut, istri korban, Holijah melaporkan oknum sipir Lapas Merah Mata berinisial JN ke SPK Mapolda Sumsel. Karena diketahui suaminya diduga dianiaya di dalam lapas oleh terlapor JN.

"Sebelumnya itu suami saya ini sempat telepon, katanya minta transfer duit karena ada utang sama JN. Tapi setelah itu saya dapat kabar, suami saya sudah sekarat dengan kondisi luka di kepala dan juga luka di sekujur tubuhnya," ujar Holijah.

Di lain pihak, Nani, kakak almarhum yang mendampingi Holijah melapor, mengatakan adiknya telah dianiaya dan disiksa oleh penjaga lapas, kemungkinan karena utang terkait narkoba.

Dia pun mewakili keluarga telah meminta petugas melakukan visum terhadap jenazah sang adik.

"Saya tidak tahu masalah utang apa, sehingga adik saya dipukuli. Namun ada yang bilang karena utang narkoba, tapi saya tidak tahu kepastiannya. Kami dari keluarga meminta keadilan. Karena adik saya meninggal dunia dengan kondisi darah membeku di otak kepalanya," ujar Nani.

Bisan Azhari merupakan napi atau warga binaan yang menjalani hukuman pidana selama 10 tahun kurungan penjara atas kasus narkoba. Dia ditangkap petugas Satres Narkoba pada tahun 2014 atas kasus narkoba jenis sabu-sabu.

Sementara itu, Kepala Lapas Merah Mata Pargiono membenarkan Bisan Azhari dipukuli petugas jaga bernama Joni Saputra.

"Pemukulan itu sudah cukup lama pada 17 Februari 2018 silam. Dari pemeriksaan, pemukulan terjadi karena persoalan personal yang bukan kedinasan dan di luar SOP," ujar Pargiono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah

BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:09 WIB

Warga Binaan Lapas Cibinong Ikuti Gerakan Membaca Alkitab untuk Pembinaan Rohani

Warga Binaan Lapas Cibinong Ikuti Gerakan Membaca Alkitab untuk Pembinaan Rohani

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:44 WIB

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang

Lifestyle | Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:16 WIB

Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru 2026 di Palembang, Catat Jadwalnya!

Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru 2026 di Palembang, Catat Jadwalnya!

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:08 WIB

Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan

Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:54 WIB

Rangkuman 7 Fakta Warga Sumsel yang Terlantar di Kamboja, Minta Dipulangkan

Rangkuman 7 Fakta Warga Sumsel yang Terlantar di Kamboja, Minta Dipulangkan

Video | Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:00 WIB

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:35 WIB

Apa Itu Ziarah Kubro? Tradisi Sakral Warga Palembang Jelang Ramadan

Apa Itu Ziarah Kubro? Tradisi Sakral Warga Palembang Jelang Ramadan

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:21 WIB

Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!

Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:14 WIB

Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan

Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB